Keterangan Foto: Papan Kegiatan Dan Fisik Pekerjaan

Berita7. Bogor- Parung Panjang, Bogor – Diminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor tinjau pekerjaan pengecoran jalan di wilayah Kecamatan Parung Panjang yang dikerjakan oleh PT Karadenan Jaya diduga tidak sesuai dengan spek (RAB) fakta di lapangan ternyata sangat berbeda dengan laporan masyarakat yang identitasnya tidak disebutkan pada awak media ini bahwa pengecoran Jalan Raya pada Program Pembangunan Peningkatan Jalan dan Jembatan dengan nama Kegiatan Peningkatan jalan Cilejet-Tenjo yang menelan anggaran hampir Rp 4,2 Milyar tersebut yang kini kondisinya sudah pada retak dikarenakan pengerjaannya diduga asal-asalan.

Hal ini membuktikan bahwa pekerjaan jalan yang dilakukan pihak kontraktor PT Karadenan Jaya dengan total Dana bersumber dari Pemerintah Kabupaten Bogor (Rp 4.139.102.000.00,-) sangat besar ternyata dikerjakan diduga asal asalan.

Hal ini tak lepas dari pihak Konsultan Pengawas dari pihak kontraktor PT Nasuma Putra yang tidak ada tindakan peringatan kepada Kontraktor PT Karadenan Jaya dan diduga ada unsur pembiaran sehingga hasil dilapangan Pengecoran sudah retak dan mulai terdapat kerusakan,padahal jalan ini jarang dilalui oleh kendaraan berat dan baru dikerjakan mulai tanggal 29 September 2029 dengan tenggang waktu 90 (sembilan puluh) hari kalender dengan Nomor dan tgl SPMK : 620/A.051- 21.1616/TING-JLN/PJJ.2/SPMK/DPUPR,Tanggal 24 September 2020 dengan Manfaat Memperlancar Pergerakan Barang dan Jasa.

Saat awak media ingin mengkonfirmasikan terkait pekerjaan proyek tersebut, kepada pihak kontraktor tetapi sangat sulit untuk ditemui dan dikomunikasi, maka hal ini dimintakan kepada Dinas PUPR agar lebih aktif untuk mengecek pekerjaan yang dimaksud yang terkesan pekerjaan asal jadi menggunakan uang negara,” tutupnya.

(Lakmin/TIM)