oleh

Kritik Pemuda Sapma Terhadap BPIP Yang Ingin Mensosialisasikan Pancasila Lewat TIK TOK

loading...

JAKARTA

Berita7.net – Holong Siregar yang saat ini menjabat wakil ketua 3 Satuan Pelajar dan mahasiswa pemuda Pancasila (SAPMA PP) Prov.Banten sekaligus Pengacara menanggapi atas rencana yang sedang di godok oleh Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi.

loading...

Rencana  tersebut yaitu sosialisasi Pancasila melalui media sosial seperti TikTok, disampaikan oleh Yudian Wahyudi dalam rapat kerja(RAKER) di komisi II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/02/2020)

TikTok inikan Media Sosial yang diperuntukan untuk hiburan semata atau bisa dibilang bahan candaanlah apalagi ada juga yang mencemoohkannya karena isinya itu hanya goyang-goyang doang, sedangkan Pancasila adalah ideologi negara dan berbangsa yang sangat kita jaga kewibawaannya.

Lalu dengan apa yang ditunjukan oleh Ketua BPIP ini seakan ingin menurunkan kewibawaan dan derajat Pancasila ini ya.

Saya jadi bingung dan heran sendiri jadinya sosialisasi seperti apa dan Teknisnya bagaimana menggabungkan sosialisasi dengan hiburan yang hanya beberapa detik. Saya kira tidak efektif, justru menimbulkan kontroversi yang menurunkan nilai Pancasila.

maklumlah saya kan baru sebatas mengikuti Pembinaan Pancasila di SAPMA PP aja berbeda dengan Kepala Badan BPIP tersebut ya, ucap holong Siregar saat di dampingi oleh Issan (Pembina SAPMA Kota Tangerang), Roby (Wakil Ketua SAPMA Prov.Banten) dan TB (Ketua SAPMA Cilegon)  Ketika jumpa pers. (Andri)*

Komentar