Kecewa Dengan Jalan Rusak, Masyarakat dan Jalamas Turun Aksi Tanam Pohon Pisang di Jalan

Berita7Net – SERANG | Forum yang Mengatasnamakan Jaringan Lembaga Media Mahasiswa dan Ormas (JALAMAS) turun ke jalan menuntut Pemerintah Kabupaten Serang lebih bijak dalam mengutamakan skala prioritas Pembangunan jalan.

Aksi yang dilakukan oleh JALAMAS merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap Pemkab Serang, terutama DPUPR dalam melaksanakan program pembangunan jalan untuk masyarakat.

“Aksi yang kami lakukan merupakan salah satu bentuk kecewakan terhadap Pemda Serang yang kurang melek untuk kepentingan masyarakat. Jalan yang harusnya jadi prioritas justru diabaikan,” kata koordinator aksi, Lukman, saat audensinya, di Kantor Kecamatan Binuang, Kamis (27/5/2021).

Menurutnya, DAPUR Kabupaten Serang juga gagal dalam menjalankan fungsinya dalam melaksanakan program pembangunan. Yang mana kata dia, pembangunan jalan yang ada juga saat ini mangkrak dan tidak jelas proses dan progresnya.

“Bagaimana yang jalan hancur akan segera dibangun, yang sedang di bangun saja mogok alias mangkrak. Dan ini jelas bentuk kegagalan pihak DPUPR dalam melaksanakan tugasnya,” tegasnya.

Lukman menegaskan, progam pemerataan pembangunan yang di gembar-gemborkan Bupati Serang serasa janji Palsu (PHP). Dan itu jelas di beberapa ruas jalan Kabupaten seperti Mandaya – Sukamapir, Binuang – Mekarsari dan Warung Bandrek – Wewuluh hingga saat ini tidak tersentuh pembangunan.

“Kami minta Bupati Serang jangan hanya bisa mimpin rapat di Kantor, sesekali cek mana saja masyarakatnya yang butuh perhatian,” tegasnya.

“Ini aneh, jalan yang baru serah terima aset dibangun. Jalan yang jelas jelas milik Kabupaten Serang justru diabaikan,” imbuhnya.

Lukman juga mengatakan, jika tiga jalan yang saat ini masih belum tersentuh itu jelas dibutuhkan masyarakat. Selain dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, jalan itu sudah sangat lama tidak di perhatikan.

“Kami minta, baik DPRD maupun Bupati Serang dan juga DPUPR dapat sesegera mungkin memberikan jawaban atas keinginan masyarakat atas pembangunan jalan Mandaya – Sukampir, Warung Bandrek – Wewuluh dan Binuang-Mekarsari,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Forum Jurnalis Serang Raya (FJSR) Ansori menambahkan, jika aksi damai yang dilakukan bersama masyarakat merupakan bentuk keprihatinan terhadap kebijakan pemerintah daerah. Yang mana, kata Ansori di Kecamatan Binuang dan Carenang masih ada jalan yang tidak tersentuh pembangunan.

Ansori juga meminta DPRD Kabupaten Serang tidak hanya pintar bicara. Tapi lebih pada mendengar aspirasi masyarakat dan menjadi kontrol OPD-OPD yang menjadi pelaksana program untuk kepentingan masyarakat.

“Kami minta jangan sampai masyarakat mengeluarkan mosi tidak percaya kepada DPRD. Jadi tolong dengar aspirasi kami,” tegasnya.

Soal skala prioritas pembangunan, lanjut Ansori, ia dan masyarakat menginginkan sesegera mungkin dibangun jalan penghubung di dua Kecamatan Carenang dan Binuang yang sudah masuk dalam setiap Musrenbang.

Sementara itu, kata Ansori soal mangkraknya pembangunan jalan Cikande-Binuang dengan nilai anggaran Rp. 23 milyaran menjadi Rp. 26 milyar yang dikerjakan PT. Banten Kidul Jaya Utama yang saat ini mangkrak hampir 4 bulan, dalam hal ini Kabid Binamarga DPUPR Kabupaten Serang Selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) harus tegas dan transparan.

“Kami juga minta PPK tegas. Kapan akan dilakukan pembangunan lanjutan, atau blacklist perusahaan kontraktor yang tidak mampu mengerjakan pekerjaan itu. Jangan saling lempar seperti main petak umpet. Ingat pembangunan ini menggunakan uang rakyat bukan uang pejabat,” tegasnya.

Sementara itu, perwakilan pihak DPUPR Kabupaten Serang yang hadir dalam audiensi di Kantor Kecamatan Binuang menyampaikan bahwa, dirinya akan segera menyampaikan apa yang menjadi tuntutan warga terkait aksi damai yang di gelar JALAMAS.

“Semua masukan dan tuntutan rekan-rekan akan segera saya sampaikan ke pimpinan (Pak Kadis-red) dan pejabat lainnya. Saya ucapkan terima kasih,” ucapnya singkat. (Abl)

Sekjend POKDARWIS BANTEN, Mempertanyakan Kebijakan Gubernur , Penutupan Sementara Destinasi Wisata Di Anggap Merugikan Pihak Lain.

Berita7. CILEGON – Sekjend POKDARWIS BANTEN Firman Kiki,S.Sos, Amat menyayangkan keputusan bapak Gubernur Banten, pasalnya dimomentum ini lah para pelaku wisata mendapat kan penghasilan tambahan.Penutupan ini bukan saja merugikan kami para pelaku wisata, melainkan banyak yang terlibat didalamnya, seperti; Tukang parkir, penjual kaki lima dll yang mencari nafkah di kegiatan wisata, yang mana seharusnya momentum ini dapat membantu perekonomian masyarakat Banten itu sendiri, malah sebaliknya dengan adanya edaran penutupan tersebut.
Bagi kami Harusnya pemerintah lebih antisipastif lagi dalam menghadapi hal-hal yg akan terjadi seperti meludaknya pengunjung dll, karna wisata sudah ada sejak bertahun-tahun.

Betul kami tidak bisa menjamin soal penyebaran Virus Corona diakibatkan wisata, tapi sebaliknya apakah pemerintah juga sudah bisa menjadi kebutuhan ekonomi para pelaku wisata seperti kami-kami, toh pelaku wisata tidak meminta bantuan bapak Gubernur memikirkan nasib ekonomi kami, corona menyerang kita semua mulai dari para Nelayan, Pentani, Guru dll namun mereka masih bisa beraktivitas dan mendapat penghasilan, tidak seperti kami para pelaku wisata.

Kalau saya lihat, Pemerintah pusat sudah memberlakukan tidak boleh mudik, jadi bagi saya yg berkunjung itu orang-orang yang berasal dari daerah banten itu sendiri, yang tergolong aman dari Covid-19,

“Karna kan Banten masuk di Zona Aman.
Pertanyaan yang mendasar dari pikiran saya, Apakah Pak Gubernur selaku pemilik kebijakan tidak punya cara atau alternatif lain selain menutup lokasi wisata, misal membatasi jumlah pengunjung, memperketat Protokol kesehatan.
Dan Harusnya pemerintah Banten sedari awal bersinergi dengan para pelaku wisata untuk membahas ini sebelumnya, bukan langkah-langkah taktis yang akhirnya merugikan rakyat kecil yang penghidupkannya dari dunia wisata.

Bagi kami pemerintah Banten
Harus mengkaji ulang atas Edaran penutupan lokasi wisata.
Dengan mempertimbangkan nasib masyarakat yang mata pencariannya dari wisata. Agar keputusan Pak gubernur menjadi keputusan yang bijaksana.
Kebijakan publik seharusnya diputuskan berdasarkan analisis yang kuat dan mengetahui berbagai dampak yang akan terjadi, Bukan terksesan mendadak dan Taktis, dengan dalih kondisi dan pencegahan,

Kami selaku publik sangat mempertanyakan kebijakan tersebut, yang menurut sudut pandang kami (Kurang Bijak) merugikan pihak lain.

Asr

Fakta Suara Bangsa<<<Fakta Suara BangsaBerita7Fakta Suara Bangsa>>>Fakta Suara Bangsa

Atribut Direction di Tag Marquee

Mendukung Suharta, ini yang Dilakukan Warga

Dukungan untuk Suharta dalam pemilihan Kepala Desa Malang Nengah terus mengalir dari warga setempat. Uniknya, warga kreatif membuat spanduk yang terbuat dari kain putih dan menuliskan memenangkan pasangan Suharta. Jakarta, Kamis (22/4/21)

Coret-coretan semarak ini berdiri dibeberapa titik di Desa Malang Nengah. Spanduk tersebut bertuliskan

“Kami Warga Kp Pambuaran Siap Memenangkan Suhartw Bin. H. Sanen Menjadi Kades Malang Nengah”

Salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya menyampaikan bahwa ini bentuk dukungan dan perjungan kami untuk Pak Suharta

” Ini bentuk dukungan, konsisten dan perjuangan kami untuk Pak Suharta. Kami yakin beliau yang terbaik membawa desa ini lebih baik kedepan” Ujarnya.

Ia melanjutkan, berharap agar masyarakat setempat memberikan harapan terbesar untuk Pak Suharta

“Harapan terbesar saya agar masyarakat memberikan amanat ini kepada Pak Suharta” Tutupnya. (Abl)

FKDMI Kabupaten Tangerang dirikan Lembaga Baitul Mal

Berita7Net. Tangerang – Dewan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Kabupaten Tangerang mendirikan Lembaga Amal untuk pembinaan Kaum Dhuafa dan Anak Yatim/Piatu, Tangerang (12/04/2021).

Pendirian Lembaga Baitul Mal itu bertujuan untuk memberikan pembinaan kepada keluarga Kaum Dhuafa dan anak-anak Yatim/Piatu dengan harapan bahwa mereka dapat perhatian sesuai dengan perintah Allah Swt. menurut QS. Al-Maun.

Ketua DPC FKDMI Kabupaten Tangerang Ust. Rajudin mengatakan bahwa dirinya bersama kawan-kawan Pengurus Cabang Forum Komunikasi Da’i Muda Indonesia Kabupaten Tangerang berkeinginan untuk memberikan perhatian kepada masyarakat kurang mampu atau Kaum Dhuafa dan anak Yatim

“Sesuai dengan perintah Allah dalam Al-Qur’an Surah Al-Maun, disitu dijelaskan tentang bagaimana kaum muslimin untuk menyisihkan sebagian hartanya untuk anak Yatim” Katanya.

Raju menambahkan bahwa ada beberapa pesan dalam surat al-Maun bahwa orang yang menelantarkan kaum dhuafa atau mustadhafin tergolong ke dalam orang yang mendustakan agama.

“Ibadah shalat memiliki dimensi sosial, dalam artian bahwa tidak ada faedah shalat seseorang jika tidak dikerjakaan dimensi sosialnya” Tegasnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Baitul Mal FKDMI Kabupaten Tangerang Kusni mengatakan bahwa Nasihat dalam Al-Qur’an Surah Al-Maun mengingatkan kepada orang yang ahli dalam beribadah yang akan tetap digolongkan sebagai pendusta agama jika tidak memiliki kepedulian sosial terhadap sesama.

“Pada surat al-Maun itu menyadarkan orang yang beriman yang taat beragama, orang yang tekun dalam shalat, rajin dzikir, rajin membaca al-Quran, serta berulang-ulang menunaikan ibadah haji dan umrah akan tetap dikelompokkan dalam sebagai pendusta agama, jika beribadahnya itu tidak melahirkan kepedulian sosial terhadap kaum dhuafa” Pungkasnya. (Abl)

Posraya Indonesia : Mengutuk Keras Aksi Terorisme di Gereja Katedral Makasar

Berita7Net. JAKARTA – Ketua Umum Posko Relawan Rakyat Indonesia (Posraya Indonesia), Jepri, S.IP mengutuk keras aksi bom bunuh diri yang terjadi Minggu (28/3) di depan Gereja Katedral Makasar.

Menurut Jepri, aksi terorisme di rumah ibadah merupakan tindakan yang tidak bisa diberikan toleransi sedikit pun.

“Kami semua mengutuk keras atas aksi yang terjadi di depan Gereja Katedral Makasar hari ini, tidak boleh ada ruang bagi teroris di Negara ini”, ucap Jepri.

Jepri menyampaikan turut berduka atas kejadian tersebut, dan menyatakan aksi itu sangat menciderai nilai kebhinekaan.

  1. “Sebagai bangsa besar dengan bhinneka tunggal ika, aksi teror bom semacam ini harus kita lawan, dan para teroris adalah musuh kita”, kata Jepri. (Abl)

Tempat Wisata, Kopi Asli Sanggabuana Karawang Tegalwaru Raos.Jasa

Berita7. KARAWANG- Suasana alam wajib dilestarikan khususnya wahana Alam Puncak Sempur, selain menikmati suasana alamnya ada juga suasana raos jasa yakni Cafe 99 yang terletak di Kampung Calingcing, RT 08 Desa Cintalaksana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang Jawa Barat.

Alam indah sekeliling gunung tentu elok di pandang hilangkan kesunyian mampir di Cafe 99.

Diketahui ternyata Cafe 99 tentu salah satu tempat favorit muda mudi banyak pengunjung lupa kegalauan seakan terhifnotis tenggelam akan ke indahannya sambil duduk duduk santai minum kopi ciri khas kopi Sanggabuana.

Eris Suhendra, salah satu Owner tunggal Cafe 99 Kampung Calingcing, sambil tersenyum guyon di saat duduk santai menuturkan kepada media, Jum,at (12/3/21).

“saya hanya punya Cafe 99 Karawang ini hanya buat ajang shering duduk santai.

Cafe 99 ini terbuka untuk semua kalangan baik itu muda mudi ataupun pihak intasi terkait,

Disini banyak beraneka makanan, cemilan roti kering, roti bakar dan masakan siap saji lain nya, tentu bisa dinikmati untuk kalangan bawah.

Silahkan bagi penikmat pecinta kopi datang kunjungi dan nikmati alam dengan menikmati Kopi Khas Cafe 99. Ajaknya.

Di tempat yang sama ditemui salah seorang pengunjung Endi Sudiana yang di ketahui selaku Ketua Karangtaruna

sambil duduk santai dan di dampingi Eris Suhendra mengatakan, Saya sangat menikmati aroma kopi Sanggabuana Cafe 99, saking nikmatnya saya ketagihan . bahkan hampir setiap hari libur saya berkunjung datang ke Cafe 99 ini. Pungkasnya.

(Tata)

Wartawan Kupas Merdeka Alami Pemukulan dan Pembacokan Usai Jalani Tugas Liputan, Aparat Kepolisian Diminta Segera Bertinda

Berita7Net. SERANG (KM) – Penganiyayaan terhadap profesi Jurnalis kembali terjadi, hal tersebut dialami oleh Acun Sunarya, seorang wartawan dari Media online Kupas Merdeka yang bertugas diwilayah Serang, Provinsi Banten yang mengalami pemukulan dan pembacokan sepulangnya dari tugas liputan kegiatan Dinas lingkungan hidup (LH) bersama tim Gabungan Satpol PP untuk meninjau galian C yang berada di wilayah Propinsi Banten dan Kabupaten Serang, Kamis (05/11/2020).

Dari pengakuan Wahid, diperoleh informasi kronologis terjadinya pemukulan dan pembacokan yang dilakukan oleh oknum warga bernama Ahmad/Bawek yang terjadi sekitar pukul 21.00 wib.

“Awal kejadian sehabis liputan dari Provinsi Banten, ada yang konfirmasi untuk minta bertemu saudara Wahid sebagai Kabiro Serang Kupas Merdeka di wilayah Pamarayan yaitu Bunyamin, warga Kampung Catang, Desa Catang,” ujar Wahid.

“Saat pertemuan tersebut saudara Bunyamin menanyakan cek lokasi (audit) dari Provinsi dan gabungan dari Kabupaten dan satpol PP ke Desa Sangiang Kecamatan Pamarayan, di situlah terjadi keributan sampai Saudara Ahmad/Bawek memukul dan membacok menggunakan sebilah golok sebanyak tiga kali kepada saudara Acun Sunarya dari jurnalis kupasmerdeka.com, Alhamdulilah saudara Acun Sunarya selamat dan bisa menghindar dari pembacokan tersebut,” jelasnya.

“Kami selaku tim dari jurnalis kupasmerdeka.com meminta agar pihak hukum di wilayah serang Banten secepatnya bertindak, agar kedepannya terjamin kenyamanan dan keamanan jurnalis dalam melaksanakan tugas liputannya sebagai kontrol sosial,” pungkasnya.

Reporter: Ade Irawan
Editor: HjA

KESAKSIAN EPUL BAKHRI SOPIR MOBIL SIAGA. ASPIRASI DARI DEWAN HJ. AIDA FRAKSI DEMOKRAT

Berita7Net. TANGERANG – Kisruh dugaan penarikan mobil siaga Hibah Aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Hj Aida yang ramai di media online membuat Hj Aida angkat bicara, saat ditemui dikediaman Hj Aida yang merupakan Anggota Fraksi Demokrat, dirinya membantah atas pemberitaan di salah satu media online yang mengatakan ” Mobil Hibah di Desa Tegal Kunir Kidul Ditarik Kembali Oleh Oknum Anggota DPRD” menurutnya pemberitaan itu ngawur dan dipandang sepihak
“Team Kami Bukan mengambil apalagi menarik, melainkan Mobil Siaga itu di bawa ke Bengkel lantaran Miris sekali karena kondisinya tidak terawat” Ungkap nya pada Jumat (06/11/2020)

Hj Aida menambahkan, mobil Siaga tersebut merupakan hibah dari Anggaran APBD Tahun 2017, dimana itu merupakan Aspirasi Dewan yang diperuntukan bagi masyarakat

“Saya merasa kecewa kepada pihak pemerintahan desa atas tudingan yang berlebihan, perlu diingat bahwa mobil itu bukan berasal dari anggaran desa melainkan pagu dewan jadi jelas mana tanggung jawab dan mana kewenangan,” Imbuh Aida


Ditempat dan hari yang sama Epul Syaipul Bahri yang merupakan supir Mobil Siaga dibuat geleng geleng kepala, dirinya memberikan kesaksian yang mengejutkan bahwa tudingan terhadap dirinya yang menjadikan mobil siaga sebagai ajang bisnis terlalu berlebihan

“Sudah 3 tahun saya jadi pelayan di mobil ini, ko malah tiba-tiba ada staitment saya menggunakan nya sebagai ajang bisnis, jelas itu terlalu berlebihan, justru saya berterimakasih kepada Ibu Dewan HJ.Aida dimana saya selama ini bisa membantu masyarakat sebagai pelayan Mobil Siaga di Desa Tegal Kunir Kidul.” Jelasnya

Epul pun menjelaskan, prihal kompensasi atas jasanya melayani masyarakat justru dilarang oleh Pemerintah Desa untuk meminta pungutan ke warganya.

“Masalah meminta saya juga dilarang oleh desa jangan meminta apapun kepada warganya, urusan ini itu biar desa yang bertanggung jawab, disini siapa yang melanggar kesepakatan? Bahkan pajak saja bisa sampai 3 tahun mati. Parah nya mobil tersebut tidak layak, akhirnya saya bawa ke Bengkel” Tutur Epul (Abl)

GMDM Gelar Baksos Bagi Sembako Untuk Warga Tangsel

Berita7NetTangsel – Ormas penggiat anti narkoba GMDM Tangsel (Garda Mencegah Dan Mengobati ) kembali mengadakan baksos bagikan sembako dan nasi kotak berturut2 sampai hari jumat dini hari utk masyarakat yg terdampak covid 19 (17/6)

Dalam agenda giat pembagian sembako Ketua DPK GMDM Tangsel Steven Jansen mengatakan tujuan kegiatan dari GMDM berbagi untuk negeri dilaksanakan di wilayah serpong utara sebelumnya kita sudah membagikan sembako di kelurahan RMJ kampung mekar jaya dan beberapa kelurahan atau kecamatan seTangsel bersama anggota dewan dari ketua fraksi PSI bro ferdiansyah

BacaSosialisasi PSBL RW. Di KecamatanCibodas Dipimpin Langsung Oleh Camat

Relawan anti narkotika GMDM( Garda Mencegah dan Mengobati) pada hari ini alhamdulilah diberi kesempatan untuk berbagi dengan masyarakat terutama bagi mereka yang saat ini sedang kesulitan ekonomi dan kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka sehari hari.

“Karena itu para relawan dan donatur donatur bersama sama menyumbangkan bagian dari pendapatannya untuk diserahkan kepada mereka yang sekarang ini sedang mengalami kesusahan baik bagi mereka yang di PHK dari tempat pekerjaannya dan bagi mereka yang memang kita lihat sangat membutuhkan bantuan seperti tuna netra, anak jalanan, tukang parkir, pemulung dan janda tua, maka oleh karena itu kami membagikan paket sembako tahap kedua selebihnya nanti akan diberikan door to door sesuai nama dan alamat yang sudah kita lihat pantas diberi bantuan.

“Dan saya sendiri berterimakasih untuk seluruh relawan yang terlibat, baik dari wartawan dan GMDM Tangsel,” lanjutnya

Kiranya apa yang sdh kita lakukan sangat membantu masyarakat yg benar benar kesulitan, dan dapat di rasakan oleh masyarakat kita. setelah itu tentu di bulan syawal ini kita bisa berbagi dan saya juga berharap kegiatan seperti ini tetap bisa kita lakukan terus menerus dan dapat dilakukan jg oleh ormas ormas lainnya ,lembaga lainnya utk saling berbagi kasih kepada sesama yg membutuhkan tentunya dengan tetap mengikuti prosedur yg menjadi ketentuan pemerintah.

Selanjutnya kita akan bergerak terus di tangsel utk melakukan kegiatan P4GN ketika sdh diperbolehkan utk mengumpulkan masyarakat. utk saat ini kita melakukan penyuluhan melalui sosmed/online ataupun melalui zoom dgn berbagai elemen masyarakat, semoga badai ini cepat berlalu dan covid 19 segera hilang, ungkapnya

(Hendra Lesmana)

Camp Hills Eco Stay Resort, Tempat Wsata Untuk lKeluarga Bernuansa Tenda

Bogor
Berita7.net  – Wisata  tenda sebagai tempat berwisata bagi keluarga, Company Outting ataupun sarana wisata outdoor bagi pelajar dan mahasiswa, yang berada di Jalan Wisata Gunung Salak Endah, Pamijahan, Kabupaten Bogor, launching “Selfie Park” sebagai wahana baru.

Dengan konsep menyatu dengan alam, Camp Hills memberikan suasana relax dan menyenangkan sebagai pengalaman menyenangkan dengan pemandangan yang alam, yang dilengkapi Yoga, Pemancingan, Put put Golf, Guided Hiking, Outbound Training, Paint Balls, Fun Games, Flying Fox, Barbeque, Studio Alam, Kolam Renang Anak, Restourant, Cafe, Mini Market, Mushola.

Selfie park yang baru dibuka Camp Hills, menurut Pemilik Resort Agus Guntoro, usai pemberkatan dan simbolis potong pita, didampingi Istrinya (Sarah) mengatakan, untuk melengkapi kebutuhan pengunjung juga dibuka Camp Hills Glamping Resort Cafe & Restourant, yang juga memberikan pemandangan keindahan alam Gunung Salak- Bogor dengan tema “Rekreasi Sambil Mengenal Alam”.

“Kami menawarkan spot baru yaitu selfie park dengan 30 wahana yang ada didalamnya, agar lebih menarik pengunjung untuk lebih mengenal alam dan menghargai alam dengan menjaga kelestariannya,” ujarnya, Sabtu (29/3/2020).

Sebagai Direktur Lembaga Budaya Universitas Trisakti, dirinya juga menjelaskan, selain 30 wahana baru dari selfie park, Camp Hills yang memiliki luas 12 Hektare, sudah memiliki 26 wahana yang tidak kalah menarik. Namun, wahana selfie park akan lebih memberikan sensasi lebih bagi para pengunjung.

“Sebelumnya kami juga sudah memiliki 26 wahana, salahsatunya track hutan bambu, tebing benteng menuju wisata Curug Cigamea. Cuma bayar Rp.30.000,- kami mencoba memberikan sensasi baru perpaduan seni budaya dan modern, disini juga kami buat jembatan gantung dan tambahan wahana yaitu becak terbang,” terang Agus.

Dirinya berharap, masyarakat di berbagai daerah dapat mencoba berwisata dengan lebih mengenal alam ke Camp Hills Eco Park, dapatkan sensasi menarik untuk mengedukasi kekayaan alam yang ditawarkan.

“Semoga Camp Hills menjadi destinasi wisata baru pilihan masyarakat selain puncak, karna disini lebih terjaga alamnya dan kami akan mengedukasi pengunjung untuk lebih menghargai, merawat dan menjaga alam,” tandasnya.

Sebagai pengelola, Sarah juga mengungkapkan, bahwa wahana selfie park, dibuat dengan desain unik untuk melengkapi kebutuhan pengunjung di era millenial.

“Kita buat mural 3D yang nampak nyata dengan aslinya untuk pengunjung berselfie ria, juga ada spot suasana Antartika yang mirip dengan aslinya ada beruang kutub dengan rumah salju. Jadi pengunjung gak usah jauh-jauh lagi, cukup disini sudah seperti disana, dan disini kita sediakan tukang foto, selain hasil selfie buat ngelengkapin gakeri media sosial, pengunjung bisa langsung cetak foto untuk kenang-kenangan,” imbuhnya.

Disisi lain, salahsatu pengunjung Subaryudin, yang berkesempatan mencoba menjelajahi wahana di selfie park mengaku, dalam seluruh wahana yang dicoba semuanya menarik dan berkesan.

“Puas banget bisa coba semua wahana yang ada. Semuanya bagus-bagus, apalagi yang pas coba beca terbang, wah gak bisa ngebayangin perasaan campur aduk. Untuk yang belum tau, buruan kesini, silahkan coba sendiri pengalaman di Camp Hills, pokoknya gak nyesel dah,” ungkapnya, dengan mimik ceria. (Frwt)