Berita7. Kota Tangerang – Warga Kampung Sawah Dalam tepatnya di wilayah RT 001 dan RT 002 Kelurahan Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang pasrah ketika permukimannya terendam banjir sejak Selasa (5/4/2022) sore.

Sekitar pukul 18.50 WIB, terlihat genangan air mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter bahkan ada yang mencapai 100 sentimeter

Turun hadir langsung ke lokasi banjir di antaranya Kepala Kelurahan Warji. S.Ip dan Syarifudin Harja Winata, S.Sos, MM selaku Kepala Kecamatan Pinang bersama jajaran nya juga para ketua RT dan RW turut berinteraksi langsung bersama warga lain nya guna membantu mengeringkan rumah warga yang masih tergenang air.

Rijal selaku Warga perumahan Sadam RT 001/05 mengatakan, air sudah masuk ke rumah warga sekitar dari jam tiga sore sampai jam setengah lima. Dan ini yang paling parah setelah kami alami sudah yang ketiga kali nya mengalami kebanjiran.

“Ada indikasi bahwa setelah ada nya pemagaran beton oleh pemilik lahan di wilayah RT 001/05 yang lokasi nya tidak jauh dari rumah kami, setiap ada hujan satu atau setengah jam saja kami pasti mengalami ke banjiran, karena di pemagaran itu tidak di buatkan saluran air, padahal sangat jelas aliran air itu mengarah nya ke bagian pagar beton itu. Sedangkan di area pagar beton itu tidak ada sodetan, akhirnya setiap ada hujan kami pasti kena imbas nya. Karena seharusnya air itu mengalir jadi terhalang oleh pagar beton. Katanya

Di tempat lokasi banjir kepada media Camat Pinang Syarifudin Harja Winata, S.Sos, MM. Mengatakan. Kita bersama pak lurah mungkin Minggu ini akan memanggil pemilik lahan untuk bermusyawarah berkaitan dengan sodetan yang akan kita buat untuk mengurangi beban air yang berada di perumahan Sadam dan 2 wilayah warga yang terdampak banjir sekarang ini.

“Kalo kita lihat struktur nya perumahan Sadam ini memang agak sedikit rendah, ini limpahan dari air-air yang dari kampung maupun dari jalan yang dekat Tol Panunggangan. Sehingga apabila tidak di cari solusi di buat codetan air ini akan sulit keluar karena ini seperti tempurung. Mangkanya satu-satunya kita ketemu dengan pemilik lahan mudah-mudahan ada jalan yang terbaik lah, setidak nya dapat mengurangi genangan Air yang ada di Perumahan Sadam dan RT 01 dan RT 02 di Wilayah RW 05 Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang ini bisa terealisasikan.

Masih kata Camat Pinang Syarifudin, ia berharap. Tugas kita selaku pemerintah kan untuk mencar solusi. Fakta di lapangan sudah kita lihat memang ada rintangan. Mungkin dulu dia belum mau memberikan codetan/ saluran air karena belum ada terlihat genangan. Tapi kalau kita lihat sekarang memang tidak ada solusi lain selain meminta pemilik lahan agar mengurangi resiko genangan yang ada lingkungan warga ini.

“Kita bicara hati lah, kita juga sebagai manusia ingin mendapatkan hidup nyaman. Mudah-mudahan pihak pemilik lahan mau membantu proses dengan memberikan saluran air. Kita juga tidak meminta terlalu banyak yang penting genangan air yang ada di wilayah RT 01 dan RT 02 RW 05 ini bisa ketemu solusinya. Nanti kita akan adakan pertemuan yang tentu nya harus di hadiri oleh pihak RT mau RW setempat dan pak Lurah untuk bermusyawarah dan kita juga minta di dampingi oleh PUPR. Apabila kita sudah mendapatkan titik temu mudah-mudahan langsung di tindak lanjuti oleh PUPR. karena eksekusi pelaksanaan pembuatan saluran air itu ada di tangan temen-temen PUPR. Pungkas nya

Untuk informasi eksekusi pengeringan air di turunkan 14 orang dari Damkar Kota Tangerang dan 6 orang dari Damkar Kecamatan Pinang dengan perbantuan alat sedot Pompa portable Apung dan Pompa Portable ukuran besar yang di komandoi langsung oleh Hambali Bakar selaku SUB Koordinator Kedaruratan dari Damkar Kota Tangerang.

(Ivan)