Berita7. KOTA TANGERANG – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang, Dwiki Ramadhani menyatakan pihaknya masih menunggu instruksi DPP terkait Pilpres 2024 untuk di Kota Tangerang.

Dwiki mengatakan, PAN Kota Tangerang akan patuh pada instruksi pusat (DPP) dalam menjalankan perintah untuk menghadapi pesta demokrasi 2024. Baik Pileg, Pilpres hingga Pilkada.

“Sampai detik ini pun belum ada instruksi dari DPP Pusat soal Pilpres. Kalau pun instruksi baru sebatas persoalan Pileg,” kata Dwiki kepada BantenExpres di Kantor DPRD Kota Tangerang, Rabu (13/09/2023).

Diketahui PAN resmi bergabung bersama partai Gerindra, Golkar, PBB dan partai Gelora mengusung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) 2024.

Namun, sampai sekarang di Kota Tangerang belum ada pertemuan maupun konsolidasi antar partai politik tersebut. Pihaknya saat ini masih fokus pada persiapan DCT Pileg.

“Kayanya sampai tingkat provinsi Banten pun antar partai kaolisi belum ada pertemuan. Kalau ada instruksi Pilpres pasti kami bergerak,” jelas Dwiki.

PAN Kota Tangerang tengah fokus menargetkan raihan kursi di parlemen pada Pileg 2024 mendatang. 2 kursi di DPR-RI (Dapil Banten III), 6 kursi di DPRD Kota Tangerang.

“Fokus utama PAN itu. Kalau nanti besok misalnya Pilpres ada instruksi lebih lanjut kita akan bergerak. Tapi intinya kita fokus Pileg dulu,” ulasnya.

Menurut Dwiki, sudah tiga periode PAN bekerjasama [koalisi] dengan bakal calon presiden Prabowo Subianto. Kata dia, Prabowo adalah sosok yang luar biasa, saat ditanya mengenai figur Menteri Pertahanan tersebut.

Maka, dirinya pun berharap tahun ini [Pilpres 2024] adalah tahun miliknya Prabowo Subianto. “Apalagi sekarang pak Prabowo sudah menjadi sosok yang luar biasa. Apalagi dengan mengikuti arahan-arahan dari pak Jokowi,” ujar dia.

Ia menyebutkan, sosok Presiden Jokowi adalah sosok pemimpin yang harus dicontoh oleh semua pihak. Salah satunya Prabowo Subianto yang sudah mengikuti arahan Jokowi.

“Contohnya Kaolisi Indonesia Maju kan diambil dari arah dan kebijakan pak Jokowi. Pokoknya cakeplah,” ucap anggota termuda di DPRD Kota Tangerang ini.

Dwiki juga mengatakan, siapapun nanti yang mendampingi Prabowo Subianto sebagai cawapresnya, PAN Kota Tangerang siap memenangkan pasangan tersebut.

“Tapi kami berharap pasanganya pak Erick Thohir. Tapi kalau Mahkamah Konstitusi (MK) membolehkan, saya secara pribadi kalau MK membolehkan batas usia capres/cawapres, saya berharap mas Gibran yang mendampingi Prabowo,” tuturnya.

“Karena mas Gibran adalah sosok yang pantas mendampingi pak Prabowo, tapi kalau MK tidak menyetujui (batas usia capres/cawapres) ya saya berharap pak Erick Thohir,” sambungnya.

Pada saat Rakernas PAN, imbuhnya, setiap daerah dimintai rekomendasi-rekomendasi terkait Pilpres 2024, dan telah dibahas ada tiga nama yang mengkrucut [cawapres]. Ganjar, Prabowo dan Airlangga.

“Akhirnya PAN memutuskan kepada Prabowo Kalau Anies memang dari awal tidak masuk. Cawapres yang berkembang di HUT PAN kemarin ada tiga nama, pak Muhazir, Erick Thohir dan satu lagi kalau MK membolehkan mas Gibran,” ungkap Dwiki.

“Tapi selaku saya pribadi dan juga beberapa banyak yang mengharapkan mas Gibran ini menjadi cawapresnya pak Prabowo, kalau MK memperbolehkan,” ucap Dwiki dengan senyum mengembang mengakhiri.

Asal tahu saja, Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini sedang melakukan permohonan uji materi terkait ambang batas minimal syarat capres dan cawapres yang dilakukan oleh para penggugat sejumlah warga negara Indonesia.

Para penggugat meminta usia minimal capres dan cawapres menjadi 35 tahun. Kemudian ada juga yang meminta usia minimal capres dan cawapres menjadi 25 tahun dan 21 tahun.

Sementara itu, Wali Kota Solo yang juga putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka masuk dalam radar calon wakil presiden (cawapres).

(ZIE/GUNG)