Berita7. Forum Ulama dan Habaib Madura serta Ulama Keluarga Pendiri Nahdalatul Ulama (NU) menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan untuk maju pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Dukungan itu diberikan setelah mereka bersilaturahmi ke kediaman Anies di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Jumat (11/08).

Anggota Forum Ulama dan Habaib KH Djakfar Shodik menyatakan pihaknya memilih Anies Baswedan karena mantan Gubernur DKI Jakarta itu merupakan sosok santri. “Karena Pak Anies ini adalah seorang santri,” kata dia dalam keterangan tertulisnya kepada media.

Sebagai santri ahlus sunnah wal jamaah, menurut dia, Anies juga memiliki empat karakter dan sifat yang harus dimiliki seorang pemimpin. Diantara calon presiden yang disebut-sebut saat ini, menurutnya lagi hanya Anies yang memiliki kriteria tersebut.

“Pak Anies sidiq, amanat, tabligh, fatonah. Kan itu dalam ajaran NU. Itu doktrin di lingkungan pesantren NU,” kata dia. “Hanya Pak Anies yang memiliki kriteria itu,” sambung Djakfar.

Djakfar juga menyatakan bahwa ciri dan karakter santri pada Anies bisa dibuktikan dengan bacaan Al Quran yang fasih. Selain itu, menurut dia, Anies juga bisa melakukan tradisi NU seperti tahlil dan qunut.

“Itu semua ciri ahlus sunah. Di lingkungan dan kalangan pesantren, itu (fasih membaca Alquran, tahlil dan qunut) adalah kriteria,” ungkap dia.

Selain kemampuannya dalam agama, Djakfar juga menyinggung soal prestasi Anies selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.

“Anies dinilai terbukti memimpin Ibu Kota. Bahkan banyak warga datang ke ulama mengungkapkan rasa terima kasih mereka karena pada Pilgub DKI 2017 mendukung Anies,” kata dia.

Dengan modal tersebut, ia pun menilai Anies layak menjadi Presiden Indonesia. Dia lantas menyatakan mereka mendoakan agar Anies menang dalam Pilpres 2024. Dirinya berharap Anies nantinya bisa mengembalikan kehormatan ulama dan habaib.

“Kita tidak ingin membeli kucing dalam kurung. Pak Anies terbukti memimpin Jakarta. Semoga Pak Anies terpilih menjadi presiden. Itu doa ulama. Presiden yang mengembalikan marwah ulama dan habaib sebagai hamba yang dimuliakan. Karena dia adalah santri, jadi Anies adalah persembahan santri untuk Indonesia,” tutur Djakfar menegaskan.

Terpisah, lebih dari 200 Kiai dan Gus se-Jawa Timur (Jatim) menyatakan dukungannya kepada bakal Capres Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan. Dukungan yang dinamai Risalah Sidoresmo itu menyebut Anies bagian dari Nahdatul Ulama (NU) dan mengamalkan amaliah Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).

Risalah ini dikeluarkan setelah diadakan musyawarah dalam agenda Tirakat untuk Keselamatan Umat dan Bangsa di Pondok Pesantren Islam At-Tauhid Sidoresmo, Surabaya.

“Setelah kami tabayyun dan melihat secara langsung haliyah Pak Anies, kami yakin bahwa Pak Anies ini memang seorang dengan amaliyah ahlussunnah wal jamaah atau aswaja. Anies itu minna, bagian dari ahlussunnah wal jamaah an-Nahdliyyah,” jelas KH Nasirul Mahasin Nursalim atau Gus Mahasin mengutip Risalah Sidoresmo tersebut, Kamis (10/08).

Gus Mahasin yang juga kakak dari Gus Baha ini melanjutkan, Risalah Sidoresmo diserahkan secara langsung kepada Anies Baswedan oleh KH Mas Mansur Tholhah.

(GUNG/ZIE)