oleh

Diduga Sertifikat Aspal, Penggiat Sosial Pertanyakan Jalur Prestasi Yang Dilombakan

Berita7. KOTA TANGERANG – Beberapa jalur Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 di Kota Tangerang masih meninggalkan tanda tanya besar. Maraknya issue pemakaian sertifikat prestasi palsu dalam PPDB masih terdengar di telinga masyarakat.

Salah seorang penggiat sosial, Saipul Basri alias Marsel, meminta transparansi Dinas Pendidikan Kota Tangerang pada PPDB Tahun 2022 ini.

“Saya minta dinas pendidikan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) Kota Tangerang 

mengaudit dan membuka seluruh sertifikat jalur prestasi yang dilombakan kepada publik, supaya tidak ada sertifikat aspal (asli tapi palsu-red) yang dicantumkan,” ujarnya. W

Sertifikat prestasi memang rentan dipalsukan pada PPDB ini. Lantaran sertifikat ini salah satu indikator penilaian kelulusan yang bisa mendongkrak peringkat peserta. Sertifikat akademik maupun non akademik.

“Sebab ada sertifikat yang diduga Aspal, saya bicara seperti ini berarti saya punya buktinya, dan saya juga meminta bukan hanya mengaudit Jalur prestasi yang dilombakan, tetapi juga jalur perpindahan orang tua yang dinilai masih belum jelas ketentuannya, “ucapnya.

Marsel, mengatakan pihaknya hanya ingin Dinas Pendidikan transparan dan memberikan sanksi sosial kepada oknum yang memalsukan sertifikat. ((Tim)