Berita7. TANGERANG – Masa jabatan Wali Kota/Wakil Wali Kota Tangerang, Areif Wismansyah dan Sachrudin akan berakhir pada tanggal 26 Desember 2023 mendatang.

Arief-Sachrudin memimpin Kota Tangerang selama dua periode, medio 2013-2018 dan 2019-2023. Kini mereka akan segera purna tugas menjalankan roda pemerintahan di kota berjuluk Ahlaqul Karimah, Kota Tangerang.

Sementara DPRD Kota Tangerang masih membahas nama-nama yang bakal menjabat sebagai Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang. Saat ini DPRD masih melakukan komunikasi antar pimpinan dan fraksi.

Sesuai Permendagri Nomor 4 Tahun 2023, DPRD berhak mengajukan tiga nama bakal calon Pj, yang nantinya di serahkan ke Pemerintah Provinsi Banten untuk dibahas lebih lanjut.

Gatot Wibowo, Ketua DPRD Kota Tangerang mengatakan akhir masa jabatan (AMJ) Wali Kota Tangerang masih lama. Sampai saat ini pihaknya terus berdiskusi dengan pimpinan fraksi sebelum diserahkan ke provinsi.

“AMJ wali kota masih lama 26 Desember, masih tiga bulan lebih. Terkait Pj kita akan terus berdiskusi bersama pimpinan DPRD dan pimpinan fraksi,” kata Gatot kepada BantenExpres di kantornya, Jumat (01/09) lalu.

“Kalau menurut saya sih (Pj) baiknya yang paham tentang Kota Tangerang ya orang yang tinggal di Kota Tangerang,” ucap Gatot ketika ditanya kriteria Pj Wali Kota.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Tangerang Dwiki Ramadhani mengatakan, fraksi PAN PPP juga masih membahas guna merekomendasikan nama-nama Pj sebelum diusulkan.

Ditemuai awak media ini seusai Rapat Paripurna DPRD, pada Rabu (13/09) kemarin, Dwiki menyebutkan salah satu nama calon Pj yang muncul yakni Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, H Tabrani.

“Sampai detik ini yang saya dapat kabar informasi katanya cuma Kadis Pendidikan Provinsi Banten (H Tabrani) aja, enggak tahu yang lain yah, tapi belum mengkrucut. Pj prosenya masih beberapa bulan lagi kita tunggu aja,” jelas Dwiki.

Dwiki juga berharap apa pun nanti hasil dari rekomendasi DPRD Kota Tangerang terkait Pj adalah yang terbaik buat Kota Tangerang.

“Ya mudah-mudahan proses pengajuanya cepat dalam waktu seminggu dua minggu. Meskipun menurut Permendagri tetap keputusannya itu ada di ketua DPRD,” ujarnya.

“Tapi kemarin dari pimpinan DPRD, fraksi-fraksi diperkenankan untuk mengusulkan beberapa nama bakal calon Pj. Nanti rapat lagi untuk mengkrucutkan tiga nama,” ungkap dia.

Sekali lagi Dwiki tidak menapik salah satu nama yang muncul dari fraksi PAN dan PPP yaitu Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten, Tabrani. “Itu (Tabrani) yang muncul, itu yang muncul,” ucapnya tersenyum.

Kendati demikian, sebagai warga Kota Tangerang dan juga seorang politisi, ia berharap siapapun yang menggantikan Arief Wismansyah, yakni orang yang memahami geopolitik yang ada di Kota Tangerang.

“Tapi apapun yang menjadi keputusan Mendagri itu bisa berpihak kepada ASN dan kepada OPD agar mengikuti karena itu keputusan yang terbaik,” ujarnya.

“Tapi saya sih berharapnya orang yang memahami Kota Tangerang, mau pak Herman, pak Tatang, pak Tabrani putra-putra terbaik yang diusulkan. Tapi kalau ada nama-nama lain kita wellcome, apapun keputusanya kita harus bekerjasama,” demikian Dwiki.

(ZIE/MAN)