Polres Grobogan Berhasil Ungkap Kasus Pelaku Curanmor Disertai 13 Barang Bukti

Berita7. Grobogan – Operasi Sikat Jaran Candi 2022 yang digelar 25 Agustus-13 September, jajaran Polres Grobogan berhasil mengungkap dan mengamankan tersangka pelaku curanmor disertai 13 barang bukti dari hasil kejahatan para tersangka .Hasil ungkap ini digelar di Polres Pati bersama Jajaran Polres se-eks Polwil Pati.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi,S.I.K.,M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Afitditya Arif Wibowo,S.I.K mengatakan , Polres Grobogan berhasil mengamankan 13 barang bukti dari hasil kejahatan para tersangka kasus curan diantaranya 12 unit sepeda motor serta 1 unit mobil kijang super.Jelas Kasat Reskrim /Senin 26/9/2022

Selain itu Kasat Reskrim(Afiditya) juga menyampaikan bahwa ada enam tersangka yang kami tahan tiga diantaranya adalah TO yaitu : -Lambang Saputro(28)warga desa Tlogorejo Kec Tegowanu
-Ahrul Saifudin(15) tidak di tahan warga dsn pedak desa nenduran kec. brati
-Muhamnad Ali Idris (17) warga dsn Dolah desa ngeluk Kec penawangan.
Sedangkan kasus non TO diantaranya,-Sutarno (42)warga desa putatbganten kec.karangrayung
-Suwaji(42)warga dsn pojok desa pojok kec.pulokulon
-Mustaqim(36) warga dsn Kayen desa rawoh kec.karangrayung,mereka melakukan aksinya di sejumlah titik diantaranya kecamatan,Godong,Toroh,Geyer,Purwodadi,sedangkan 2 tersangka TO ditangkap di Tegowanu dan Brati.Terang Kasat Reskrim Afiditya

Sementara itu salah satu korban curanmor (Ibu Igwan 46)warga desa ngrandah merasa senang dan gembira karena sepeda motornya jenis Yamaha Nmax berhasil ditemukan kembali dan itu berkat kerja keras dari anggota kepolisian Polres Grobogan dalam hal ini Satreskrim, ucapan terimakasih kepada Kapolres Grobogan beserta jajarannya tentunya pun disampaikan Ibu Igwan dengan perasaan terharu setelah diterimanya penyerahan kunci secara Simbolis oleh Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi ,S.I.K,.M.Sidi halaman Mapolres Pati.

Kapolres Grobogan AKBP Benny Setyowadi,S.I.K,.M.Si melalui Kasat Reskrim AKP Afitditya Arif Wibowo ,S.I.K ,menghimbau pada masyarakat agar lebih hati-hati dalam menaruh kendaraan nya serta jangan lupa untuk mengunci stank agar kendaraan aman terhindar dari curanmor.

Dalam kasus ini para tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,barang siapa mengambil suatu barang,yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum”, ungkap Kasat Reskrim Afiditya Arif Wibowo,S.I.K

@penulis : Toni s

Ruang Kepsek SD Negeri Sumurkondang ll di Bobol Orang Tak di Kenal

Berita7- Karawang-Ruang kepala sekolah (Kepsek) SD Negeri Sumurkondang ll yang berlokasi di Dusun Serang Desa Sumurkondang Kecamatan Klari Kabupaten Karawang dibobol orang tak dikenal.

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh Hasan, seorang penjaga sekolah saat patroli mengintari area sekolah.

“Saya tahunya jam 5 pagi waktu keliling,lihat pintu ruangan kepsek gemboknya sudah dibobol, pas saya cek udah rusak, ruangannya berantakan,” tutur Hasan kepada awak media.

Kapolsek Klari Kompol Ricky Adipratama yang meninjau ke lokasi mengatakan, pihaknya masih mendalami kasus pembobolan tersebut,(13/12/2022/).

“Kami menerima laporan ruangan kepala sekolah dibobol, sementara masih kami dalami dan masih meminta keterangan dari saksi,” kata Ricky.

Meski pihak sekolah tidak membuat laporan pengaduan, namun disampaikan Ricky, kepolisian akan tetap mengusut perkara pengerusakan tersebut.

Dalam rilis resmi yang dikeluarkan Polsek Klari, menyebutkan kerusakan dan merugikan material akibat pembobolan tersebut mencapai Rp. 2,5 juta.

(Tata)

Warga Minta Netizen Facebook Penghinaan Bupati Karawang Segera Terungkap

Berita7-KARAWANG – Pasca viral dan masih menjadi perbincangan sebagian publik Karawang, pihak kepolisian Polres Karawang diminta untuk segera mengungkap identitas netizen facebook yang membuat postingan penghinaan terhadap Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana.

Pemerhati pemerintahan, Asep Agustian SH.MH mengatakan, postingan status facebook ‘Iyan Pesek’ tersebut bukan hanya akan menyakitkan pribadi Bupati Cellica. Melainkan juga masyarakat Karawang secara umum. Karena apapun alasannya, Bupati Cellica merupakan simbol pemerintah daerah yang harus dijaga marwahnya.

“Sama halnya ketika kasus netizen yang menghina Presiden Jokowi yang kemudian diproses secara hukum, karena Jokowi adalah simbol negara. Maka, yang menghina bupati atau walikota pun harus dipidanakan juga”, tutur Asep Agustian SH.MH, Selasa (1/11/2021).

Menurut Askun (sapaan akrab), ada perbedaan yang sangat mencolok antara ‘mengkritik’ dengan ‘menghina’. Sehingga disimpulkan sementara, postingan status facebook Iyan Pesek masuk kategori penghinaan.

(Tata)

Polisi Masih Mengejar Pelaku Penusukan di Dusun Sungai Tebal Desa Nilo Dingin

Berita7-Merangin-Warga Kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin di hebohkan dengan kejadian pembunuhan yang terjadi di desa Nilo Dingin Dusun Sungai Tebal kecamatan Lembah Masurai (08/06/2021)

Korban berinisial SU 33 tahun warga desa Muara Cawang Kecamatan Tanjung Sakti Pamut Kabupaten Lahat telah di tusuk menggunakan sajam dengan orang yang tidak dikenal

Peristiwa ini terjadi di Dusun Sungai Tebal Desa Nilo Dingin kecamatan Lembah Masurai Kabupaten Merangin Jambi.

Menurut keterangan dari warga Dusun Sungai Tebal yang bernama Syalan mengatakan, pelaku penusukan belum dapat diketahui siapa yang menusuk korban.

Kejadian sekitar pkl.19.00 wib pelaku dalam pencarian oleh pihak kepolisian dan korban kini dibawa ke Puskesmas untuk ditangani lebih jelas,”jelas nya.

(Wan)

Oknum ASN Terancam 10 Tahun Penjara Dan Denda 10 Miliar

Berita7 . Merangin – Dua alat berat jenis Ekskavator berhasil diamankan jajaran Polres Merangin, tepatnya di Desa Nalo, Kec. Nalo Tantan, Kab. Merangin, Jambi. Selasa 01/06/2021 lalu.

Dua alat berat itu disinyalir digunakan untuk kepentingan ilegal aktivitas PETI (Penambang Emas Tanpa Ijin) yang mana penambangan emas ilegal itu selain meresahkan warga, juga merusak lingkungan hidup.

Namun bukan hanya alat berat saja yang berhasil diamankan, Polres Merangin menangkap belasan pekerja, yang diduga dipekerjakan ZF, seorang developer di Merangin sekaligus merangkap sebagai ASN.

Kapolres Merangin AKBP Irwan Andy Purnawan S.IK menyampaikan kasus ini akan didalami dan diselidiki lebih jauh. Tersangka akan dikenakan Pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara dengan hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda paling banyak 10 miliar.

“Ya, pemilik modal dan pekerja sedang dalam penyelidikan lebih lanjut. Tak menutup kemungkinan ada tersangka lain yang terlibat,” tutur AKBP Irwan.

Sat Narkoba Polres Tangsel Sita Barang Bukti Ganja dan Shabu Siap Edar Jabodetabek

Berita7 – Tangsel – Satreskrim Polres Tangerang Selatan telah menangkap jaringan narkoba yang rencananya akan diedarkan di Jabodetabek.

Dalam konferensi pers di Polres Tangsel, telah di sita sejumlah barang bukti seberat 22 (dua puluh dua) bungkus ukuran besar yang didalamnya berisikan narkotika sejenis ganja yg telah dikemas dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dengan berat bruto keseluruhan 22 kilogram.

11 (sebelas) bungkus ukuran sedang yg didalamnya berisikan narkotika jenis ganja yg telah dibungkus dengan menggunakan lakban berwarna cokelat dengan berat keseluruhan 2,4 kilogram.

Dua lintingan kertas berwarna putih berisi narkotika jenis ganja dengan total berat 2 gram.

satu bungkus plastik bening berisikan kristal putih ( narkotika jenis sabu) dengan berat keseluruhan 0,54 ( nol koma lima puluh empat) gram. Ditambah 1(satu) bungkus plastik klip bening yang berisi narkotika jenis sabu satu buah timbangan elektrik uang tunai sebanyak 1,7 juta dan 7 unit handphone.

Laporan polisi nomor LP .A .97
4 (empat) bungkus lakban berwarna cokelat yg didalamnya berisikan narkotika jenis ganja dengan berat 4 Kilogram 19 bungkus plastik bening yg berisi narkotika jenis Ganja dengan berat keseluruhan 1(satu)kilogram
2 (dua) Handphone
1 (satu) buah timbangan
1 (satu) unit motor Supra X 125

Dalam press rilis dalam Pengungkapan kasus narkoba jenis ganja dan shabu satuan reserse narkoba polres Tangsel berhasil menangkap tersangka IR als N (paring Bogor),R.L(depok),RN(paring Bogor),PC (aceh),F(Jakarta )(Timur),AY(jaktim),R(lampung) dengan total Barang buktinya keseluruhan ganja 29.46kg,Dhabi 2,69kg.

Dalam kronologis nya berawal Dari informasi masyarakat melakukan transaksi tempel ganja di daerah pamulang,Tangsel dan berlanjut dari hasil tappying nomor handphone yang merupakan jaringan Aceh,
Tim gabungan Satuan Narkoba Polres Tangsel dipimpin Kasat Narkoba Polres Tangsel IPTU Yuki us Qiuli.SH.M.H berhasil mengungkapkan Tindak Pidana narkotika jenis ganja sebanyak 25kg dan 1packet Narkotika jenis shabu dikontrakan Parung Bogor yang disita dari penguasaan para tersangka an sdr.IR als N,R.L,RN,A.A,PC.
.
Dari hasil pendalaman Tersangka PC selama 1(satu)bulan dan analisa handphone ditemukan percakapan bahwa akan ada transaksi didaerah TKP 2 dan TKP 3 kemudian tim gabungan sat narkoba polres Tangsel dibagi menjadi 2 tim yaitu tim 1 mengarah ke TKP2 dan Tim 2 mengarahke TKP 3.

Dari TKP 2 berhasil diamankan BB 5kg narkotika jenis ganja dicilangkap Jaktim dari Tsk an A.R als.F dan AY.Dan TKP3 berhasil diamankan BB 2,69kg Narkotika jenis shabu di Rest Area km 215 lampung dari TSK an R.

Ada pun menurut keterangan tersangka bahwa narkotika jenis shabu dan ganja akan die dark an diwilayah jabodetabek dan mereka Sudah mengedarkan sejak tahun awal 2020 dan mereka disinyalir merupakan jaringan sumatera.

“Untuk pengiriman narkobanya melalui darat dan didapatkan dari Medan,Palembang dan Lampung barang itu sudah masuk dijakarta dan akan di edarkan ke jabidetabek.”ucap kapolres Tangsel AKBP Iman Imannudin SH. SIK,MH.

Dari perbuatan para tersangka terse but diatas terancam hukuman pasal 114 what 2 ,subside Pascal 111 what2,subsided Pascal 112 ayat 2 ,UU RI No 35 tahun 2009 ten tang Narkotika,dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 6tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana paling sedikit 1(Satu)milyar rupiah dan paling banyak 10milyar
(Arifin)

Sering Ditemukan Kasus Korupsi, KPK Ingatkan Agar Proses PBJ Transparan

 

Berita7 – Banten -KPK mengajak pemda se-provinsi Banten untuk serius mengawasi titik rawan PBJ. Hal ini disampaikan pada kegiatan rakor pengawasan PBJ secara daring. Tanggal 4 Mei 2021.

“Titik rawan PBJ sering ditemukan dalam kasus korupsi yang ditangani APH antara lain pengaturan atau manipulasi pemenang, mark-up HPS, HPS ditentukan vendor, barang tidak sesuai spek, sistem “bagi-bagi kue” serta kickback seperti suap dan gratifikasi,” ujar Direktur Korsup Wilayah II, Yudhiawan.

Sekda Virgojanti memaparkan “rekap data perencanaan PBJ Tahun 2021 di Pemkab Lebak. Ia menyebut 519 paket dengan total nilai Rp332 Miliar. Terdiri 257 paket dengan pagu Rp303 Miliar menggunakan proses tender & 262 paket, pagu Rp28,9 Miliar non-tender. 79% paket dengan nilai pagu Rp262 Miliar merupakan jenis pengadaan konstruksi.

KPK mengingatkan agar proses PBJ senantiasa dilakukan secara transparan, akuntabel, yang dilandasi nilai kejujuran & integritas.

(Red)

Pencurian dengan Kekerasan di Ciduk Reskrim Polsek Ciputat Timur

 

Berita7 Tangsel – Pada hari Kamis 08 April 11.20 WIB di Jl. Suka Bakti II RT 02/06 Kel. Serua Indah Kec. Ciputat Tangerang Selatan telah terjadi Tindak Pidana percobaan pencurian dengan kekerasan. Tindak Pidana pencurian dengan kekerasan tersebut di lakuka oleh tersangka RR (tertangkap), AN (DPO), AP (DPO dan RT DPO), jelas Kapolsek Ciputat Timur Kompol Jun Nurhaida Tumpubolon SH. Di dampingi Kanit Reskrim Polsek Ciptim AKP Hitler Napitupulu, SH. MA dalam jumpa Pers Jumat (23-04-2021) digelar di halaman Polsek Ciputat Timur.

Para tersangka melakuka akan mengambil barang-barang yang berada di dalam rumah seperti perhiasan dan uang yang mudah diambil. Para pelaku saat akan melakukan pencurian susah mempersiapkan diri dengan menggunaka alat seperti obeng untuk mencongkel pintu atau jendela serta membawa 2 (dua) jenis senjata airsofgun yang dibawa oleh Tersangka RR dan tersangka AN (DPO).
Para pelaku tidak berhasil mengambil barang dikarenakan perbuatan para tersangka di ketahui oleh orang lain dan bukan kemauannya tersangka sendiri. Para pelaku dalam mempermudah untuk melarikan diri dengan cara mengeluarkan senjata airsofgun, tersangka RR senjata airsofgun berhasil di rebut oleh korban sedangkan 3 (tiga) tersangka lainnya berhasil melarikan diri, namun sebelum melarikan diri sempat menembakan senjata air softgun kearah korban dan warga sehingga mengenai korban yang bernama RF dan saksi AS.

Pelapor RF mengalami luka lecet berbentuk bulat berwarna hitam di tungkai kaki kanan, Peran masing-masing Tersangka:
1. RR sebagai yang melakukan mencurian dan membawa senjata airsofgun
2. RI sebagian menunggu di sepeda motor dan mengawasi serta boncengan dengan RR
3. AP sebagai menunggu di sepeda motor dan mengawasi situasi serta boncengan dengan AN
4. AN sebagai yang menyiapkan obeng, membawa senjata airsofgun, menunggu di sepeda motor bersama AP dan mengawasi situasi serta di duga yang melakukan penembakan kearah korban dan warga.

Modus operandi, Para Tersangka melakukan perbuatannya dengan menggunakan senjata air softgun.

Tersangka:
1. Nama: RR, Biaro baru 06 Maret 1986, laki-laki, tani, Alamat: Jl. Pauh I Rt. 00/00 Kel. Pauh I Kec. Rawas Ilir Kab. Musi Rawas Utara Sumsel / Pondok Jagung Pondok Aren Tangsel.
2. AN (DPO)
3. AP (DPO)
4. RI (DPO)

Barang Bukti:
– 1 Pucuk senjata air softgun 38 S&W SPL
– 5 Butir peluru Gotri
– 1 selongsong
– 1unit sepeda motor Yamaha Mio M3 no. Pol B 5202 TBB
– 1 unit hp merk Nokia warna biru

Pasal yang di langgar, Pasal 365 KUPidana Jo 53 KUHPipdana denga ancaman dengan pidana 9 (sembilan) tahun penjara, pungkas Kapolsek Ciputat Timur.

(Elia/Ar)

Karena Sering Dihina Dan Dimarahi Dengan Kata-Kata Kasar Majikan Dibunuh Oleh Kuli Bangunan

Berita7. Tangerang Selatan – Satuan Reserse Kriminal Polres Tangerang Selatan mengungkap tindak pidana yang terjadi di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan, kali ini perkara yang berhasil dugaan pembunuhan berencana dan atau pencurian dengan kekerasan terhadap dua korban yang salah satu nya WNA (Kewarganegaraan Jerman), jelas Kapolres Tangerang Selatan.

AKBP Dr. Iman Imanuddin, S.H, S.I.K, M.H. di dampingi Kapolsek Serpong KOMPOL Yudi Permadi. S.S, S.I.K. dalam Konfrensi Pers Minggu (14-03-2021) di halaman Polres Tangerang Selatan.

Waktu kejadian penangkapan:
TKP 1 (Kejadian)
Hari Jumat, 12 Maret 2021 sekitar pukul 22.30 WIB di Rumah Korban yang beralamat di Giri Loka 2, Jl. Merbabu Sektor IV-2 Blok A/3 Rt. 001/002 Kelurahan Lengkong Wetan, Kecamatan Serpong Tangerang Selatan.

TKP 2 (Penangkapan)
Hari Sabtu, 13 Maret 2021, sekitar pukul 15.30 WIB, di Tumbun Utara, Bekasi. Pengungkapan dan penangkapan tersangka dilakukan kurang dari 24 jam atau 18 jam setelah terjadinya peristiwa pidana.

Motif korban merupakan kuli yang berkerja melakukan renovasi rumah korban sejak 22 Februari 2021 dan di berhentikan pada 8 Maret 2021. Tersangka merasa sakit hati karena sering di hina dan kata-kata kasar dan sering di tunjuk-tunjuk dengan menggunakan kaki oleh Korban 1 (NS), dan di tampar sebanyak 2 (dua kali oleh Korban 2 (KEN).

Kronologi, tersangka berangkat seorang diri dari rumahnya di daerah Legok dengan mengendarai sepeda motor dan langsung menuju kediaman korban dengan niat untuk membunuh para korban.

Setibanya di kediaman korban, tersangka masuk dengan memanjat pagar tembok untuk masuk ke pekarangan rumah, selanjutnya memanjat steger yang terpasang pada dinding rumah untuk kemudian naik keruang kerja korban di lantai 2 yang tersangka ketahui tidak pernah di kunci.

Setelah kurang lebih 2 menit berada di lantai 2, tersangka mengetahui bahwa korban sudah masuk kedalam kamar untuk beristirahat. Selanjutnya korban turun melalui tangga dan melihat ada sebilah kapak yang kemudian di ambil dan di selipkan dipinggang sebelah kanan tersangka.

Tersangka kemudian mengetuk pintu utama dari dalam untuk mendapatkan perhatian dan memancing korban keluar dari kamarnya. Korban 1 (NS) kemudian keluar kamar menuju pintu utama, dan saat jarak kurang lebih 2,5 m dari pintu utama, tersangka membekap Korban 1 (NS) dan dibawa ke kamar untuk kemudian di lukai dengan menggunakan Kapak yang di ayunkan kearah dagu sampai ke leher, serta lengan sebelah kiri Korban 1 (NS).

Mendengar kericuhan tersebut, Korban 2 (KEN) yang sedang tertidur di dalam kamar tersebut terbangun, dan sesaat setelah terbangun, tersangka langsung mengayunkan kapak ke arah leher dan dagu korban sebanyak 6 kali.

Setelah itu tersangka keluar rumah untuk melarikan diri dan sempat melihat Saksi A (Asisten rumah tangga) yang pada saat itu ketakutan dan berusaha meninggalkan rumah korban untuk menyelamatkan diri.

Setelah berhasil melarikan diri, tersangka menuju kediamannya di wilayah Legok untuk berganti pakaian, kemudian menuju stasiun Kota Tua Jakarta dengan menggunakan ojek online untuk pergi menggunakan kereta Api ke wilayah Tambun Bekasi. Tersangka di tangkap di sekitar rumah saudaranya di Tambun Utara, Bekasi pada Sabtu, 13 Maret 2021, sekitar pukul 15.30 WIB, setelah selesai memperbaiki sebuah Pompa milik warga.

Korban, KEN (84 Th) Laki-laki, WNA (Kewarganegaraan Jerman).
NS (53 Th) Perempuan, WNI.

Tersangka, WA, Laki-laki, 22 Tahun dengan Barang Bukti, 1 (satu) buah Kampak dengan bercak darah, 2 (dua) unit HP, uang Rp. 220.000.00, jaket dengan bercak darah milik tersangka, Sepeda motor berwarna merah B 6887 WUQ, pakaian korban.

“Pasal yang di langgar, pembunuhan dengan rencana sebagaimana dimaksud dalam Pasal 350 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun, atau 365 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 15 tahun,” ujar kapolres.

( Arifin )

Pelaku Pengedar Narkoba Berhasil Di Tangkap SAT Reskrim Polres Pesawaran

Berita7. Lampung- Satuan Reserse Narkoba Polres Pesawaran berhasil mengamankan Junaidi Bin Matlias (29) Karyawan Swasta warga Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran, Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Dikatakan Kapolres Pesawaran AKBP. Vero Aria Radmantyo,
penangkapan Junaidi (29) berawal dari informasi masyarakat bahwa tersangka sering melakukan transaksi narkoba.

“Kronologis ungkap, bermula dari laporan informasi masyarakat bahwa tersangka (Junaidi) sering melakukan transaksi narkoba di Tempat Kejadian Perkara (TKP)
Desa Suka Jaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan Kabupaten Pesawaran,” kata Kapolres.

Kemudian,
” Anggota satres narkoba Polres Pesawaran melakukan under cover buy dengan tersangka di TKP, saat tersangka datang menemui anggota langsung dilakukan penyergapan kemudian barang bukti (BB) sesuai pesanan berhasil ditemukan saat dilakukan penggeledahan,” jelas Vero.

Selanjutnya ditambahkan Kapolres Pesawaran,
” Tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Pesawaran guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,
adapun barang bukti tersebut berupa 3 (tiga) bungkus plastik klip bening berisi kristal diduga narkotika jenis sabu seberat brutto
2,70 gram dan 2 (dua) unit handphone serta uang tunai senilai Rp 2.250.000,-( dua juta dua ratus lima puluh ribu rupiah),
Tersangka ( Junaidi ) melanggar
Pasal 112 ayat (1) sub Pasal 114 ayat (1) UU. RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika,” pungkas Kapolres.

( Zal / Sap )

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.