Mahasiswa, Aksi Desak Pemkot Bentuk Dewan Kesehatan

KOTA TANGERANG

Berita7Net – Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Aksi Mahasiswa (FAM) menggelar aksi unjuk rasa mendesak pemkot untuk segera membentuk dewan kesehatan di Pusat pemerintahan kota Tangerang Kamis (31/1) kemarin.

Dalam aksinya tersebut para mahasiswa tersebut juga mendorong pemerintah kota tangerang untuk segera menyudahi komersialisasi kesehatan yang selama ini terjadi dikota berjuluk Ahlakul kharimah tersebut.

“Kalau bicara realita dilapangan, jujur sudah satu tahun lebih kita kontroling diakar rumput dan memang jika bicara kesehatan menjadi urgen dimana bicara masyarakat sangat Sulit sekali mendapatkan pelayanan kesehatan,”jelas Rosyid Warisman koordinator FAM kepada wartawan.

Berdasarkan catatan yang dimilikinya, masih banyak masyarakat kota Tangerang mengalami penolakan penolakan di rumah sakit – rumah sakit di Kota Tangerang.

“Jadi nantinya dewan kesehatan ini sebenarnya hanya nama, yang nantinya bertugas untuk kontroling pengawasan dinas kesehatan dan rumah sakit sebagai mitra kami,”tuturnya.

Selain itu, dibentuknya dewan kesehatan tersebut nantinya juga akan membantu masyarakat yang dipersulit dan ditolak oleh rumah sakit yang ada dikota Tangerang.

“Kita akan terus mendorong agar segera dibentuk dan dibuatkan payung hukum oleh legislatif sehingga pelayanan kesehatan dapat tepat sasaran,”pungkasnya.

Ia menilai, BPJS yang merupakan suatu badan yang ditunjuk oleh negara dalam menyelenggarakan jaminan sosial sudah semestinya memberikan pelayanan kesehatan yang layak untuk masyarakat.

“Lalu jika kita melihat APBD Kota Tangerang Tahun 2020 mencapai Rp. 5,162 Triliun dan itu mengalami kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar Rp. 159 Miliar,”tuturnya.

Dengan demikian ia menilai, sudah tidak ada alasan lagi Pemerintah Kota Tangerang tidak memberikan fasilitas Kesehatan GRATIS Tanpa Syarat untuk Masyarakatnnya.

“lalu mengapa masih banyak masyarakat yang belum mendapatkan pelayanan kesehatan dengan

baik?,”ungkapnya.(cng/ris)*

Baca juga :Ridho jalani pemeriksaan Lab di RSUD Tangerang

Sedekah Buku Kecamatan Pinang Untuk Gemar Baca Anak-anak

TANGERANG

Berita7Net – Tumpukan buku baru dan bekas dari para partisipan berhasil dihimpun oleh Kecamatan Pinang, Kota Tangerang – Banten, Rabu (29-01-20). Nantinya buku-buku tersebut akan disalurkan ke setiap kelurahan se- Kecamatan Pinang,

Dengan program Shodaqoh buku oleh Kecamatan Pinang , hari ini Rabu (29/01/29) 2 taman bacaan, yang berada di RW 01, Kelurahan Panunggangan Utara mendapat sumbangsi buku tersebut

Saat ini kurang-lebih terkumpul buku bacaan sebanyak 1.700, yang terdiri dari buku tingkat TK sampai SMA. Keberhasilan ini dikarenakan program sedekah buku Kecamatan Pinang, yang mana didirikan posko sedekah buku di setiap kelurahan se-Kecamatan Pinang dan tak lupa disosialisasikan pada masyarakat, hingga berhasil mendapatkan buku sebanyak di atas.

Karena itu bertempat di Kampung Berkelir yang berlokasi di Pinggir Kali Ciisadane RT01 RT02 RW01 Kebon Nanas, Kelurahan Panunggangan Utara, Kecamatan Pinang, diadakan acara serah terima buku bagi ke 2 taman bacaan tersebut.

Lurah Panunggangan Utara bersama RT RW setempat dan pengurus taman bacaan juga anak-anak yang didampingi orang tua mereka, selaku tuan rumah menyambut kehadiran Camat Pinang beserta rombongannya

Camat Pinang, Kaunang berharap program inovasi sedekah buku ini dapat menjadi salah satu cara yang tepat, guna membuat anak-anak gemar membaca.

“Semoga dengan program sedekah buku ini, akan semakin banyak buku layak baca yang dapat dibaca anak-anak sekalian. Hingga nantinya tingkat kecerdasan mereka sebagai generasi penerus bangsa dapat berjalan dengan baik. Dan ini cara kita, maka mari kita cerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

KAONANG. S.Sos, MM tak lupa mengucapkan terima kasih pada para donatur buku, yang telah mau berpartisipas dalam menyukseskan program sedekah buku.

“Dari kami untuk anak-anak kami. Dan ini murni tanpa menggunakan APBD. Semuanya dari masyarakat yang peduli akan tumbuhnya minat baca anak-anak,” tegasnya.

Secara simbolis Kaunang memberikan buku pada Ketua RT 01 Ahmad Royani (Kubil) dan disambut dengan tepuk tangan meriah.

Kubil mengatakan, kepedulian pemerintah yang diwakili Camat KAONANG. S.Sos, MM bagi anak-anak di lingkungannya semoga bertumbuh kembang minat baca anak, tak hanya dirinya, tapi semua orang tua terharu dan berterima kasih sebesar-besarnya.

“Terima kasih atas kepedulian pemerintah. Semoga saja hal ini secara perlahan bisa mengalihkan anak-anak dari bermain gadget, apalagi selepas banjir kemarin ini menjadi hadiah bagi kami,” ucapnya.

Terimakasih warga atas apresiasi pemerintah terhadap masyarakat pun diutarakan oleh Siti Romlah (60) Warga RT01 RW01 Panunggangan Utara

“Dengan adanya bantuan sedekah buku ini, kami sangat berterima kasih. Kami pun berharap, anak-anak kami tak hanya sibuk bermain hape,” harapnya.

Ditempat yang sama Warji.S.Ip Selaku Lurah Panunggangan Utara

berharap anak-anak yang tadinya lebih sering bermain game di hp, bisa di arahkan oleh orang tuanya untuk datang dan belajar bersama di taman baca.

Baca Musrenbang Kelurahan Sawah Baru Ciputat, Utamakan Aspirasi Masyarakat

“Ada dua taman baca di RW01 Panunggangan Utara ini. Selain taman baca, kami pun ada taman bermain. Kami lihat disini para orang tua dan anak bisa berbaur bersama,” jelasnya.

Tentu saja dengan hadirnya taman bacaan dan taman bermain, Warji berharap selain para orang tua mengasuh anak, orang tua juga bisa mendapatkan anak-anaknya berinteraksi dan belajar di taman bacaan. Hingga nantinya buku sebagai jendela dunia benar-benar menjadikan anak-anak sebagai anak yang cerdas.

Sebagai hiburan, di tengah acara diadakan pertunjukan sulap oleh Amar Sanca, yang berhasil membius para tamu undangan, terutama anak-anak.(Vn)

Baca Juga : Pembangunan Rumah Sakit  Hermina Di Tolak Warga

Baca JugaDPRD Segera Panggil Satpol PP, PUPR, Perkim dan DPMPTSP Terkait Kapling DPR 

Baca Juga : Soal Kavling DPR Cipondoh, Warga Terdampak Akan Lapor ke Walikota

 

Prioritas Pengembangan SDM Desa Mekar Baru

KABUPATEN TANGERANG

Berita7Net Pemerintah Desa Mekar Baru Kecamatan  Mekar Baru Kabupaten Tangerang gelar Musrenbang Desa tahun 2020, Selasa, (28/01/2020).

Kades Mekar Baru Suhada menuturkan bahwa, rencana kerja pemerintah Desa Mekar Baru tahun 2020 akan fokus pada penuntasan pembangunan dan prioritaskan Pengembangan Sumber Daya manusia

“Kita tuntaskan pembangunan demi kelancaran aktivitas masyarakat, dengan ini akan memudahkan masyarakat dalam beraktivitas mencari nafkah” Tuturnya

Suhada menambahkan program unggulan yang ditawarkan dalam bidang Pengembangan SDM, pemerintah Desa Mekar Baru sudah ada 4 program unggulan yang akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020

“Program kerja SDM Unggul Mekar Baru maju sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, antara lain Mekar Baru Cerdas, Produktif, Berprestasi dan berkarakter. keempat program ini akan kami luncurkan demi pembangunan SDM Mekar Baru yang mumpung disegala bidang” Pungkasnya

Sementara itu, Nasir selaku Ketua BPD Desa Mekar Baru mengapresiasi langkah dan program kerja Kades Mekar Baru di tahun 2020

“Program Pemberdayaan dan Pembinaan masyarakat yang ditawarkan Kepala Desa Mekar Baru sudah sangat bagus untuk diterapkan di Mekar Baru, Saya Apresiasi langkah ini dan akan terus mengawal kinerja Pemerintahan agar berjalan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan” Ungkapnya.(bel)

Baca JugaPembangunan Rumah Sakit  Hermina Di Tolak Warga

Baca Juga ;DPRD Segera Panggil Satpol PP, PUPR, Perkim dan DPMPTSP Terkait Kapling DPR

Baca Juga :Scurity Dinas Perkim Halang Tugas Wartawan

 

Ridho jalani pemeriksaan Lab di RSUD Tangerang

Tangerang

Berita7Net – Ridho, Balita umur 4 tahun penderita benjolan aneh asal Desa Rancailat Kecamatan Kresek menjalani pemeriksaan di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (28/1/2020).

Rini selaku dokter RSUD Tangerang sempat menyayangkan dengan kasus penyakit yang dialami Ridho.

“kenapa baru sekarang di bawa ke Rumah Sakitnya ini sudah membesar” Ungkapnya kepada Nurul Dkk

Rini menambahkan bahwa kondisi Ridho diprediksi Tumor jinak, untuk memperjelas kondisi Ridho, akan dilihat hasil pemeriksaan Lab Esok hari

“Besok kita lihat hasil pemeriksaan Lab, untuk sementara ini diprediksi tumor jinak, tapi kalo besok hasil lab tumornya ganas ini termasuk kangker” Tuturnya.

Sementara itu, Nurul mengungkapkan dari pihak keluarga Ridho memang kurang akan pengetahuan dalam masalah ini dan cenderung takut dengan biaya pengobatan yang akan ditanggung ketika berobat

“pihak keluarga tidak paham dan orang yang tidak mampu jadi takut aja kalo mau ke RS itu, ini aja kita dorong terus karena kasihan melihat Kondisi Ridho”

“Semoga Ridho dalam menjalani
Upaya penyembuhan dari Prediksi Tumor jinaknya
di berikan kelancaran dan kesembuhan, “tandasnya (bel)

Baca Juga : Pembangunan Rumah Sakit  Hermina Di Tolak Warga

Baca Juga : https://beritatujuh.net/2020/01/27/dprd-segera-panggil-satpol-pp-pupr-perkim-dan-dpmptsp-terkait-kapling-dpr/

Baca Juga : Tak Ada Matinya, Kepedulian Seniman Tangerang Untuk Lebak

Pembangunan Rumah Sakit  Hermina Di Tolak Warga

KOTA TANGERANG

Berita7Net – Warga RT04 RW06, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk menolak rencana pembangunan Rumah Sakit Hermina.

Salah satu warga yang juga Anggota DPRD, Sumarti menilai kegiatan PT.Medika Loka Kotabumi itu, tidak sesuai prosedur, pasalnya proses perizinan sebelumnya tidak melibatkan warga, terutama yang terdampak langsung.
“Pembangunan rumah sakit  ini kan bisa berdampak kepada lingkungan, Ya, kami menolak karena perizinan saya anggap tidak sesuai mekanisme. Rumah saya itu dekat jadi suara bising dan khawatir rumah jadi rusak,” katanya, Selasa(28/1/2020).

Dikatakan Marti, selain mekanisme yang kurang prosedur, ada dugaan intimidasi kepada warga sekitar, agar menyetujui kegiatan pembangunan rumah sakit di wilayah itu.

“Warga yang setuju itu ada dugaan diintimidasi. Saya  minta dihentikan agar pihak rumah sakit melakukan sosialisasi terlebih dahulu. terutama kepada warga yang menolak. Kami minta dikaji ulang izinya,” ujar Politisi PDI Perjuangan itu.

Warga lainnya, Heri Hidayat (44) mengaku kalau pembangunan rumah sakit itu belum pernah ada sosialisasi  kepada warga sekitar. Heri yang tinggal hanya berjarak satu meter dari proyek itu merasa terganggu dengan suara bising.

“Kami warga terdekat belum pernah dapat sosialisasi, tadi pagi suaranya bising. Ya kami menolak,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Camat Periuk, Sumardi mengaku kalau dirinya hanya mengetahui kegiatan pembangunan di wilayahnya dari permohonan yang diajukan lurah sebagai izin lingkungan.

“Itu sudah lama, saya hanya melayani saja, izin lingkungan yang diajukan lurah,” ujar Camat.

Ditanya terkait rencana pembangunan rumah sakit itu, sebelumnya, Sumardi mengatakan, bahwa pihaknya pernah diundang dalam pertemuan dengan beberapa dinas dan Badan Pertanahan beberapa waktu lalu.
“Saya hadir diundang dan mendengarkan penjelasan saja,” pungkasnya.

 

Sementara di lokasi proyek, terlihat para pekerja sedang mengoperasikan alat berat .
Namun hingga berita ini dirilis pihak menejemen PT.Medika Loka Kotabumi belum bisa dikonfirmasi.(lla) red*

Baca Juga ; 

Regulasi Ketua DPRD Siap Tampung Aspirasi Pelaku Usaha ;

Baca Juga : 

DPRD Segera Panggil Satpol PP, PUPR, Perkim dan DPMPTSP Terkait Kapling DPR

 

Regulasi Ketua DPRD Siap Tampung Aspirasi Pelaku Usaha

TANGERANG

Berita7Net – Ketua DPRD Kabupaten Tangerang pada Diskusi Publik GP Ansor Banten, hadir sebagai Narasumber dalam Diskusi ynang mengusung tema
“Penyederhanaan Regulasi Untuk Iklim Investasi dan Pelayanan Masyarakat Yang Lebik Baik” pada senin (27/01/20)

Bertempat di Telaga Bestari Tangerang, dalam Diskusi Publik tersebut selain Kholid Ismail
Ketua DPRD Kabupaten Tangerang, hadir juga Kepala Bapenda Soma Atmaja, juga Dosen Universitas Raharja Dr. Era Hia dan Ketua Forum HRD Tangerang Imasihi, SE.
Juga perwakilan dari 25 perusahaan

Dalam paparannya Kholid Ismail menyampaikan

bahwa persoalan
regulasi terhadap investasi itu sangat erat kaitannya, Untuk itu perlunya sinergitas antar stakeholder Pemerintah dan Pengusaha sebagai pembuat regulasi  terhadap  masyarakat sipil, sebagai upaya mendorong terciptanya  iklim investasi yang aman dan nyaman. Paparnya.

Pada kesempatan itu Kholid juga membuka ruang bagi kalangan pengusaha untuk dapat duduk bersama agar dapat menyampaikan gagasan-gagasanya dan memberikan masukan kepada legislative  guna mendorong perbaikan regulasi yang ada.

Ditempat yang sama
Soma Atmaja selaku wakil Eksekutif menyampaikan bahwa Penyederhanaan Regulasi membutuhkan effort dan komitmen Pemerintah Pusat.

“karena ini menyangkut 34 Provinsi dan 500 lebih Kabupaten/ Kota dimana ada banyak Regulasi baik berupa Perda, Pergub, Perbup/Perwal dan lain-lain”.

Ia juga menyampaikan optimismenya  bahwa pemangkasan regulasi harus dimulai dengan penyederhanaan Birokrasi secara bertahap, seiring perkembangan arus tehnologi informasi.

“Misalnya saja pembayaran pajak di Kabupaten Tangerang sudah dapat menggunakan aplikasi/Online”. Imbuhnya.

Menyoroti pentingnya melakukan perubahan pola pikir dalam upaya membangun visi dalam proses penguatan Ekonomi, terdiri dari tiga komponen penting dalam udah satu visi yang tidak ada lagi miskomunikasi mempertahankan gelar kota 1001 industri.

Sebagai contoh  pengusaha  bayar pajak tidak lagi harus menempuh birokrasi dan regulasi yang rumit (Kuh)

Baca Juga DPRD Segera Panggil Satpol PP, PUPR, Perkim dan DPMPTSP Terkait Kapling DPR 

Baca Juga : https://beritatujuh.net/2020/01/27/tak-ada-matinya-kepedulian-seniman-tangerang-untuk-lebak/

DPRD Segera Panggil Satpol PP, PUPR, Perkim dan DPMPTSP Terkait Kapling DPR

H. Turidi Susanto Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang 


Tangerang

Berita7Net – Saluran drainase yang buruk atas maraknya bangunan di kavling DPR Kelurahan Kenanga, menjadi penyebab tertutupnya resapan air yang berdampak banjir pada lingkungan masyarakat sekitar, ditambah lagi masalah perizinan yang tidak sesuai dengan peruntukan. Sampai saat ini belum ada tindakan tegas dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang.

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Susanto mengatakan, pihaknya akan segera memanggil Satpol PP, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terkait progres pemeriksaan, pasca inspeksi mendadak (Sidak) DPRD Kota Tangerang di Kavling DPR blok A pada minggu lalu.

“Kami sudah meminta Dinas PUPR, DPMPTSP, dan Dinas Perkim, untuk menganalisa drainase dan perizinan serta merekomendasi ke Satpol PP menertibkan bangunan yang tidak sesuai peruntukannya, tetapi sampai saat ini belum juga ada penertiban di Kavling DPR blok A,” keluh Turidi kepada Nasional News di kantornya, gedung DPRD Kota Tangerang, Senin (27/1/2020).

Menurutnya, Kavling DPR blok A Kelurahan Kenanga dari dulu tidak pernah banjir dan baru sekarang ini terjadi banjir, dan warga kenanga sudah melaporkan perihal tersebut.

Selain maraknya bangunan tidak sesuai peruntukannya, Turidi menilai drainase yang ada sangat buruk, sehingga air tidak dapat mengalir dengan baik.

“Kami sudah perintahkan Dinas PUPR dan Dinas Perkim untuk mengecek drainase kavling DPR layak atau tidak,” ucap Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang.

Ketika ditanya kemungkinan adanya pembatasan bangunan, Turidi berkilah bahwa itu bagian kewenangan perizinan, ia meminta kepada Dinas Perkim dan Satpol PP untuk menertibkan wilayah tersebut agar sesuai peruntukan dan sesuai aturan pembangunan.

“Pembatasan pembangunan itu tugas perizinan, kami hanya minta Dinas Perkim dan Satpol PP bertindak tegas, karena kami temukan bangunan tak sesuai peruntukan, salah satunya gudang alat berat yang berpotensi merusak jalan,” pungkasnya. (Yu)

BERITA TERKAIT

_Soal Kavling DPR Cipondoh, Warga Terdampak Akan Lapor ke Walikota

_Hendak di Segel Aparat, Pemilik Gudang Kavling DPR Cipondoh Kerahkan Anjing

 

Tak Ada Matinya, Kepedulian Seniman Tangerang Untuk Lebak

TANGERANG

  • Berita7Net – KOMPOR (Komunitas Pecinta Seni Organizer) kembali menggandeng beberapa musisi lokal Tangerang, di antaranya Samsaka, MS Cu’ong, VOC Reagge, Jecovers, d’eMbers, KPJ Qolby, CC Kustik, SAN Kebonanas. Juga Band LTN Tangerang. Tak ketinggal  ZZiepro’ss  Komunitas Reptil BRC, BTF, Usik Logay bersama MC Yanzo dan Tutur Yoga. Kehadiran mereka yang digawangi KOMPOR ini bertujuan untuk menggalang dana bagi korban banjir Lebak, Minggu (26-01-20).

Beragam pertunjukan seni memikat hati pun tersaji, di bawah flyover dekat PLN Cikokol, Tangerang. Tentu saja ini bertujuan untuk menarik minat para pengguna jalan, untuk merogoh kantong dan memberikan sumbangan.

Namun tak hanya pertunjukan seni saja, kehadiran komunitas reptil BRC menjadi daya pikat tersendiri, sebab hadirnya beragam reptil dengan keunikannya tersendiri.

Tetapi Andrinsyah Ketua KOMPOR Tangerang, mengaku aksi ini bukan hanya untuk penggalangan dana semata. Tetapi sebagai ajang silaturahmi seniman Tangerang dan sekitarnya. Tak lupa dirinya mengucapkan terimakasih tak terhingga pada semua yang ikut terlibat dan berhasil membuat para penikmat pertunjukan mereka melongo, serta menggerakkan hati menyisihkan rejeki.

“Terimakasih pada para penyumbang. Tak lupa pada instansi pemerintah, seniman dan rekan media FORWAT (Forum Wartawan Tangerang) telah mendukung kegiatan ini, “ucapnya.

Andrinsyah menambahkan, korban banjir Lebak sampai saat ini masih tetap membutuhkan bantuan. Sebab proses mereka untuk kembali hidup seperti biasanya itu, membutuhkan waktu yang cukup panjang. Karena itulah aksi ini kembali diadakan, setelah sebelumnya kami dan rekan-rekan para musisi di taman potret beberapa waktu lalu.

“Semoga ini menjadi berkah bagi para donatur dan bisa mengurangi penderitaan saudara kita di Lebak. Hasil sumbangan akan kami antarkan langsung ke Lebak,” tegasnya.

Lebih lanjut Andri memaparkan hasil penggalangan dana kali ini

“Alhamdulilah  selama 2 hari telah terkumpul dana sebesar Rp: 8.640.000._ Plus 5 karung sumbangsih dari Rambo Flores berupa  pakaian layak pakai dan 1 karung mainan anak-anak masih baru, juga terimakasih kepada Tattoo Community yang juga turut menyalurkan sedikit rejekinya melalui kami, “tandasnya.(Vn)

BERITA TERKAIT : 

_Gabungan Seniman Lokal Tangerang, Galang Dana Untuk Korban Banjir

_

LSM GNP TIPIKOR Adakan Rakor DPW BANTEN TAHUN 2020

TANGERANG

Berita7Net – Segenap jajaran pengurus pusat dan wilayah LSM GNP TIPIKOR Banten mengadakan Rakor (Rapat Koordinasi) yang dilaksanakan di Aula RM Kawali cikokol jl jendral Akhmad jani kota Tangerang.

Dalam acara rakor tersebut dihadiri seluruh pengurus dan aggota baik dari pusat dan wilayah. Beberapa agenda yang menjadi pembahasan dalam rakor tersebut diantaranya terkait laporan kegiatan dan pertanggungjawaban wilayah, evaluasi program kerja, dan pengembangan program kerja 2020.

Ketua umum LSM GNP TIPIKOR DPW Banten DR Bahrru Navizha SH.SE.MM dalam sambutannya menyampaikan apresiasi sekaligus masukan kepada seluruh pengurus wilayah atas pencapaian kinerja dari masing-masing wilayah.

Sekaligus menghimbau, agar semua pengurus wilayah tetap fokus dalam menjalankan program – program kerja yang sudah menjadi tujuan dasar LSM GNP TIPIKOR

“Kedepan, LSM GNP TIPIKOR (Gerakan Nasional Pengawasan Tindak Pidana Koropsi) harus lebih dikenal ditengah tengah masyarakat. Sebagai LSM yang benar-benar memiliki program kerja yang baik, terutama dalam hal pendampingan hukum dan permasalahan sosial yang ada ditengah – tengah masyarakat, sekaligus sosilisasi tentang keberadaan LSM GNP TIPIKOR ke masyarakat,” ucapnya.

Asrianto sebagai Sekjen menambahkan, terkait pengembangan dan pemantapan program kerja di tahun 2020 ini GNP TIPIKOR Banten harus bisa menjadi LSM terbaik di Indonesia kususnya di wilayah Banten, imbuhnya.(AE/red)*

GANRI Siap Bersinergi Dengan BNN

TANGERANG

Berita7Net – Satu lagi forum penggiat anti narkoba lahir di bumi Pertiwi. Kenalkan GANRI (Gema Anti Narkotika Rakyat Indonesia), wadah berkumpulnya para pejuang kemanusiaan yang berfokus narkotika. Tak hanya pada sisi pelaku tetapi juga korban maupun calon korban, agar terhindar dari kejamnya ilusi kebahagiaan yang ditawarkan obat terlarang narkotika.

Tingginya angka kematian yang diakibatkan efek penggunaan narkotika, berbanding lurus dengan naiknya tingkat kriminalitas, serta turunnya moral dan etika anak bangsa, menggugah hasrat GANRI untuk ikut berjuang bersama Pemerintah yang diwakili BNN, untuk sama-sama berjuang mencegah peredaran narkotika.

Maka pada hari ini, Sabtu (25-01-20) bertempat di foodcourt Venus Karaoke, di kawasan Tangerang City Mall, Cikokol-Tangerang, acara deklarasi GANRI pun dimulai. Sebagai pembuka, lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan Mars GANRI dilantukan dengan penuh semangat dan harapan.

Dalam deklarasi ini pun dikukuhkan pula Adelia Rosmalawati aka Adelia Jamhur sebagai Ketua Umum GANRI. Tak lupa dikukuhkan pula jajaran pengurus lainnya, yang nantinya diharapkan dapat bertugas secara maksimal serta menjaga amanah dengan baik.

Adelia Rosmalawati mengatakan dalam sambutannya banyaknya anak bangsa terutama anak remaja yang terjerumus dalam lingkaran setan narkotika, membuat bangsa ini dalam alarm bahaya, sebab dengan sibuknya anak bangsa dengan kenikmatan semu narkotika, membuat bangsa ini kehilangan momentum menjadi bangsa yang besar dan kehilangan satu garis generasi.

“Dengan banyaknya anak bangsa yang terjerat rayuan narkotika, membuat bangsa ini sakit. Karena itu GANRI lahir untuk bersama-sama pemerintah, menjadikan bangsa ini sehat kembali,” ujarnya.

Adelia juga menegaskan, lahirnya GANRI bukan muncul begitu saja. Tetapi melalui perjuangan berat dan melelahkan. Pun dikatakan, GANRI berdiri secara legal dan itu dibuktikan dengan adanya surat akte notaris. Serta GANRI siap bersinergi dengan BNN untuk bersama-sama mencegah, menghentikan peredaran narkotika. Tak lupa siap sedia untuk menjadi tempat rehabilitasi bagi para korban narkotika.

“Kami siap demi Indonesia. GANRI “Bergerak Perangi Narkoba,”tegasnya.

Adelia berharap GANRI tak hanya bergerak di lokal Tangerang- Banten saja. Tetapi juga akan dapat bergema di seluruh Indonesia dan menjadi salah satu mitra BNN dalam perangi narkotika. Sebagai penutup Adelia pun mengajak semua pengurus untuk berdoa bersama. (Agr)

Baca Juga : Memiliki Sabu, Pemuda Asal Oku Timur di Tangkap Tim Satuan Reserse Narkoba Polres Serang

Baca Juga ;; Selama Tahun 2019, Polda Banten Ungkap Kasus 12 Pembunuhan