Berita7 . TANGERANG – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 Tahun 2023, Dinas Kesehatan Kota Tangerang menggelar rangkaian kegiatan dengan BUGAR FUN RUN atau disebut event lari yang bersifat santai dan menyenangkan.

Di ikuti kurang lebih 5000 peserta, Fun Run mulai start dari lapangan Stadion Benteng Reborn mengelilingi pusat pemerintahan kota tangerang sepanjang jarak 5 kilo meter. Minggu (19/11/2023) pagi.

Acara fun run berlangsung di lapangan Stadion Benteng Reborn kota tangerang menjadi tempat pilihannya bertujuan untuk menyambut hari kesehatan Nasional ke-59 yang merupakan atas bimbingan dari kementerian kesehatan Indonesia, Dinas kesehatan kota tangerang mendorong terus perilaku hidup sehat, budaya hidup sehat dengan mengajak masyarakat melakukan bugar fun run, menghadirkan, para OPD maupun SKPD, pihak puskesmas, rumah sakit, klinik dan lain sebagainya yang merupakan bagian dari insan dinas kesehatan mauoun perangkat daerah lainnya di kota Tangerang, juga menghadirkan hiburan dari group band Nidji dan Pembagian Penghargaan berupa piagam untuk yang terbaik bidang kesehatan yang ada di kota Tangerang

Walikota Tangerang H. ARIEF RACHADIONO WISMANSYAH, BSc., MKes. Menyampaikan Masyarakat kota Tangerang melalui hari kesehatan nasional yang ke-59 ini saya mengajak agar terus membiasakan pola hidup sehat

Seusai acara Walikota Tangerang H. ARIEF RACHADIONO WISMANSYAH, BSc, MKes. dirinya menyampaikan; kepada Masyarakat kota Tangerang melalui hari kesehatan nasional yang ke-59 ini saya mengajak agar terus membiasakan pola hidup sehat dan mengikuti bebagai program kesehatan yang dilakukan oleh pemerintah kota Tangerang agar kita bisa sama-sama mewujudkan kota Tangerang yang sehat untuk Indonesia emas 2045. Angka stunting dikota tangerang dalam laporan terakhir sudah diangka 6,7% dan untuk TBC masih dalam penyampaian akan tetapi indsidate nya sudah masuk. Kita berharap masyarakat yang batuk nya gak habis-habis, yang kesehatannya terganggu silahkan datang ke fasilitas-fasilitas yang dimiliki kota tangerang , bisa ke puskesmas, rumah sakit atau ke klinik-klinik, karena semua penderita TBC insha Allah ditanggung oleh pemerintah jadi kita ingin memutus rantai TBC caranya adalah masyarakat harus mau diskrining semuanya, termasuk teman-teman media harus mau juga diskrining kesehatan dan mudah-mudahan ini menjadi program bagaimana mendorong kesehatan masyarakat untuk kota tangerang yang lebih baik. Ujarnya.

Dr. Maria Endah Sumini. Mph selaku Dirjen Kementrian Kesehatan

Hal senada juga disampaiakan oleh Dr. Maria Endah Sumini. Mph selaku Dirjen Kementrian Kesehatan. Jadi ini hari kesehatan nasional komitmen yang sangat tinggi dari pemerintah kota Tangerang juga dari masyarakat dinas kesehatan kota tangerang terhadap kesehatan itu sendiri, dan sekarang kita akan menuju atau mengubah, biasanya masyarakat bermasalah kalau sudah sakit padahal seharusnya kita jangan sampai sakit, jadi ada tiga tambahan imunisasi untuk tahun ini diseluruh Indonesia yang pertama itu rotavirus mencegah anak-anak jangan sampai diare, karena diare itu masih jadi masalah utama pada anak-anak bahkan menyebabkan anak-anak meninggal, yang kedua imunisasi PCV, PCV ini agar supaya anak-anak tidak sesak nafas ini juga masih bisa menjadi penyebab kematian dan yang ketiga imunisasi HPV, HPV pada anak sekolah supaya nanti nya tidak ada kanker septik karena kanker septik juga masih jadi penyebab kematian jadi imunisasi itu adalah intervensi yang murah karna bisa mencegah Kematian Yang nantinya akan terjadi. Jadi itu perubahan kita.

salah satunya adalah menambahkan imunisasi yang dulunya harus bayar mahal sekarang pemerintah Yang menyediakan jadi imunisasi nya gratis, kemudian kita menambah skrining dan skrining nya itu sesuai siklus hidup seperti disana ada tenda-tenda kesehatan, ibu hamil periksa ada USG di puskemas, kemudian bayi lahir, bayi lahir juga harus diperiksa sekarang di periksa untuk hypoteroid nya, karena hypoteroid nanti bisa merehabilitasi mental, “pendekatan pertama mencegah supaya anak-anak pertumbuhan nya bagus jangan sampai bermasalah yang kedua kita atasi dulu masalah gizi sebelum anak-anak terkena stunting maka nya bayi itu harus ditimbang setiap bulan agar terkontrol berat badannya, untuk cakupan imunisasi dikota Tangerang sendiri sudah mencapai 85% keseluruhan nya. Terangnya

dr. DINI ANGGRAENI. MM, selaku Kepala Dinas Kota Tangerang

Pada kesempatan yang sama
Disampaikan oleh DINI ANGGRAENI dr. MM, selaku Kepala Dinas Kota Tangerang menyampaikan. disini kita perlihatkan bahwa dengan olahraga, senam kemudian pemeriksaan kesehatan itu adalah menunjukkan betapa pentingnya promotif atau pencegahan supaya kita tidak terkena penyakit.

Antusias masyarakat Alhamdulilah dihari pertama untuk pendaftaran sudah hampir 3000 jadi baru beberapa hari aja sudah close, jadi kita buka lagi pendaftaran dan kita tambah lagi kuota, total jumlah peserta hari ini untuk yang bugar fun run nya saja sebanyak 5000 peserta, untuk senam sehat bersama kita undang masyarakat, puskesmas, rumah sakit, klinik dan lain sebagainya yang merupakan bagian dari insan dinas kesehatan.

Jadi saat ini sebenarnya kita kepada lebih bagaimana kita melihat, mencegah supaya jangan sampai terjadi penyakit,

“nah itu di skrining kesehatan, di skrining kesehatan faktor resiko penyakit tidak menular kita berupaya setiap ada event, cfd itukan kita sering ada pemeriksaan kesehatan gratis dan itu adalah salah satu nya upaya kita untuk menskrining faktor resiko penyakit tidak menular supaya masyarakat mengetahui kadar penyakit yang ada didalam dirinya dan itu Alhamdulillah capaian ptm itu juga masukan yang lebih baik. Harapan kami adalah

bahwa transformasi kesehatan masyarakat kita sudah mulai menyadari betapa pentingnya pencegahan daripada kita kena penyakit maka aktivitaskan fisik, makan makanan yang bergizi kemudian kelola stress jadi pokoknya kita punya cerdikkan. untuk cacar monyet Alhamdulillah kota Tangerang belum ada info lagi dan mudah-mudahan tidak ada lagi yang terpenting temen-temen berprilaku hidup bersih dan sehat. Pungkasnya

(ADV)

admin
Editor
Berita 7
Reporter