Berita7- Bogor,- Lima tentara yang merupakan tenaga kesehatan dari TNI-AL menyisir dan mendatangi warga di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor. Kampung tersebut berada di lereng Gunung Halimun di Kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

Rupanya tim kecil tersebut hendak menyisir kampung-kampung yang tidak terjangkau untuk menyosialisasikan covid-19, memberi pemahaman tentang vaksin covid-19, dan melakukan vaksinasi. Mereka menyasar warga di Kampung Cihanjuang dan Kampung Legok Sari, Dusun 4, Desa Malasari, Kecamatan Nanggung.

“Target kita hari ini 200-300 orang. Perjalanan waktu tempuh 4 jam. Logistik terputus, bahan bakar habis,” kata Letkol Rudi N, Koordinator Satuan Tugas Covid-19 TNI-AL.

Tenaga kesehatan dari TNI-AL juga bertugas di bagian Kabupaten Bogor lainnya, termasuk di sejumlah kampung di Kecamatan Jasinga, kecamatan yang berbatasan dengan Banten. Di daerah-daerah itu, mereka mendatangi satu per satu rumah warga, memeriksa kondisi warga.

Para tenaga kesehatan itu betul-betul total dalam bekerja. Sampai-sampai ada tentara yang menggendong manula dengan keterbatasan dan membawa warga lansia itu ke lokasi atau sentra vaksinasi di desa.

“Ini tim saya sedang melakukan vaksinasi di Desa Wira Jaya, Kecamatan Jasinga. Kita jemput bola ke Kampung Barangbang Hilir, RW 5,” kata Rudi.

Dia menyampaikan timnya tersebar di 35 kecamatan untuk melakukan vaksinasi di pedalaman desa-desa se-Kabupaten Bogor. “Saya sudah kunjungi mereka, medannya turun-naik. Jarak tempat tinggal mereka jauh dari kantor desa sehingga kita melakukan strategi baru, yaitu jemput bola. Ini membuat animo masyarakat untuk divaksin meningkat.”

Rudi berjanji akan memvaksin 100% warga. Apresiasi pun disampaikan Pemerintah Kabupaten Bogor. Bupati Bogor Ade Yasin menuturkan kehadiran tim dari TNI-AL sangat membantu upaya percepatan vaksinasi yang tengah digenjot pemkab.

Menurut Ade Yasin vaksinasi di Kabupaten Bogor terkendala oleh wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang mencapai 5,4 juta jiwa. Dia menyebut keberadaan tenaga kesehatan dari TNI-AL selama kurang lebih 14 hari di desa-desa dapat meningkatkan pemahaman dan minat vaksinasi masyarakat.

Berdasarkan keputusan pemerintah pusat, saat ini Kabupaten Bogor berstatus pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3. Walaupun capaian vaksin sudah lebih dari 50%, vaksinasi untuk manula masih di bawah 40%. Untuk turun ke level 2, Kabupaten Bogor antara lain harus sudah mampu vaksinasi yang mencakup 50% warga, termasuk 40% vaksinasi untuk manula.
(Okta)