Berita7net. TANGERANG – Dalam Diskusi virtual yang di gelar digelar untuk memfasilitasi warga, Calon Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Rahayu Saraswati Saras menegaskan, jika terpilih, ia dan calon Wali Kota Muhamad akan total mendukung pengembangan industri kreatif anak muda di Tangsel. Hal ini diutarakan saat merespons pernyataan seorang pelaku usaha, Tania, yang menilai selama ini Pemkot kurang memberi dukungan kepada industri kreatif.

“Sudah banyak anak muda Tangsel memiliki ide-ide kreatif, namun belum cukup dukungan dari pemkot Tangsel. Apa saja bentuk dukungan kepada industri kreatif dari Pemkot nanti?” kata Tania, Rabu 4 November 2020 malam dalam diskusi vitual yang digagas DPD PSI Tangsel dan DPC PSI Serpong.

Diskusi virtual tersebut digelar untuk memfasilitasi warga menyampaikan aspirasi, memberi masukan dan bertanya langsung kepada pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1, Muhamad – Rahayu Saraswati. Kegiatan bertema “PSI Mendengar” ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-6 PSI.

Masih menjawab Tania, Saras menjelaskan, ada 5 tahap yang sedang dan akan mereka lakukan sebagai bukti nyata mendukung pengembangan kewirausahaan kalangan milenial itu.

Pertama, mengenai pendataan. Saras menekankan, pendataan yang baik menjadi kunci penting agar bantuan insentif dari pemerintah pusat dan pemerintah kota Tangsel bisa tepat sasaran.

Sementara yang kedua, Saras mengatakan ia dan tim rutin memberi pelatihan kepada wirausahawan-wirausahawan muda di Tangsel.

“Jumat, Sabtu dan Minggu kami mengadakan Festival, bernama For Youth to Inspire Festival. Saya bersama lima komunitas anak muda memberikan pelatihan literasi finansial dan literasi digital. Untuk digital marketing kita kerja sama dengan salah satu tokoh anak muda Tangsel dan Komunitas Bisa Ekspor,” papar ibu dari 2 anak itu.

Lalu, dia juga menjanjikan bantuan berupa akses permodalan bagi mereka pelaku usaha yang membutuhkan. Saras mengklaim, dia telah menggandeng seorang pengusaha nasional untuk membantu pengembangan industri kreatif di Tangsel.

Keempat, Saras ingin mencontoh pendampingan wirausaha seperti yang diterapkan Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Ia menilai, Risma telah berhasil memimpin reformasi birokrasi di Surabaya sehingga banyak pelaku usaha mau menerima pendampingan kewirausahaan dari Pemkot.

Terakhir kata Saras, yang tak kalah penting adalah membangun ekosistem yang mendukung penciptaan lapangan kerja baru, alih-alih mencetak pencari kerja. Ia berjanji akan mendirikan pusat-pusat pelatihan kewirausahaan untuk anak muda di tiap Kecamatan.

“Yang mau saya kembangkan di sini adalah di setiap Kecamatan akan kita bangun yang namanya creative center atau creative hub untuk anak-anak muda, untuk coaching clinic dan juga pelatihan kewirausahaan. Karena sekali lagi kami mau ciptakan lapangan pekerjaan, bukan hanya mencetak pencari kerja baru,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, calon Wali Kota Tangsel, Muhamad, juga mengaku sudah menyiapkan skema penyaluran bantuan insentif pengembangan kewirausahaan di level RT, RW, hingga Kelurahan.

“Di tiap RT dan RW kami berikan insentif Rp 1 juta per bulan. Kemudian akan kami berikan Rp 100 juta bagi RW yang memenuhi syarat dan standar penerima bantuan kewirausahaan. Di Kelurahan, kami akan dorong bantuan dari Rp 1 miliar menjadi Rp 2 miliar untuk meningkatkan kewirausahaan dan menciptakan peluang lapangan kerja agar bisa maksimal,” tukas mantan Sekda Kota Tangsel itu.

Kegiatan yang diinisiasi oleh DPD PSI Kota Tangsel dan DPC PSI Serpong ini dimoderatori oleh Ketua Panitia Konvensi Pilkada PSI, Isyana Bagoes Oka, dan turut dihadiri anggota DPRD Provinsi Banten dari PSI, Maretta Dian Arthanti, serta anggota Fraksi PSI di DPRD Kota Tangsel, Ferdiansyah dan Alexander Prabu dan juga Pengurus DPW PSI Banten.
(HDR#011)