Berita7. Banten – Dengan mengusung tema Kharisma Baduy Pikeun Indonesia Bangkit, dengan kegiatan ini kita dapat bangkit bersama,” ujar Iti saat membuka Seba Baduy 2023.

Seba Baduy tahun 2023 kembali digelar, diikuti 1.214 masyarakat suku Baduy yang terdiri 46 warga Baduy Dalam sementara selebihnya dari Baduy Luar. Ribuan warga Baduy ini tiba di Pendopo Kabupaten Lebak, Jumat (28/04).

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengungkapkan, kegiatan ini termasuk dalam Kharisma Even Nusantara dan sekaligus menjadi kebangkitan ekonomi kreatif di Kabupaten Lebak melalui kegiatan pariwisata.

Pihaknya berharap bahwa Seba Baduy menjadi sarana dalam menjaga budaya karena Baduy bukan hanya milik Lebak, tetapi milik dunia.

“Alhamdulillah kurang lebih 1224 masyarakat Suku Baduy Dalam dan Baduy Luar melaksanakan Seba dengan berjalan kaki menuju Pendopo Kabupaten Lebak untuk menyerahkan hasil bumi yang dikelola masyarakat Baduy kepada Pemerintah Daerah,” beber Iti.

Menurut Iti yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Banten ini, Seba merupakan upacara adat tahunan suku Baduy yang dimaksudkan untuk mengungkapkan rasa syukur masyarakat Baduy karena mendapatkan hasil panen yang melimpah serta menjalin silaturahmi kepada Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Dan sebagai bentuk komitmen Pemkab Lebak dalam menepati janji pada warga Baduy tentang pengakuan dan penguatan legalitas Desa Kanekes sebagai Desa Adat. Maka Pemkab Lebak membuat Perbup Nomor 38 Tahun 2023 Tentang Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Adat Kanekes,” terang dia.

“Mari kita jaga lingkungan kita, jaga silaturahmi kita untuk pembangunan kedepannya. Dan jadikan acara (Seba Baduy) ini satu kesempatan untuk mengoreksi diri dan mengisi pembangunan melalui pemeliharaan warisan budaya yang ditinggalkan leluhur kita,” Iti menegaskan.

Seba Baduy dilaksanakan dari tanggal 27 sampai 30 April 2023 yang diisi dengan berbagai tampilan kesenian dan budaya, bincang budaya serta pameran produk UMKM dan lokal Baduy.

Selanjutnya, ribuan warga Baduy pada sore ini berangkat ke Kota Serang untuk menyerahkan hasil panennya ke Pemerintah Provinsi Banten. Dan pada malamnya diterima oleh bapak gede alias pj Gubernur Banten di Pendopo lama Gubernur Banten.

(MUH/ZIE)_red*