oleh

Ketua Pena 45 Provinsi Banten H.Tri Susanto. Menanggapi Pernyataan Sekda Pemkot Tangsel

-Berita7-63 views

Berita7. TANGSEL – Pernyataan Sekda Pemkot Tangsel Bambang Noer Tjahyo yang dimuat dimedia Tribun warta kota pada hari Selasa lalu ( 13/7/2021 ) mendapat respon serius dari H, Tri Susanto selaku ketua Pena’45 Provinsi Banten dimana Pena’45 merupakan salah satu bagian dari team relawan pemenangan pasangan
H. Benyamin Davni – H. Pilar Saga ichsan sebagai calon Walikota – Wakil Walikota Tangsel pada saat pilkada Tangsel kemarin. Pada Kamis. (15/7/2021)

H.Tri Susanto saat diwancarai Via WA mengatakan.
” Saya sangat menyayangkan pernyataan yang dilontarkan oleh Bambang Noer Tjahyo ( Sekda pemkot tangsel )
disalah satu media ( Tribun wartakota Online ).rasa kekecewaan nya dengan adanya pernyataan dari Bambang Noer Tjahyo selaku Sekda Tangsel.yang dimuat dimedia online Tribun warta kota selasa ( 13/7/2021 ) mengenai peraturan PPKM Darurat. Dalam pernyataan nya Sekda Pemkot Tangsel mengatakan. harapan kami masyarakat sendiri yang harus memiliki kesadaran , sehingga tidak perlu jadi kucing , betul – betul jadi manusia yang tahu bahwa pendemic ini sangat beresiko dan tentunya
Pernyataan tersebut
sungguh sangat tidak layak ( Pantas ) dan sangat tidak beretika diucapkan oleh seorang Bambang Noer Tjahyo selaku Sekda Pemkot Tangsel yang merupakan pejabat publik apa lagi di saat ini
masyarakat sedang mengalami kondisi sulit, baik kesulitan ekonomi dan lain lain. didalam menghadapi pendemic Covid – 19 yang sudah berjalan hampir dua tahun lamanya.

Fakta Suara Bangsa<<<Fakta Suara BangsaBerita7Fakta Suara Bangsa>>>Fakta Suara Bangsa

Tentu nya masyarakat butuh perhatian dari Pemkot Tangsel untuk mensosialisasikan PPKM Darurat, dengan cara yang lebih edukatif dan mendidik selain juga bantuan sosial berupa kebutuhan hidup bagi masyarakat yang benar – benar tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan makan sehari hari keluarganya. disamping itu kesan dari pernyataan Sekda ini merendahkan harkat martabat masyarakat Tangsel sendiri termasuk saya yang dalam pernyataannya ada kesan menyamakan manusia dengan sebutan binatang ( Kucing ),
padahal masyarakat Tangsel adalah masyarakat yang religius dan berpendidikan. Tentu ini tidaklah bisa diterima pernyataan dari seorang Sekda Pemkot Tangsel. Urai H.Tri.

Masih kata H. Tri Susanto salah satu team relawan pemenangan pasangan Benyamin – Pilar
” Dalam kondisi saat ini seluruh masyarakat tangsel menghadapi pendemi covid-19 mulai dari penerapan PSBB hingga sampai PPKM Darurat ini. Sebenarnya banyak masyarakat Tangsel yang mengalami kesulitan hidup, termasuk mencari nafkah atau melakukan kegiatan usaha, disaat inilah peran penting pemerintah daerah tangsel ikut hadir untuk membantu dan meringankan beban hidup yang tertuang di dalam UU No, 6 Tahun 2018 Pasal 55 ayat ( 1 )
dan ( 2 ) tentang karantina kesehatan dijelaskan bahwa, Pemerintah berkewajiban memenuhi kebutuhan hidup masyarakat yang terdampar dari pendemic Covid – 19.
Kenyataannya saat ini masih banyak masyarakat yang belum tersentuh atau menerima bantuan sosial.

“kami mohon kepada bapak Walikota Tangerang Selatan Drs.H.Benyamin Davni untuk kedepannya para seluruh pejabat Publik yang ada ditangsel ini harus lebih bijak dan selektif dalam memberikan komentar atau pernyataan yang menyangkut kebijakan yang diterapkan, khusus nya kepada Sekda Tangsel ( Bambang Noer Tjahyo ) untuk mengklarifikasi atas pernyataan nya dan sekaligus memohon maaf kepada seluruh masyarakat tangsel melalui media online mau pun media Cetak.
Pungkas. H.Tri Susanto.
( Erick / Red ).

Komentar