Berita7. TANGERANG – Setelah petugas berjibaku memadamkan api selama dua pekan dan sejumlah petugas siaga 24 jam mobile secara bergilir memastikan pembuangan sampah sudah sudah tak ada titik api dan kepulan asap.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan, Hasil daripada petugas yang ada di lapangan selama tiga belas hari kemarin kami melakukan evaluasi dan sekaligus membuat kajian yang sudah kami sampaikan kepada bagian hukum dengan harapan nanti setelah ada kajian dan permohonan surat keputusan tentang pemberhentian atau penutupan tanggap darurat bencana TPA Rawa Kucing maka diharapkan hari ini surat tersebut bisa keluar dari pak wali.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Maryono Hasan menyampaikan,

Didalam surat kajian tersebut kami melakukan juga rekomendasi terhadap beberapa OPD terkait dan semoga rekomendasi ini bisa menjadi acuan dalam rangka pemadaman TPA rawa kucing tersebut. Kita memastikan sampai dengan tadi malam pukul 19.00 sudah padam seratus persen. Katanya.

Pencabutan status dilakukan setelah Badan Penanggulang Bencana Daerah (BPBD) melaporkan bahwa situasi kini kondusif dinyatakan 100% padam. Pemerintah Kota Tangerang juga telah menetapkan status bencana darurat daerah imbas kebakaran ini telah ditetapkan status normal.

Pemkot Tangerang memutuskan untuk tidak memperpanjang status tanggap darurat. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mencabut status bencana darurat daerah atas terjadinya kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing, Neglasari, Kota Tangerang, Kamis (2/11/2023).

Disampaikan oleh RISDIANA SETIAWAN. ST.
Kepala UPT TPA Rawa Kucing Kota Tangerang,

Disampaikan oleh RISDIANA SETIAWAN. ST.
Kepala UPT TPA Rawa Kucing Kota Tangerang,

Alhamdulillah kami sangat mengapresiasi teman-teman dari banyak OPD yang terlibat dalam proses pengendalian kebakaran di TPA, kalau kami sebutkan satu per satu itu banyak sekali seperti contoh BPBD ini sangat profesional sekali ketika kami beri info mereka (BPBD) langsung terjun membaca kondisi dan mereka langsung eksekusi, Alhamdulillah sekali dalam hal ini ada BPBD dan dinas dinas lain yang ikut berpartisipasi dalam mengendalikan kebakaran TPA rawa kucing ini. Terang kepala UPT TPA Rawa Kucing

“Alhamdulillah sebetulnya proses pengendalian kebakaran ini yang lama itu adalah meminimalisir asap kalau api nya sendiri Alhamdulillah bisa dengan cepat tertangani, nah ini asap nya yang lumayan lama karna memang gundukan sampah yang kita sebut lefil itu mengandung gas meta, gas meta ini salah satu gas yang mudah terbakar nah itulah yang dikendalikan oleh teman-teman semua, kita disini ada BPBD dan dinas dinas lain juga yang ikut berpartisipasi dalam mengendalikan kebakaran tersebut. Sekarang Alhamdulillah sudah seratus persen padam kalau pun masih ada sedikit asap yang dalam hitungan menit bisa padam dengan sendirinya, ini sekarang kami sudah memberlakukan piket 24 jam di bagi menjadi tiga shift, intinya yang kita butuhkan adalah kecepatan informasi semakin cepat informasi semakin cepat tertanggulangi, temen-temen berkeliling selama 24 jam ketika ada tanda-tanda yang memang harus ditangani langsung info di grup dan bisa langsung tersebar info tersebut. Pungkasnya ( ADV)