Beritatujuh.netKota Tangerang – Pasca banjir yang menimpa beberapa wilayah Kota Tangerang salah satunya wilayah Kelurahan Nambo Jaya dengan ketinggian berkisar mencapai 2 sample 3 meter.

Usai banjir pun banyak datang perhatian dari para dermawan baik bantuan logistik maupun makanan yang tidak tepat sasaran seperti yang di rasakan korban banjir yang sudah jelas keberadaan rumahnya dekat sekali dengan kelurahan.

Abidin, korban banjir yang tinggal di Blok B7, No.7 mengaku pada saat terkena musibah banjir sampai saat ini tidak pernah mendapatkan bantuan sama sekali baik dari pemerintah Kota Tangerang, bahkan dari para dermawan yang sudah dikuasakan kepada pihak kelurahan.

” Saya sama sekali tidak pernah mendapat bantuan, bahkan pada saat minta ke Pak Lurah, Pak Lurah bilang tidak ada lagi, padahal sudah jelas saya melihat masih banyak, dengan alasan sudah di serahkan semuanya kepada pihak RT maupun RW setempat,” tegasnya.

Sangat di sayangkan, bantuan logistik maupun makanan yang seharusnya diberikan kepada korban dengan baik dan sangat memerlukan tapi kenyataanya tidak tersalurkan dengan baik, di duga hanya diberikan kepada pihak-pihak terdekat.

Lebih lanjut, disinggung masalah sampah yang menumpuk pasca banjir dirinya menambahkan sudah empat hari sampah masih menumpuk di sepanjang jalan bahkan di depan rumah masing-masing korban banjir.

Menurutnya pihak pemerintah atau dinas terkait lambat dalam menangani tumpukan sampah yang sangat mengganggu, baik akses jalan dan kenyamanan warga korban banjir.

” Dari awal pasca banjir gak ada yang bantu ngerapihin maupun yang ngangkut sampah, sudah sampai empat hari sampah belum di angkut-angkut, pemerintah lambat dalam hal ini terkesan menyepelekan,” ucapnya.

Menurut Lurah Nambo Jaya Samsu Rais, kalau untuk bantuan logistik sudah kami tugaskan ke masing-masing RT/RW sesuai data yang ada perwilayahnya.

” Klo soal pembagian tidak merata dan yang belum kebagian silahkan datang ke posko Kelurahan Nambo jaya,” ujarnya.

Bantuan dari para donatur memang banyak, dari berbagai jenis ada, tapi yang kurang banyak itu peralatan untuk bersih-bersih rumah seperti serokan kain pel.

” Persoalan warga yang minta kalo tidak ada memang tidak ada, soalnya memang sedikit bantuan peralatan untuk bersih-bersih rumah,” ucapnya.

Samsu Rais, menjelaskan persoalan sampah memang tidak bisa secepat yang kita bayangkan akan bersih normal, kita terus akan rapihkan sampai normal.

” Hari ini kami kerja bakti massal di lingkungan perumahan Nambo Jaya di bantu dengan 500 personil gabungan dari TNI, Polri, Koramil, PMI, Ormas dan lain-lain,” jelasnya
(Red)