Ketua Komisi II  DPRD Kota Serang Mengundurkan Diri

 

Berita7 –Serang – Kabar mengejutkan datang dari DPRD Kota Serang. Ketua Komisi 2 sekaligus anggota Badan Anggaran DPRD Kota Serang, Pujiyanto mengundurkan diri dari jabatannya.

Surat pengunduran diri Pujiyanto sudah resmi ditujukan kepada Ketua Fraksi NasDem dan diterima Sekretariat DPRD Kota Serang pada hari Senin, tanggal 3 Mei 2021.

Berita Pujiyanto mengungkapkan alasan utama pengunduran dirinya. Menurutnya, dirinya mengundurkan diri dengan alasan demi menjaga kondusifitas di dalam internal partai dan lembaga DPRD Kota Serang.

Ini salah satu hikmah bulan Ramadhan. Allah telah membuka mata hati saya. Saya manusia biasa yang penuh dengan kekurangan. Saya khawatir iman saya lemah, maka ketika saya menduduki jabatan strategis saya khilaf. Sebab jabatan yang saya emban sebelumnya sangat strategis,” papar Pujiyanto.

Alasan lain dia mengundurkan diri dikarenakan selama ini berteman dengan kawan-kawan yang konsen dan aktif dibidang pemberantasan korupsi. Selain itu juga dirinya berkawan dengan aparat penegak hukum (APH).

Dengan mengundurkan diri, dirinya berharap langkahnya mendapat ridha Allah SWT. Dia mengaku memang selama ini selalu dicurigai oleh teman-teman DPRD, karena kedekatannya dengan APH dan aktivis anti korupsi.

“Dengan mundurnya saya dari jabatan itu, saya harap teman-teman leluasa bekerja dan mengabdi kepada masyarakat,” paparnya.

Dia juga mengatakan, dirinya tidak mau temen-teman aktivis terganggu dalam upaya pemberantasan korupsi di Kota Serang maupun di Banten, karena dirinya memegang dua jabatan itu” paparnya.

Pujiyanto tak lupa mengucapkan terima kasih dan mohon maaf kepada warga Kota Serang yang sudah memilihnya.

“Terima kasih juga kepada pimpinan partai yang sudah memberikan kepercayaan kepada saya untuk menduduki dua alat kelengapkan dewan atau AKD yang sangat strategis,” ujarnya.

(Red)

Bakal Calon Kepala Desa Klutuk H. Khudari lakukan silaturahmi ke warga

H. Khudari salah satu Tokoh Muda Desa Klutuk yang mencalonkan diri dalam ajang Pilkades Desa Klutuk yang akan digelar secara serentak pada Bulan Juli mendatang laksanakan silaturahmi ke warga.

Bakal calon Kepala Desa Klutuk ini melakukan kegiatan silaturahmi dengan warga di empat RT di Wilayah Kampung Klutuk Desa Klutuk, Sabtu (24/04/2021).

H. Khudari menyampaikan kegiatan ini sebagai langkah awal untuk meminta do’a restu dan dukungan kepada masyarakat Desa Klutuk, juga ingin menciptakan suasana kehangatan dan kondusifitas di lingkungan Desa tak terkecuali keluarga sang rival juga ia kunjungi.

“Kami melakukan silaturahmi ini untuk meminta do’a restu dan dukungan kepada semua masyarakat, selain itu saya juga bertekad Pilkades tahun ini akan akan berjalan hangat dan harmonis maka dari saya juga berkunjung ke kediaman calon kades rival saya, hal ini saya lakukan agar terciptanya sebuah rasa kehangatan dalam persaingan yang sehat” Tuturnya.

Parman Salah satu warga Desa Klutuk menyambut baik kegiatan silaturahmi ini untuk mengenal sosok calon kades lebih dekat.

“Saya sangat antusias dengan adanya kunjungan calon kades ini, kita jadi lebih tau dan mengenal lebih dekat dengan sosok yang akan kita pilih nanti” Ujar Parman ketika rumahnya disambangi.

Rencananya selain di Kampung Klutuk, H. Khudari juga berencana melakukan silaturahmi dengan warga di kampung lainnya, mengingat Desa klutuk terdiri dari tiga kampung yakni kampung Klutuk, Sasak dan Gadog.

“Dalam jangka waktu dekat ini saya juga berencana ingin secepatnya melakukan silaturahmi dengan warga kampung Sasak dan Gadog, semoga semuanya dimudahkan dan berjalan dengan lancar” Pungkasnya.

Atribut Direction di Tag Marquee
Artikel anda ada disini..!

Suharta Bin H Sanen Berbagi Takjil Kepada Warga

Berita7Net. Tangerang – Di Bulan Ramadhan Relawan Suharta bin H.Sanen Membagikan Takjil Kepada Warga Desa Malang Nengah, Jumat (23/04/2021)

Dalam bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menunaikan Ibadah puasa Relawan Suharta bin H.Sanen membagikan takjil kepada warga desa Malang Nengah

Dalam pembagian takjil ini, Suharta Bin. H. Sanen turun langsung ke warga untuk membagikan langsung.

Selain itu, Suharta Bin H Sanen juga ditemani langsung oleh istri dan serikandi-serikandi lainnya.

Kegiatan berbagi takjil ini dilakukan saat sore hari menjelang magrib saat waktu berbuka puasa untuk warga Malang Nengah.

Saat berbagi takjil Suharta dan Team disambut baik oleh warga sekitar, mereka pun juga sangat mengucapkan terima kasih kepada calon kepala desa tersebut atas kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang melakukan ibadah puasa pada saat ini

Berbagi takjil ini adalah sebuah bentuk nyata kepedulian Suharta Bin HmSanen saat ini kepada masyarakat desa Malang Nengah yang sedang menjalankan Ibadah puasa

Selain itu Erwin Morvien sebagai ketua Relawan Suharta juga menyampaikan di bulan suci yang penuh berkah ini sudah sebuah kewajiban seorang pemimpin desa mempedulikan warganya yang sedang menunaikan ibadah di bulan suci Ramadhan ini khususnya umat muslim. (Abl)

Mendukung Suharta, ini yang Dilakukan Warga

Dukungan untuk Suharta dalam pemilihan Kepala Desa Malang Nengah terus mengalir dari warga setempat. Uniknya, warga kreatif membuat spanduk yang terbuat dari kain putih dan menuliskan memenangkan pasangan Suharta. Jakarta, Kamis (22/4/21)

Coret-coretan semarak ini berdiri dibeberapa titik di Desa Malang Nengah. Spanduk tersebut bertuliskan

“Kami Warga Kp Pambuaran Siap Memenangkan Suhartw Bin. H. Sanen Menjadi Kades Malang Nengah”

Salah satu warga yang tidak mau menyebutkan namanya menyampaikan bahwa ini bentuk dukungan dan perjungan kami untuk Pak Suharta

” Ini bentuk dukungan, konsisten dan perjuangan kami untuk Pak Suharta. Kami yakin beliau yang terbaik membawa desa ini lebih baik kedepan” Ujarnya.

Ia melanjutkan, berharap agar masyarakat setempat memberikan harapan terbesar untuk Pak Suharta

“Harapan terbesar saya agar masyarakat memberikan amanat ini kepada Pak Suharta” Tutupnya. (Abl)

Daftarkan diri dalam ajang Pilkades Mekar Baru, Sakian Berkomitmen Membangun Desa

Berita7Net. Tangerang – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan dilaksanakan secara serentak tahun ini di Kabupaten Tangerang, seperti di wilayah Desa Mekar Baru Kecamatan Mekar Baru Kabupaten Tangerang, beberapa nama bakal calon mulai bermunculan salah satunya yaitu Sakian, SH. Senin (19/04/2021)

Dengan do’a dan dukungan dari masyarakat setempat, Sakian optimis maju dalam pilkades dan berkomitmen untuk membangun Desa Mekar Baru.

“Alhamdulillah, banyak warga yang mendukung dan mendorong saya untuk maju menjadi Kades, ini merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan baik dan bersama-sama memajukan desa” Ujarnya

Sakian mengusung Visi; terwujudnya pelayanan publik yang transparan, akuntabilitas, menuju Desa Mekar Baru yang Sejahtera, Maju, Rukun dalam kehidupan bermasyarakat dengan berpengang teguh pada prinsip-prinsip agama dan budaya lokal.

Dijabarkan dalam misi; Mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan desa yang adil, cepat dan tepat. Pelaksanaan pembangunan yang berkesinambungan dengan mengedepankan musyawarah dan gotong royong masyarakat, pemberdayaan semua potensi yang ada.

“Arah suatu keberhasilan dalam pembangunan desa akan bergantung pada persatuan dan gotong royong masyarakat. Kesejahteraan, kualitas pelayanan, pemanfaatan dan pengembangan aset/potensi wilayah, pemberdayaan masyarakat dan beberapa aspek lainnya tergantung pada kebijakan yang dikeluarkan oleh Kepala Desa” Tegasnya.

Dalam program kerja yang digagas Sakian nantinya, meliputi bidang pemerintahan, bidang pembangunan, bidang pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Insya Allah saya sudah siap lahir batin. Sederhana saja visi misinya, intinya bersama-sama ingin memajukan desa dengan mengedepankan musyawarah mufakat dengan seluruh elemen masyarakat” Paparnya

Sakian menambahkan bahwa dirinya akan melanjutkan silaturahmi dengan tokoh masyarakat desa, meminta arahan dan masukan dalam membangun desa kedepan. (Abl)

Calon Kepaladesa Malang Nengah Belusukan Nyambangi Warga

Berita7Net. Tangerang – Suharta Bin Sanen Calon kepala desa malang nengah yang di dampingi  Erwin alias morvhin sebagai Ketua team RS (Relawan Suharta), Tak pernah berhenti menyambangi warga dan mendengarkan pemasukan-pemasukan dari warga di wilayah kecamatan legok, Jumat
(16/04/2021)

Suharta selaku calon kepala desa malang nengah kecamatan legok mengatakan kunjungan ini akan selalu di jalankan untuk bisa mendengar langsung masukan dan saran dari warga.

“Sudah beberapa kampung yang di kunjungi, Kacipet, Rancahaur, Pabpabuaran,
Jaha Mandiri, Jati Elok,dan jaha” katanya

Suharta menambahkan akan terus perkuat barisan dan relawan untuk terus menyambangi warga masyarakat agar bisa mewujudkan harapanya.

Sementara itu Menurut Erwin atau sering disapa Morhvin selaku ketua Relawan Suharta menyampaikan bahwa Suharta salah satu tokoh desa yang mampu mengemban tanggung jawab sebagai kepala Desa kedepan.

” Beliau ini tokoh yang mampu mengemban tugas sebagai kepala Desa dan pasti bisa membawa Desa ini akan lebih baik lagi” pungkasnya. (Abl)

Askun Praktisi Hukum Menduga Adanya Segelintir Oknum Yang Oportunistik Anggaran Covid-19

Berita7. KARAWANG – Sindiran kembali dilontarkan Pemerhati Pemerintahan Karawang, Asep Agustian SH, MH kepada Pemkab Karawang yang dianggap kurang profesional di dalam mengelola anggaran pencegahan dan penanganan covid-19.

Praktisi hukum yang kerap akrab disapa Askun ini merasa heran saat mengetahui pemkab memiliki hutang sewa hotel covid-19 yang nilainya mencapai Rp 10,7 miliar lebih. Belum lagi termasuk beban biaya honor tenaga kesehatan (nakes) yang juga belum dibayarkan.

“Kok bisa sewa hotel saja nyampe masih punya utang 10 miliar lebih. Ini pemda punya hutang kayak pedagang saja. Giliran rugi berteriak, giliran untung jempe (diem, red). Giliran utang ribut, giliran cashback pada diem,” tutur Askun, saat membuka Pernyataanya, Rabu (31/3/2021).

Menurut Askun, membengkaknya anggaran pencegahan dan penanganan covid-19 di Karawang belum berbanding lurus dengan kondisi covid-19 di lapangan. Terlebih status Karawang sering sekali bolak-balik dari zona merah ke zona orange.

“Sementara penanganan covid di Karawang apa sih yang sudah menjadi baik. Malah penilaian Jawa Barat di Karawang ini kondisi covid-19 penanganannya buruk. Ada apa dengan ini semua?,” tanya balik Askun.

Menyikapi persoalan cashback fee hotel yang sudah dibantah Dinas Kesehatan yang katanya kelebihan bayar Rp 50 juta (bukan cashback fee), Askun menduga adanya segelintir oknum yang memainkan anggaran covid-19 untuk memperkaya diri atau mencari keuntungan pribadi.

Terlebih untuk urusan swab test di rumah sakit, hal ini harus menjadi catatan khusus unsur Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mulai dilakukan proses penyelidikan.

“Sekarang jangangkan orang mau operasi yang harus di cek dulu (swab test). Orang cuma batuk pilek saja hasil swab test coronanya bisa positif,” katanya.

Pada persoalan lain terkait upaya pencegahan covid-19, sambung Askun, setiap hari masyarakat terus dihimbau bahkan sampai ditekan untuk tetap menjaga protokol kesehatan (prokes), dari mulai memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak hingga stay home.

Sementara kondisi di lapangan, para pejabat dan wakil rakyat sering mengabaikan prokes yang dihimbaunya sendiri.

“Masih banyak pejabat dan anggota dewan ketika kumpul-kumpul tidak memakai masker bahkan tidak ada batasan jarak. Bagaimana covid bisa selesai, sementara para pejabatnya mencontohkan prokes yang tidak baik,” sindir Askun lagi.

Kembali ke persoalan utang sewa hotel yang nilainya mencapai Rp 10,7 miliar lebih,  Askun mempertanyakan kenapa biaya sewa hotel untuk pasien covid-19 bisa menjadi mahal. Bahkan harganya bisa dua kali lipat dari harga sewa hotel pada umumnya.

Askun kembali menduga jika persoalan ini merupakan alibi dugaan mark up anggaran covid-19. Oleh karenanya ia berharap agar Kejaksaan Negeri Karawang serius di dalam melakukan proses penyelidikan dugaan kasus ini.

“Ini kan alibi. Mudah-mudahan kejaksaan serius dan intens untuk memeriksa duit covid-19. Sehingga penggunaan anggaranya bisa dipertanggungjawabkan di mata hukum. Dan saya kembali ingatkan, kalau soal anggaran covid jangan suka main-main”, katanya.

Pada persoalan lain, Askun juga mengkritisi mengapa vaksinasi covid-19 yang didahulukan adalah mereka yang berstatus sebagai pejabat. Sementara rakyat biasa dibelakangin.

“Pelayanannya mana?.  Malah pejabat dulu yang divaksin dengan alasan katanya SDM yang banyak interaksi. Mungkin menurut mereka kalau ibu-ibu rumah tangga belanja di pasar gak banyak interaksi kali ya”, sindir Askun lagi.

Terakhir atas persoalan utang sewa hotel covid-19 ini, Askun berharap Kejaksaan Negeri Karawang secepatnya bisa membongkar dugaan permainan anggaran covid-19. Karena sejak awal pengelolaan anggaran covid-19 di Karawang memang sudah tidak pernah transparan ke publik.

“Pokoknya Kejaksaan ojo kendor. Siapa saja yang memakan uang covid, penjarakan semuanya. Saya miris saja, kenapa di tengah kesusahan masyarakat seperti ini masih saja ada oknum pejabat seperti itu (korup, red),” pungkasnya.

(Tata/mulyadi)

Ucapan Selamat Kepala UPTD- PTSI Mengapresiasitas Berlangsungnya Acara MOI Banten

Berita7. Jakarta –  Dengan telah berjalannya kegiatan acara MOI (Media Online Indonesia) dalam rangka pengukuhan sekaligus pelantikan para pengurus dari empat kabupaten-kota Se-provinsi banten, telah mendapat banyak ucapan dan dukungan dari berbagai elemen.

Seperti dikesempatan ini, ucapan selamat dan bentuk apresiasi juga disampaikan Kepala UPTD-PTSI, Tb. Mochamad Kurniawan.

“Kami sangat mendukung penuh atas terselenggaranya acara yang digelar oleh MOI (Media Online Indonesia) dengan telah dilaksanakan nya pengukuhan dan pelantikan pengurus Moi tingkat Dpw, dpc, Se-propinsi Banten.
Sebab secara pungsi bahwa ini akan selaras dengan program kami di Disperindag, yang akan mengembangkan para pelaku IKM (Industri Kecil Menengah) Se-propinsi Banten, ucapnya.

Masih dikatakan Tb. Mochamad Kurniawan, sebab bukan tidak mungkin bahwa di era digitalisasi ini, secara nyata dengan (e-commerce) sebuah sistem yang berjalan di IKM, sangatlah butuh penyebaran informasi yg cepat dan tepat sasaran.
Senin (29/3/2021).

Semoga dengan hadirnya Moi, bisa dengan bersama sama untuk membantu terjadap langkah langkah kerja Disperindag agar lebih baik, dalam rangka singkorinasi program tersebut.

“Sekali lagi, selamat atas dilantik nya para pengurus tingkat dpw dan dpc Se-propinsi banten”,
Semoga jaya terus dan tetap kibarkan panji Moi dipropinsi banten, pungkas Kepala UPTD Disperindag. (Moi/red*)

Dukungan Arnold Sihite, Maju Yorrys, Dedi Sudarajat Sebagai Caketum KSPI,2021-2026

Berita7. Jakarta — Menjelang Kongres KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia), polarisasi dukungan pemilik suara makin dinamis. Ketua Umum KSPSI, Yorrys Raweyai yang telah habis masa bhaktinya, 2014-2019, tetap memperoleh dukungan. Namun Dedi Sudarajat, Ketua DPD KSPSI Propinsi Banten, yang juga mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KSPSI, 2021-2026 tetap optimis memperoleh dukungan dari suara mayoritas, baik SPA maupun DPD dan DPC.

Dukungan Arnold Sihite, Ketua Umum FSP Percetakan, Penerbitan dan Media Informasi (PPMI) yang mencalonkan Yorrys Raweyai disampaikan saat memberi sambutan pada pembukaan Munas VII FSP PPMI (29/03/2021) di Tangerang, Banten. Namun statement tersebut tidak terlalu memperoleh respon dan dingin dari para peserta Munas dan para undangan dari Ketua-Ketua SPA KSPSI.

Yorrys Raweyai sendiri dalam beberapa kesempatan telah menyatakan akan memberi kesempatan kepada kaum muda untuk memimpin KSPSI. Ia hanya berharap dapat memberi “lagacy” (warisan) untuk perbaikan organisasi Serikat pekerja tertua itu (1973) melalui penyempurnaan konstitusi (AD/ART) sebelum memberikan tongkat estafet kepemimpinan bagi kaum muda.

Dengan adanya dukungan resmi Arnold Sihite, Ketum FSP PPMI, kepada Yorrys Raweyai, telah mengubah peta pertarungan perebutan kursi panas Ketua Umum KSPSI. Namun hingga saat ini belum ada statement resmi dari Yorrys, apakah mau maju atau masih menunggu dukungan dari pemilik suara lainnya.

Sebelumnya ada empat kandidat yang siap maju memimpin KSPSI yaitu Dedi Sudarajat, Ketua DPD KSPSI Propinsi Banten/Ketum FSP KEP (Kimia, Energi dan Pertambangan), Dedi Sudarajat, Ketum FSP LEM (Logam, Elektronik dan Mesin), Arief Minardi), Ketum FSPTI (Transport Indonesia), Surya Batubara dan HM. Jusuf Rizal (Ketum FSP Transport Seluruh Indonesia) yang juga Waketum Bidang OKK KSPSI.

Dedi Sudarajat ketika dimintai komentarnya oleh media menyatakan tetap akan maju mencalonkan diri menjadi Ketua Umum KSPSI periode 2021-2026, meski sudah ada pemilik suara yang memberi dukungan kepada Yorrys Raweyai. Ia sangat optimis “Poros Banten” dapat bergerak melakukan konsolidasi untuk memperoleh mayaritas suara, baik SPA maupun DPD dan DPC. Ia akan tetap maju.

“Visi dan Misi saya sederhana. Saatnya Bangkit melakukan perubahan bagi kemajuan organisasi KSPSI yang kita cintai. Dan menjadikan KSPSI sebagai Rumah Besar untuk memperjuangkan, membina, melindungi dan mensejahterakan para pekerja sesuai konstitusi organisasi,” tegas Dedi Sudarajat yang juga Penasehat Perkumpulan Media Online Indonesia (MOI) Propinsi Banten

Figur Dedi Sudarajat tidak bisa dipangdang sebelah mata. Di KSPSI Banten bersama jaringannya, Dedi adalah penggerak dan peduli dengan nasib para pekerja dan buruh. Dedi Suderajat juga yang secara elegan menolak RUU Omnibus Law yang dinilai merugikan nasib para pekerja dan buruh.

Sekretaris DPD KSPSI Propinsi Banten, Dewa Sukma Kelana, turut memberi dukungan agar Dedi Suderajat terus maju untuk berkompetisi guna memimpin KSPSI. Kader dari SP LEM tersebut menyatakan sudah saatnya KSPSI dipimpin kaum muda. Saatnya KSPSI Bangkit, Maju dan Jaya, lebih-lebih setelah UU Omnibus Law diudangkan.(red)*

Yang Muda Muncul Memimpin Muncul Untuk Kesejahteraan Dan Kemakmuran Masyarakat

Berita7.  TANGERANG SELATAN – Pemilihan Ketua Karang Taruna Kelurahan Muncul Tangerang Selatan yang akan di gelar beberapa minggu kedepan yakni tepat pada bulan April 2021 diantaranya dua calon kandidat bersaing ketat masing-masing mendapat simpatisan dari masyarakat .

Salah satu kandidat itu Bowo atau biasa disapa Bozes. Bowo tampil sebagai kandidat karena dia memiliki harapan dan keinginan yang ingin mengajak dan merangkul semua lapisan masyarakat untuk bersatu, (28/03/21).

Bowo berjanji akan hadir di tengah-tengah masyarakat segala lapisan usia dan sosial.

“Semua akan saya perhatikan dan siap membantu, jika ada masyarkat yang membutuhkan pertolongan,” tuturnya.

Bowo tak lupa berdoa demi lancarnya pesta pemilihan Ketua Karang Taruna baru Kelurahan Muncul.

“Semoga cita-cita dan harapan warga Muncul dapat terpenuhi dalam pemilihan nanti, akan terpilihnya Ketua Karang Taruna yang berkualitas dan mampu mensejahterakan masyarakat,” pungkasnya. (Hdra)