Polrestro Tangerang Kota Gelar Apel Pasukan PAM Hari Raya Idul Fitri 1441 H

Berita7netTANGERANG. Dalam rangka pelaksanaan Pengamanan (Pam) Idul Fitri 1441/2020 M, Polres Metro Tangerang Kota Melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Ketupat Jaya 2020, Sabtu (23/5/2020) Pukul 19.00.

Apel dipimpin langsung Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto, dihadiri Wakil Walikota Tangerang H. Syacrudin, Dandim 0506/Tgr Letkol Wisnu Kurniawan dan diikuti unsur Forkopimda, Senkom dan Pokdarkamtibmas.

Usai Apel Gelar Pasukan, kepada awak media Kapolres mengatakan, bahwa malam ini pihaknya melaksanakan Pam malam Takbir bersekala besar, yang menurutnya adalah merupakan kegiatan rutin dilaksanakan setiap tahun.

“Ini sebagai bentuk dan langkah upaya jajaran Kepolisian, TNI dan aparat Pemerintahan untuk mengantisipasi adanya gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi pada malam Takbir ini. Sekaligus mengantisipasi beberapa titik dan kerawanan terkait tawuran, kecelakaan dan akasi terorisme,” terang Kapolres.

“Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan aman,” ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, bahwa untuk Pam malam ini bersifat patroli Mobile dengan sekala besar, dengan banyak memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, dan proses penyadaran yang harus dipahami masyarakat Kota Tangerang.

Dan untuk pengamanan Sholat Idul Fitri (Id) lanjut Dia, pihaknya sudah monitor ada beberapa titik, terkait pengamanan kembali pada tujuan awal dan pola yang pihaknya lakukan, adalah hanya memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat lantaran intruksi dari pusat sudah jelas bahwa masyarakat diharapkan untuk melakukan Takbir dan Sholat Id bisa dilakukan di rumah namun saya yakin ada beberapa masyarakat yang ingin melakukan Sholat di Masjid.

“Saya menghimbau masyarakat yang melakukan itu, agar dilaksanakan di rumah saja sama keluarga. Itu lebih baik dalam mengahadapi pandemi Virus Covid-19 yang saat ini terjadi,” pinta Kapolres.

Ia menambahkan, bahwa semua nggak pernah tau bagaimana penularan dan siapa yang akan tertular. tetapi menurutnya langkah itu lebih baik diambil dari pada nanti membawa ekses kepada masyarakat.

Kapolres menyebut, untuk pengamanan malam takbir pihaknya mengerahkan sebanyak 600 personil. “Saya himbau masyarakat kalau takbir lakukan di Masjid dengan pengeras suara dan di rumah. Dan Sholat Id juga lakukan di rumah bersama keluarga itu akan lebih baik untuk menghadapi wabah virus covid19 saat ini,” pungkasnya. (Gsr/red)*

Stiki

Polsek KP Banten gelar Razia Premanisme di Pelabuhan KBS

Berita7. BANTEN – Dalam rangka mengantisipasi adanya tindakan premanisme atau pungli di daerah hukum Polsek kawasan Pelabuhan Banten Polres Cilegon, maka di gelar operasi premanisme dan antisipasi pungutan liar di kawasan Pelabuhan Krakatau bandar samudera (KBS), Sabtu, 12/6/2021.

Kapolres Cilegon AKBP Sigit Haryono sik SH diwakilkan oleh Kapolsek kawasan Pelabuhan Banten AKP Imam Wahyu Pramono mengatakan bahwa hari ini ini Polsek kp Banten Polres Cilegon melaksanakan operasi premanisme dan antisipasi pungutan liar di wilayah pelabuhan KBS.

Adapun kegiatan ini merupakan instruksi dari bapak Kapolri yang diteruskan oleh Bapak Kapolda Banten dan dilaksanakan oleh Kapolres Cilegon melalui Polsek kawasan Pelabuhan Banten Polres Cilegon dengan mengantisipasi adanya aksi premanisme atau pungli kepada sopir atau pengendara kendaraan serta masyarakat sekitar. Ujar AKP Imam

Terutama di wilayah Pelabuhan KBS ini kami Polsek KP Banten Polres Cilegon tidak akan memberikan ruang sekecil apapun bagi ataupun tindakan premanisme ataupun pungli sehingga kami akan rutin melakukan patroli dan akan mengamankan apa apabila terdapat aksi premanisme maupun pungli yang dilakukan di wilayah kawasan Pelabuhan KBS ciwandan ini. Ujar Imam

Ditempat terpisah Ps. Kasihumas Polres Cilegon IPTU Sigit Dermawan, SH menghimbau kepada masyarakat ataupun sopir yang melihat atau mengalami tindakan premanisme atau pungli segera laporkan kepada kami baik langsung menemui personil kami yang berada di lapangan maupun bisa melalui call center kami 110. Pungkasnya (red)*

Fakta Suara Bangsa<<<Fakta Suara BangsaBerita7Fakta Suara Bangsa>>>Fakta Suara Bangsa

Atribut Direction di Tag Marquee

Kantor Desa Bukit Beringin Siap Digunakan Ruang Transit TMMD Ke 111

Berita7 –Merangin- Kantor Desa Bukit Beringin Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, di rencanakan akan di gunakan sebagai ruang transit rombongan Danrem 042/Gapu ketika meninjau lokasi TMMD Ke 111 Tahun 2021 Kodim 0420/Sarko, Sabtu(12/06/2021).

Jesica Suci Kurnia Ayu(34) yang merupakan staf kantor desa tersebut, terlihat bersama beberapa rekannya membersihkan halaman kantor desa.

Jesica menuturkan, kami sudah mendapat instruksi dari Kades Hidayat untuk menyiapkan segala keperluan di kantor Desa termasuk kebersihannya, di karenakan kantor Desa di rencanakan akan di gunakan sebagai ruang transit ketika rombongan tiba di lokasi TMMD usai resmi di buka, jelas Jesica kembali menceritakan perintah Kades.

“ Kami dari staf desa, siap mendukung kegiatan TMMD ini, “ tutupnya.(mcdim0420sarko/Wan)

Dandim Sarko Meninjau Pembangunan Sasaran Fisik TMMD Di Desa Bukit Beringin

Berita7 – Merangin – Komandan Kodim 0420/Sarko Letnan Kolonel Inf Tomi RD Lubis dengan menggunakan sepeda motor melaksanakan peninjauan sasaran fisik TMMD, utamanya peningkatan jalan yang juga termasuk sasaran Utama TMMD di Desa Bukit Beringin Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Sabtu(12/06/2021).

Pembangunan Peningkatan Jalan tersebut menurut Dandim akan terus dikebut, dan akan selesai pembangunannya sebelum kegiatan TMMD ditutup.

” Pembangunan Jalan ini akan kami usahakan selesai sebelum kegiatan TMMD ini ditutup, ” ujarnya.

Lanjut Tomi, dengan mengerahkan seluruh kemampuan yang kami miliki, dalam keadaan panas terik ataupun hujan personel Kodim yang terlibat dalam pra TMMD ini terus berpacu demi mengejar target yang sudah direncanakan.

” Kami bersyukur bahwa semua material yang dibutuhkan untuk peningkatan jalan ini sudah tersedia, ” imbuhnya.

Tomi selama berada ditengah- tengah anggota Pra TMMD yang yang sedang bekerja, terus memberikan motivasi agar anggota bekerja dengan ikhlas.

Dia pun berpesan agar seluruh personel menjaga kesehatan, perhatikan Protokol kesehatan, dan tidak lupa mengingatkan agar setiap aktifitas selalu menggunakan masker.

” Tetaplah kalian bekerja dengan semangat serta penuh keikhlasan, inilah salah satu bentuk pengabdian kita kepada Negara, namun perlu saya ingatkan kembali, selama bekerja perhatikan faktor keamanan, jaga kesehatan kalian, dan dalam setiap aktifitas jangan lupa gunakan masker, ” tandasnya.

Setelah itu Dandim juga meninjau beberapa sasaran fisik yang mulai dikerjakan saat pra TMMD ini, diantaranya pengerjaan pembangunan MCK, pembangunan Pos Kamling serta Rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Dandim mengapresiasi kepada anggotanya yang dengan gigih bekerja meski baru tahap pra TMMD.

Jika semangat anggota seperti ini maka saya yakin pekerjaan yang menjadi sasaran TMMD ini akan cepat selesai sebelum penutupan kegiatan TMMD nantinya.

(mcdim0420sarko/Wan)

Program TMMD Ke 111 Kodim Sarko, Renovasi RTLH Berjalan Dengan Baik

Berita7 – Merangin –Para prajurit Kodim Sarko Kabupaten Marangin dalam program TMMD Ke 111 sudah mulai tahap pemasangan atap di salah satu rumah sasaran rehab RTLH milik Herman di Dusun 3 Desa Bukit Beringin Kecamatan Bangko Barat Kabupaten Merangin Provinsi Jambi, Sabtu(12/06/2021).

Pembangunannya saat ini sudah hampir berjalan 50% yaitu tahap pemasangan atap rumah. Ini merupakan salah satu program kegiatan fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 111 Kodim 0420/Sarko.

Perwira Pengawas (Pawas) Kapten Inf Suhadi mengatakan, Pembangunan RTLH yang dilaksanakan Para Prajurit Kodim 0420/Sarko dalam program TMMD Ke 111 hingga saat ini dapat berjalan dengan baik berkat dukungan dan kerja sama antara TNI dengan masyarakat setempat, yang tak kenal lelah bahu membahu bergotong-royong dalam menyelesaikan pembangunan program TMMD ini.

“ Semangat gotong royong tampak jelas pada kegiatan TMMD Ke 111 ini. Masyarakat setempat dengan kesadaran yang tinggi membantu personel TNI menyelesaikan pemasangan atap seng rumah Bapak Herman ” Tandas Kapten Inf Suhadi.

Ismail salah satu warga yang turut membantu dalam pekerjaan pembangunan rumah mengatakan, sangat senang karena bisa membantu Bapak-bapak TNI dalam pembangunan rumah Bapak Herman, karena program TMMD ini nantinya masyarakat Bukit Beringin sendiri yang akan menikmati hasil pembangunan ini ” ungkapnya.

Kami juga berharap, “ Semoga pembangunan program TMMD Ke 111 Kodim Sarko bisa lancar dan aman serta selesai sesuai target yang telah ditentukan ” tambahnya. (mcdim0420sarko/Wan)

Aliansi Bela Kyai Banten Minta Kejati Tidak Diintervensi Pihak Berkepentingan

Berita7 BANTEN -Sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Bela Kyai Banten melakukan aksi unjuk rasa di depan halaman Kantor Kejaksaan Tinggi Banten (Jum’at, 11/06/2021).

Dalam aksinya mereka mengatakan bahwa agar persoalan kasus hibah pondok pesantren tidak dijadikan alat kepentingan sepihak dan tidak mengintervensi proses hukum yang sedang ditangani pihak Kejati Banten.

“Selayaknya kita harus hormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak boleh ada intervensi dari pihak manapun, demi menjaga integritas dan komitmen dalam pemberantasan korupsi” Ujar Abdan Zarkasih selaku koordinator aksi.

Selain itu, Massa aksi menyanyangkan saat ini kasus hibah ponpes semakin melebar seakan tanpa arah antara penggiat anti korupsi dengan kyai.

“Sangat menyayangkan kasus ini semakin melebar dan saling lapor antara kyai dan penggiat anti korupsi” ujar Abdan Zarkasih

“Kami meminta semua pihak untuk tabayyun dan kami yakin dengan adanya dana hibah ini bukan untuk memenjarakan kyai/ulama melainkan sebagai bentuk komitmen dan apresiasi pemprov Banten terhadap ponpes yang terus membangun dunia pendidikan keagamaan di Banten” tambahnya.

Dalam kesempatan itu pula, Aksi massa menyatakan sikap yaitu :

– Meminta Kejati Banten bersikap netral dan profesional;
– Mengajak masyarakat jangan menjustifikasi/menuduh para kyai sebagai koruptor; dan
– Mengajak kepada masyarakat untuk mengembalikan marwah kyai/ ulama Banten dan turut melawan kedzoliman di Banten.

Sebelumnya dipemberitaan pasca ditetapkannya 5 tersangka kasus hibah ponpes semakin melebar, banyak pihak yang saling lapor antara kyai dengan penggiat anti korupsi. (MOI)

Polda Banten Selidiki Kasus Uday yang Dilaporkan Kiyai

Berita7. BANYEN – Polisi Daerah (Polda) Banten langsung melakukan penyelidikan pasca mendapat laporan dari kiyai pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) soal tudingan yang disampaikan Uday Suhada di berbagai media pemberitaan terkait Ponpes fiktif.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edi Sumardi, membenarkan hal itu. Dia mengatakan, bahwa sebagai tindaklanjutnya saat ini penyidik Polda Banten sudah melakukan penyelidikan.

“Benar Polisi telah menerima laporan pengaduan dari beberapa perwakilan kiyai, saat ini laporan tersebut sedang dalam proses penyelidikan oleh penyidik. Terima kasih,” kata Edi Sumardi, Jumat (11/06/2021).

Sebelumnya puluhan kiyai pimpinan Ponpes dari Kecamatan Pabuaran dan Padarincang mendatangi Polda Banten. Kedatangan mereka bermaksud melaporkan Direktur Eksekutif Aliansi Independen Peduli Publik (ALIPP) Uday Suhada yang telah menyebutkan bahwa ada 46 Ponpes fiktif di dua kecamatan tersebut.

Kedatangan para kiyai juga sebagai bukti bahwa 46 Ponpes di dua Kecamatan itu tidak fiktif, bisa dipertanggungjawabkan secara administrasi maupun fisik.

Wabah Covid-19, Masyarakat Kelurahan Keranggan Antusias  Mengikuti PKM 

Berita7- Tangsel – Mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan dalam pecegahan Narkoba perlu disikapi terutama bagi generasi muda yang akan datang sehingga perlu adanya penyuluhan

Veri Octavian Selaku Dosen Universitas Pamulang dan sekaligus Narasumber yang mengikuti kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat) tersebut menyampaikan bahwa kelompok kegiatan kami ini terdiri dari 2 dosen dan 5 mahasiswa yang akan memberikan informasi dan mengusung Tema PKM “Penyuluhan Hukum Tentang Bahaya Narkoba Bagi Generasi Muda di Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan”, Adapun kegiatan penyuluhan PKM ini berlokasi di Aula Kelurahan Keranggan Kecamatan Setu Kota Tangerang Selatan” Ujarnya

Masih menurut Veri Octavian sendiri Tujuan Program PKM ini membantu untuk menumbuhkan sinergitas diantara anggota masyarakat dengan didasari oleh Keterbukaan, Rasa saling Menghargai, Melindungi, Menjaga Dan Nilai-Nilai positif lainnya dalam mengembangkan Kesadaran Keamanan, Ketertiban dan Ketentraman Masyarakat.” Imbuhnya

Suparno Selaku Narasumber kedua mengatakan “Animo Masyarakat Kelurahan Keranggan sendiri cukup antusias dalam mengikuti PKM ini terbukti dengan peserta PKM sendiri mencapai 24 orang. Peserta sendiri dibatasi dan selalu menggunakan Prokes yang sudah diterapkan di awal berlangsungnya Acara Kegiatan PKM ini ” Ujar Suparno

(Yuyun)

Giat Pembelajaran Tatap Muka Penantian Para Siswa, Guru Dan Orang Tua

Berita7. JEMBER – Dalam wacana pembelajaran tatap muka yang akan di gelar pada tahun ajaran baru di Kabupaten Jember. mendapat tanggapan yang sangat positif dari. Burhan selaku Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 1 Tanggul.

Saat di komfirmasi, Ia mengatakan, dalam kegiatan tatap muka itu kan ada sistem pendidikan penanaman karakter, pemberian contoh dan sebagainya, itulah rohnya pendidikan, jadi saya setuju sekali ketika dalam waktu dekat nanti digelar pembelajaran tatap muka, yang penting menjalani prosesur protokol kesehatan yang harus dipatuhi, insyaallah aman,” jelasnya

Burhan pun menambahkan, kalau ada kegiatan pembelajaran tatap muka siswa datang ke sekolah ya meskipun tidak 100% paling tidak boleh datang ke sekolah 2 atau 3 jam ya tidak ada masalah kita kan bisa ngatur jadwalnya nanti, apalagi kalau di tempat kita ini kan gurunya, jadi sudah terbiasa bekerja full mulai jam 07:00- 16:00, jadi ketika tidak ada kegiatan bertemu dengan siswa ya merasa jenuh juga, siswa pun juga seperti itu tidak bertemu dengan gurunya dan teman-temannya dirumah itu juga jenuh.

” wong anak-anak itu di rumah tidak belajar kok, katanya

Hal senada Burhan juga menjelaskan, Apalagi dengan banyak nya keluhan, kadang masalah paket data, sinyal yang kurang bagus, kan kita disini ada aplikasi namanya SIDIKMU jadi anak-anak itu sudah di fasilitasi untuk mengumpulkan tugas, mendownload materi pembelajaran disitu semua dan kita pakek sistem CBT (Computers Best Tes ) jadi ulangan pakek itu, tapi karena anak-anak tidak terbiasa fasilitas yang sudah disediakan program yang sudah ada disekolah itu tidak bisa maksimal padahal sebelum pandemikpun aplikasi ini sudah ada sejak lama di sekolah ini, karena sekolah kita sudah berbasis Eiti mulai 2011

“Saya berharap betul-betul tahun ajaran baru itu di buka kembali, jadi anak-anak bisa sekolah, bisa masuk, bisa bertemu dengan temanya dengan gurunya karena disitulah rohnya pendidikan itu disitu, jadi ada pembelajaran ketauladanan, penanaman karakter disitulah pendidikan yang sebenarnya itu, pungkasnya

( Bam )

Dit Binmas Polda Jambi Kunjungi Polsek Muara Siau

Berita7- Merangin-Dit Binmas Polda Jambi kunjungi polsek Muara Siau dalàm rangka kegiatan supervisi di sambut oleh Kapolsek Muara Siau  Iptu.Rinanto beserata jajarannya Rabu(09/06/2021) PKL.09.30 Wib.

Kasubdit Bhabinkamtibmas AKBP Mustopa Kholil Tim dari Polda Jambi yang di dampingi Kasat KBO.IPDA Deni Saefudin,SH mendatangi Polsek Muara Siau.

Adapun arahan dari AKBP Mustopa supaya dalam kinerja ada peningkatan terutama

1. Peningkatan kinerja Bhabinkamtibmas sebagai problem solving di Desa binaan nya.

2. Melaporkan kegiatan dalam aplikasi Bos (Binmas secara onlene system)V2 laporan di siadati dengan pembuatan film.

3. Pembuatan laporan impormasi wajib di laksanakan.

4. Setiap pelaksanaan kegiatan Bhabinkamtibmas harus membuat laporan Dokumentasi

(Wan)

 

 

Asep Agustian SH.MH: Manajemen dan Pengelolaan PDAM Karawang Masih “Bobrok”

Berita7 – Karawang – Meskipun statusnya sudah berubah dari BUMD menjadi PERUMDAM, namun isu miring tentang manajemen maupun pengelolaan PDAM Tirta Tarum Karawang tak henti-hentinya bergulir.

Kali ini, dugaan unsur Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN) di tubuh PERUMDAM Tirta Tarum Karawang kembali mencuat. Pasalnya, sudah puluhan tahun proyek miliaran pengadaan bahan kimia, pipa hingga meter air di PERUMDAM Tirta Tarum terus-terusan diduga dikuasai oleh tiga perusahaan atapun tiga suplayer.

Belum lagi isu miring dugaan KKN di setiap pengadaan proyek di PERUMDAM Tirta Tarum Karawang ini juga melibatkan sejumlah oknum Anggota DPRD Karawang yang ‘tutup mulut’. Karena diduga sebagian oknum wakil rakyat tersebut ikut ‘kongkalikong’ dan menikmati hasil KKN dari setiap proyek pengadaan di PERUMDAM Tirta Tarum Karawang.

Menyikapi persoalan ini, Praktisi Hukum Karawang, Asep Agustian SH.MH yang biasa disapa Askun kembali angkat bicara. Menurutnya, selama ini PDAM Karawang terus melakukan ‘pencitraan’ di mata publik tentang pelayanan maupun keberhasilan capaian kinerjanya. Padahal faktanya, manajemen dan pengelolaan PDAM Karawang masih ‘bobrok’, jauh dari harapan publik Karawang sebagai konsumen PDAM.

Ditanggapi Askun (sapaan akrab), dugaan unsur KKN di setiap proyek pengadaan PDAM Karawang kembali harus mulai ditelusuri oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Karena merupakan hal yang mustahil, jika setiap miliaran proyek pengadaan PDAM selalu dimenangkan oleh tiga perusahaan yang itu-itu juga.

“Perusahaan yang lainnya ada juga sih. Tapi nilai proyeknya yang kecil-kecil. Sementara yang nilai proyeknya miliaran seperti proyek MBR 12 miliar saja, ya masih dikuasai oleh tiga perusahaan itu-itu juga,” tutur Askun, Kamis (10/6/2021).

Belajar dari pengalaman, Askun mengulas jika setiap pergantian Direksi PDAM Karawang selalu ada tersangka kasus korupsi. Termasuk kepemimpinan PDAM Karawang Dirut M. Soleh hari ini, Askun meyakini kemungkinan besar bakal ada tersangka kasus korupsi yang baru, jika saja unsur penegak hukum mau mendalami setiap pengadaan miliaran proyek PDAM dengan serius.

“Lagi-lagi saya minta Aparat Penegak Hukum mulai kembali mendalami setiap dugaan KKN proyek PDAM. Bohong besar jika PDAM hari ini ada kemajuan (perubahan). Karena bisa dapat saya pastikan lagunya emang baru, tapi kasetnya masih lama,” sindir Askun, seraya menjelaskan jika unsur KKN di tubuh PDAM Karawang tidak pernah hilang.

Kembali kepada persoalan dugaan KKN proyek miliaran PDAM yang sudah puluhan tahun dikuasai tiga suplayer, Askun menjelaskan, pengadaan bahan kimia, pipa hingga meter air yang menggunakan katalog dipastikan akan mendapatkan diskon. Namun pertanyaanya, kemanakah selama ini uang diskon dari setiap pengadaan proyek miliaran di PDAM.

“Saya dapat kabar diskon setiap pengadaannya dari 20% hingga 30%. Terus kemana uang diskon itu larinya. Lagi-lagi kabarnya diduga dibagi-bagi di jajaran direksi,” kata Askun.

Pada persoalan lain, sambung Askun, persoalan di PDAM Karawang juga terkait ‘tingkat kesejahteraan’ para pegawainya yang masih jauh dari kata layak. Yaitu dimana gajinya yang masih di bawah Upah Minimum Kabupaten (UMK), tidak berimbang dengan gaji Dirut, Direksi hingga gaji Dewan Pengawas yang mencapai puluhan dan belasan juta.

“Kalau gaji Dirut PDAM bisa lebih besar dari gaji wakil bupati, gaji Dewan Pengawas PDAM mencapai belasan juta, kenapa gaji para pegawai di bawahnya yang selama ini berjibaku berjuang di PDAM hanya digaji 3,2 juta, jauh dari nilai UMK?,” tanya Askun.

Oleh karenanya, sambung Askun, hal yang wajar jika sampai hari ini manajemen dan pengelolaan PDAM Karawang tidak pernah ada perubahan. Meskipun ‘pencitraan’ ke publik terus dilakukan PDAM Karawang.

“Siapa yang bakal percaya jika PDAM Karawang hari ini sudah lebih baik. Kondisinya masih sama kok seperti yang dulu. Masih banyak diduga unsur KKN. Jika masih tidak percaya, silahkan Aparat Penegak Hukum untuk mulai melakukan penyelidikan,” tantang Askun.

(Tata)