M. Pandu Turunkan Bantuan Kursi Roda Untuk Warga RT. 007 RW. 05 Pondok Bahar

Berita7. Tangerang – Ajang silaturahmi sekaligus memberikan bantuan Kursi Roda oleh M. Pandu kali ini datang ke rumah keluarga Budi warga lingkungan RT. 007 RW. 05 Komplek Pondok Bahar yang di ketahui istri dari Budi sedang menderita gejala sakit stroke.

M. Pandu adalah pemuda asli kelahiran Tangerang yang mempunyai sifat jiwa sosial yang tinggi merasa tergugah hatinya ketika ada pengaduan bahwa istrinya Budi warga dari komplek Pondok Bahar yang sedang mengalami gejala stroke membutuhkan kursi roda, hingga M. Pandu, dirinya langsung mendatangi rumah budi dan memberikan kursi roda yang selama ini menjadi kebutuhan penting untuk istrinya. Sabtu (28/5/ 22)

Sudah hampir dua tahun istri saya menderita gejala stroke kata Budi.
Dalam paparannya Budi juga mengatakan, kursi roda istri saya memang sudah rusak pak.

“Alhmdulilah ini saya dapat bantuan dari bapak pandu, jujur memang kursi roda ini sangatlah penting dan yang selalu saya impikan,  Harapnya.

Budi juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada M. Pandu yang sudah peduli terhadap keluarganya dengan tulus membantu memberikan kursi roda, dengan bantuan itu tentu sangat meringankan beban terhadap istrinya.

Di tempat berbeda, dalam pesannya melalui WhatsApp, M. Pandu menyampaikan bahwa dalam bermasyarakat kita harus saling tolong menolong dan saling membantu apabila melihat warganya yang sedang dalam kesulitan. Katanya

Meliputi giat ajang silaturahmi oleh
M. Pandu selaku tokoh pemuda pondok bahar yang diketahui dirinya sebagai sosok pemuda yang akan maju untuk pencalonan menjadi Anggota DPRD Kota Tangerang tahun 2024 nanti

Ia berterimakasih kepada warga masyarakat sekitar atas Suportnya supaya dirinya maju menjadi anggota legeslatif DPRD Kota Tangerang untuk pencalonannya nanti di 2024

Dalam pesannya, Alhamdulilah mas, Mudah-mudahan dengan dukungan dari masyarakat warga dan tokoh agama dan tokoh masyarakat sekitarnya keinginan mereka supaya saya menjadi anggota legeslatif dapat menjadi kenyataan dan terwujud. Pungkas M. Pandu kepada awak media.

@Penulis JK

Gebyar Zakat 1443 Hijriyah Sekaligus Pelantikan Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Periode 2022-2027

Berita7. Tangerang – Pimpinan BAZNAS Kota Tangerang Periode 2022-2027 yang dilantik terdiri dari KH. M. Aslie Elhusyairy selaku Ketua, H. Sobrun Jamili, S.Pd.I sebagai Wakil Ketua Bidang Pengumpulan, Dra. Danni Budianto Saragih, MCL sebagai Wakil Ketua Bidang Pendistribusiaan dan Pendayagunaan merangkap Wakil Ketua Bagian Administrasi, Sumber Daya Manusia dan Umum, serta Subur Amin Mubarok, S.Pd.I sebagai Wakil Ketua Bagian Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan.

Dalam acara gebyar zakat juga dilakukan penandatanganan MoU Tangerang Emas (Ekonomi Masjid) antara BAZNAS Kota Tangerang dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Tangerang dengan dana sebesar 500 juta rupiah.

Turut pula diikuti oleh Wakil Wali Kota Sachrudin dan Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi Sudanto di aula Kecamatan Cipondoh, Rabu (27/04/2022)

Pada kesempatan tersebut, Arief juga mengharapkan agar kepengurusan BAZNAS Kota Tangerang yang baru dilantik dapat semakin masif dalam menjemput dana zakat dari masyarakat hingga ke lingkungan masyarakat, dimana target pengumpulan zakat di Kota Tangerang mencapai 12 miliar rupiah.

Kegiatan gebyar zakat menjadi jembatan antara masyarakat pembayar zakat dengan penerima zakat untuk meringankan beban saudara yang membutuhkan. Zakat merupakan dana umat dalam membangun kebersamaan dan kegotongroyongan untuk membantu masyarakat lain yang kurang mampu.

“zakat yang kita bayarkan sesungguhnya bukan buat siapa-siapa, tetapi lebih untuk diri kita sendiri dan keluarga kita, bukankah zakat yang kita bayarkan untuk membersihkan harta dan diri kita sendiri, selain ada hak orang lain dari setiap rejeki yang kita terima, untuk itu mohon keridhoan dan keikhlasan untuk menyalurkan zakat,” ungkap Wali Kota Tangerang

“Agar potensi zakat yang ada di Kota Tangerang dapat dikumpulkan secara maksimal untuk program kesejahteraan masyarakat,” harap Wali Kota Tangerang di acara yang juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi Banten Syibli Syanjaya.
Selain zakat fitrah, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang bersama sejumlah kepala OPD Pemkot Tangerang, Pimpinan DPRD Kota Tangerang serta Pimpinan dan Pegawai PT. Tiki Tangerang juga melakukan pembayaran zakat profesi atau biasa dikenal sebagai zakat penghasilan.

“Ke depan zakat profesi harus lebih disosialisasikan kembali, agar seluruh Pegawai Pemerintah Kota Tangerang rutin membayarkan zakat profesi setiap bulan, juga pegawai perusahaan swasta yang ada di Kota Tangerang,” jelasnya.

KH. Aslie Elhusyairy selaku Ketua BAZNAS Kota Tangerang Periode 2022-2027 dalam kesempatan itu mengungkapkan akan berupaya lebih optimal lagi dalam menjalankan tugasnya menghimpun dan menyalurkan dana zakat.

“atas amanah dan tanggung jawab yang diberikan pemerintah Kota Tangerang, BAZNAS selaku lembaga pemerintah yg diberikan kewenangan mengelola zakat, akan memaksimalkan pengelolaan zakat di Kota Tangerang, agar dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat” papar KH. Aslie.

“Sebagai bentuk komitmen kami, pada gebyar zakat ini kami juga menyalurkan dana zakat senilai 1 Milyar Rupiah dan Pendistribusian beras zakat fitrah sebanyak 5200 Pack yang didistribusikan melalui Masjid-masjid se Kota Tangerang” tambahnya

Pada Kesempatan ini BAZNAS juga menyalurkan bantuan secara simbolis berupa bantuan bedah rumah, bantuan kendaraan roda tiga bagi penyandang difabel, bantuan bedah warung zmart, bantuan modal usaha (bank zakat) dan beasiswa sarjana serta bantuan untuk guru ngaji” tutupnya.

(Andri)

Fakta Suara Bangsa<<<Fakta Suara BangsaBerita7Fakta Suara Bangsa>>>Fakta Suara Bangsa

Atribut Direction di Tag Marquee

Dampak Hujan Rumah Warga di Sawah Dalam Kebanjiran. Ada indikasi Tidak Adanya Saluran Air di Tembok Pemagaran

Berita7. Kota Tangerang – Warga Kampung Sawah Dalam tepatnya di wilayah RT 001 dan RT 002 Kelurahan Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang pasrah ketika permukimannya terendam banjir sejak Selasa (5/4/2022) sore.

Sekitar pukul 18.50 WIB, terlihat genangan air mencapai ketinggian sekitar 50 sentimeter bahkan ada yang mencapai 100 sentimeter

 

Turun hadir langsung ke lokasi banjir di antaranya Kepala Kelurahan Warji. S.Ip dan Syarifudin Harja Winata, S.Sos, MM selaku Kepala Kecamatan Pinang bersama jajaran nya juga para ketua RT dan RW turut berinteraksi langsung bersama warga lain nya guna membantu mengeringkan rumah warga yang masih tergenang air.

Rijal selaku Warga perumahan Sadam RT 001/05 mengatakan, air sudah masuk ke rumah warga sekitar dari jam tiga sore sampai jam setengah lima. Dan ini yang paling parah setelah kami alami sudah yang ketiga kali nya mengalami kebanjiran.

“Ada indikasi bahwa setelah ada nya pemagaran beton oleh pemilik lahan di wilayah RT 001/05 yang lokasi nya tidak jauh dari rumah kami, setiap ada hujan satu atau setengah jam saja kami pasti mengalami ke banjiran, karena di pemagaran itu tidak di buatkan saluran air, padahal sangat jelas aliran air itu mengarah nya ke bagian pagar beton itu. Sedangkan di area pagar beton itu tidak ada sodetan, akhirnya setiap ada hujan kami pasti kena imbas nya. Karena seharusnya air itu mengalir jadi terhalang oleh pagar beton. Katanya

 

Di tempat lokasi banjir kepada media Camat Pinang Syarifudin Harja Winata, S.Sos, MM. Mengatakan. Kita bersama pak lurah mungkin Minggu ini akan memanggil pemilik lahan untuk bermusyawarah berkaitan dengan sodetan yang akan kita buat untuk mengurangi beban air yang berada di perumahan Sadam dan 2 wilayah warga yang terdampak banjir sekarang ini.

“Kalo kita lihat struktur nya perumahan Sadam ini memang agak sedikit rendah, ini limpahan dari air-air yang dari kampung maupun dari jalan yang dekat Tol Panunggangan. Sehingga apabila tidak di cari solusi di buat codetan air ini akan sulit keluar karena ini seperti tempurung. Mangkanya satu-satunya kita ketemu dengan pemilik lahan mudah-mudahan ada jalan yang terbaik lah, setidak nya dapat mengurangi genangan Air yang ada di Perumahan Sadam dan RT 01 dan RT 02 di Wilayah RW 05 Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang ini bisa terealisasikan.

 

Masih kata Camat Pinang Syarifudin, ia berharap. Tugas kita selaku pemerintah kan untuk mencar solusi. Fakta di lapangan sudah kita lihat memang ada rintangan. Mungkin dulu dia belum mau memberikan codetan/ saluran air karena belum ada terlihat genangan. Tapi kalau kita lihat sekarang memang tidak ada solusi lain selain meminta pemilik lahan agar mengurangi resiko genangan yang ada lingkungan warga ini.

“Kita bicara hati lah, kita juga sebagai manusia ingin mendapatkan hidup nyaman. Mudah-mudahan pihak pemilik lahan mau membantu proses dengan memberikan saluran air. Kita juga tidak meminta terlalu banyak yang penting genangan air yang ada di wilayah RT 01 dan RT 02 RW 05 ini bisa ketemu solusinya. Nanti kita akan adakan pertemuan yang tentu nya harus di hadiri oleh pihak RT mau RW setempat dan pak Lurah untuk bermusyawarah dan kita juga minta di dampingi oleh PUPR. Apabila kita sudah mendapatkan titik temu mudah-mudahan langsung di tindak lanjuti oleh PUPR. karena eksekusi pelaksanaan pembuatan saluran air itu ada di tangan temen-temen PUPR. Pungkas nya

 

Untuk informasi eksekusi pengeringan air di turunkan 14 orang dari Damkar Kota Tangerang dan 6 orang dari Damkar Kecamatan Pinang dengan perbantuan alat sedot Pompa portable Apung dan Pompa Portable ukuran besar yang di komandoi langsung oleh Hambali Bakar selaku SUB Koordinator Kedaruratan dari Damkar Kota Tangerang.

(Ivan)

Peresmian Balai Warga dan Pos Yandu RW 02 Kebon Nanas di Awali dengan Gunting Pita dan Potong Nasi Tumpeng

Berita7. TANGERANG – Kamis merupakan malam yang berkah, bertepatan dengan akan datang nya bulan suci ramadhan warga RW 02 Kebon Nanas Kelurahan Panunggangan Utara Kecamatan Pinang melakukan peresmian gunting pita atas telah selesainya pendirian Balai Warga dan Posyandu RW 02 Murna hasil dari Swadaya masyarakat di atas tanah milik PT yang telah bermitra dengan masyarakat setempat hingga mendapatkan fasilitas sementara pembangunan tersebut di dirikan.

Acara peresmian pun diisi dengan Gunting Pita dan pembacaan doa bersama tanda ucap rasa syukur atas berdiri nya Balai Warga dan Posyandu RW 02 di akhiri dengan makan bersama potong nasi tumpeng. Kamis (31/03/22)

Bertempat di Gedung Balai Warga yang berlokasi di Rumah Peng’ Angguran RT 003/02 Kebon Nanas. Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang. Pemotongan Pita dan pemotongan nasi tumpeng pun di pimpin langsung oleh Lurah Panunggangan Utara yang di dampingi oleh Ketua RW 02 Kebon Nanas Panunggangan Utara. Turut hadir Kasi Ekbang  mewakili kepala kecamatan Pinang. di saksikan  oleh Seluruh Pengurus RW 02 dan Para Ketua dan pengurus nya. juga hadir Binamas Panunggangan Utara, serta para Tokoh Masyarakat Tokoh Agama dan Pemuda.

Dalam sambutan nya lurah Panunggangan Utara mengatakan. Kita semua mengharapkan dengan gedung baru ini dapat memberikan suasana kerja yang baru bagi para Kader dan warga masyarakat, penuh semangat guna meningkatkan kinerja seluruh pengurus di wilayah RW 02 Kebon Nanas Kata Lurah Warji. S.Ip

Warji. S.Ip menyampaikan bahwa pembangunan gedung baru Balai Warga dan Posyandu RW 02 ini adalah sebagai bentuk rasa gotong royong masyarakat demi mewujudkan niat nya walau bukan di tanah Paso Pasum. Harapan saya sebelum Pos Yandu di RT 01 dan RT 02 belum jadi di gabung di sini aja dulu ketika ada pelaksanaan kegiatannya.

“Gedung ini adalah Balai Warga ke-RWan yang dimanfaatkan untuk warga, sebuah fasilitas terobosan yang luar biasa menurut saya

“Pada intinya saya apresiasi terhadap RW 02. tanpa mengandalkan APBD bisa melaksanakan pembangunan Balai Warga dan Pos Yandu ini. Artinya masyarakat di RW 02 ini sudah kompak ber gotong-royong, intinya mari kita tingkatkan lagi kepedulian masyarakat dari gotong-royong nya itu sendiri. Ujar nya

Pada sisi lain, Mohammad Nata selaku Ketua RW 02 Kebon Nanas berharap dengan berdirinya Balai RW dan Posyandu tersebut dapat bermanfaat bagi kepentingan warga RW 02 dan masyarakat pada umumnya bahkan nanti jika ada warga yang butuh tempat untuk hajatan pun kami persilahkan memakai lokasi ini

Masih kata Mohammad Nata dalam sambutan nya  menambahkan. Kita membangun ini karena nekad. Dua bulan lama nya pengerjaan ini dengan uang kas RWan yang masih jauh untuk mencukupi .

“Alhamdulillah berkat bantuan Masyarakat RW 02 dan donatur, ini bisa terwujud, walaupun kami masih punya hutang di matrial. Tukasnya

Di tempat yang sama Eriyadin Kasi Ekbang Kecamatan Pinang dirinya akui untuk mempunyai lahan Paso Pasum itu sulit administrasinya, setidak nya harus balik nama dulu, dan bayar BPHTB dulu. Jadi harus mempunyai Adminstrasi yang Valide dan berlegalitas. Maka karena tanah yang di dirikan di sini bukan tanah tanah Paso Pasum anggaran APBD nya tidak bisa di kucurkan.

“Hadirnya Balai warga dan Pos Yandu RW 02  ini artinya hidayah dari Allah SWT dengan semangat dan tekad nya warga maka Balai Warga dan Pos Yandu RW 02 ini  terwujud. Pungkasnya

@penulis: Ivan

 

Gemuruh Panggung Musick Roodshow Rhythm For Them Hadir di Tengah Agrowisata Kampung Kebun Kunciran Jaya

Berita7. Tangerang – Roodshow yang di gagas oleh Cing Oji selaku pemilik Zziepro entertainment memperluas gaya dengan Rhythm for them mengusung tema Acara terbuka untuk musisi indie yang sudah memiliki single atau album Musick dengan memberikan kesempatan bagi musisi indie baru yang ingin lebih memperkenalkan karya-karya nya sehingga diharapkan mampu meningkatkan memperluas basis penggemar mereka.

Bertempat di Agrowisata Kampung Kebun Kunciran Jaya. Kelurahan Kunciran Jaya. Kecamatan Pinang di pandu oleh suara lemes nya Yanzo MC, hadir para penggiat seni musik di antaranya Gemoy gemulay. Topan tornado. Mas Cuong. Robby dan band Kompor. Bobska . Rinjani reunion. Babe OI juga Yosi Perdana. Pandawa dan Rizky fauzi Musisi Tangsel. Ikut peran meramaikan suasana tempat hingga Agrowisata Kampung Kebun Kunjay bergemuruh oleh hadir nya aksi panggung berbagai jenis musik yang mereka tampilkan

Suport utama KOMPOR (Komunitas Pecinta Seni Organizer) menghimpun beberapa pemain band dengan syarat mempunyai karya lagu sendiri menjadi prioritas utama pada tajuk
Roodshow Rhythm for them itu


Pun mendapat fasilitas sponsor yakni tempat yang bernuansa wisata juga dari Jaro Mumu selaku Ketua PMI Kecamatan Pinang dan TKP (Tangerang Kita Peduli) maupun dari Karang Taruna Kelurahan Kunciran Jaya selaku pengelola Agrowisata Kampung Kebun Kunciran Jaya. Panggung Rhythm for them pun sukses di gelar menjadi tempat wadah bagi seniman Kota Tangerang untuk tetap bisa berkreasi dan menghibur masyarakat di tengah pandemi.

Wanda selaku Ketua Karang Taruna sekaligus Pengelola
Agrowisata Kampung Kebun Kunjay mengatakan. Fasilitas tempat memang kami siapkan untuk temen-temen bukan saja untuk berkreasi musick namun di Agrowisata Kampung Kebun Kunciran Jaya yang di kelola oleh karang Taruna Kelurahan ini merupakan tempat edukatif juga bagi anak anak sekolah yang ingin mengetahui bagaimana cara bercocok tanam juga. Dan kami pun memfasilitasi taman Selfi tempat nongkrong anak-anak muda sambil ngobras di warung kopi yang tersedia. Selain itu Kami juga memberikan fasilitas untuk anak-anak bermain di tempat ini. Ujarnya.

Kami ingin membantu para musisi indie di Indonesia Kata Cing Oji.

Sebagai penggagas Cing Oji selaku pemilik Zziepro Entertainment mengatakan. Termasuk dari luar Kota kami akan memperluas jaringan Roodshow dan terhubung dengan para musisi di sana mendapatkan manfaat signifikan untuk mengembangkan musik mereka,” terangnya

Sebagai informasi, mulanya Panggung Roodshow Rhythm for them dihelat pertama kali pada tahun 2021 di Jakarta Kemudian secara mobile yang tidak fokus pada satu tempat, hingga session ke-4 malam ini pada Minggu (27/03/22) sukses di gelar di Agrowisata Kampung Kebun Kunciran Jaya

Lebih jauh Cing Oji menerangkan tujuan nya. Target kita bisa memberikan ruang kepada seniman, untuk berkreasi. Yang kedua, saya terima kasih atas bantuan kawan-kawan yang mau mengelola Rhythm for them ini dengan baik. Maka, hari ini sudah banyak yang minta ke saya diteruskan begitu. Maka saya pengen setiap kabupaten/kota, selama pandemi berlangsung ini seniman bisa diberi ruang berekspresi,” pungkasnya.

@penulis: Ivan

Orang Tanpa Indetitas Mengalami Gangguan Jiwa di Selamatkan Dan Mendapat Perawatan di Rumah Sakit Jiwa

Berita7. Kota Tangerang – Sarana pelayanan kesehatan jiwa bagi Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) belum mendapatkan penanganan optimal. Salah satu permasalahan yang paling memberatkan adalah mahalnya pengobatan yang dibutuhkan.

Seperti halnya yang terjadi pada JA (49) yang diketahui beralamat di kawasan Panunggangan Utara, Pinang, Kota Tangerang.

Serta Mr. X (ODGJ) yang keduanya mengalami gangguan kejiwaan yang diselamatkan oleh warga dari dua lokasi berbeda namun sempat kesulitan mendapat perawatan di Rumah Sakit. Pada Jumat (18/03/22)

Akhirnya hasil musyawarah dengan antara pihak RSU Soehartoheerjan dengan beberapa stakeholder dan Masyarakat Panunggangan Utara tersebut. Dan kini telah mendapat perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Soeharto Heerjan, Grogol, Jakarta Barat.

“Dalam hal ini saya ucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Tangerang dan BPJS Kesehatan yang merespon cepat permasalahan kami dan para pihak yang terlibat yaitu ketua LKK, Ketua RW 05, Ketua RT 05/05, dan peran serta masyarakat,” Ujar Lurah Panunggangan Utara, Warji, S.IP

Di tempat yang sama Anggi selaku
Ketua LKK Panunggangan Utara mengatakan. Awalnya, berdasarkan adanya laporan dari masyarakat, dengan adanya dua pria lansia yang mengalami gangguan jiwa yang sering menetap di halaman ruko di Jalan MH Thamrin dan Jalan HR Rasuna Said, dibantu untuk mendapat perawatan di RSJ. Namun sempat terkendala dalam persyaratan. Untuk itu Kantor Cabang BPJS Kesehatan Cikokol Kota Tangerang mersepon cepat adanya laporan sehingga ODGJ berinisial JA(49) dan Mr. X dapat menjalani perawatan.

“Kami ucapkan banyak terimakasih kepada masyarakat, Lurah Panunggangan Utara, Dinsos, serta BPJS Kesehatan yang telah membantu dalam penanganan ODGJ tersebut. Pungkasnya

Warga Lingkungan Kelurahan Pondok Bahar Tundukan Hati Dalam Acara Isro dan Miroj

Berita7. Tangerang – Dalam rangka peringatan Isro Miroj di Masjid Jami Anas Bani Malik Kelurahan Pondok Bahar Kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang dihadiri oleh Sekcam Kecamatan Karang Tengah Hasto, Lurah Pondok Bahar H. Ashari, Ketua MUI Kecamatan Karang Tengah Darmawan, Pembina Pemuda Kelurahan Pondok Bahar M. Pandu, Ketua Masjid Jami Anas Bani Malik Ir. H. Tri Guntoro dan para pengurus RT/RW di lingkungan Kelurahan Pondok Bahar serta Babinkamtibmas dan Babinsa serta penceramah Habib Husein bin Jafar al Hadad.

Sebelum acara dimulai Ketua Masjid Jami Anas Bani Malik dalam sambutannya kepada masyarakat
1. Menyampaikan ucapan terima kasih kepada panitia, donatur hingga terselenggaranya acara Isro Miroj
2. mengajak seluruh umat muslim di Pondok bahar untuk memakmurkan Masjid Jami Anas Bani Malik
3. Menjaga persatuan,
pesan Ir. H. Tri Guntoro

Begitu juga Lurah Pondok Bahar mengajak seluruh masyarakat pondok bahar untuk meningkatkan Iman dan taqwa dalam menyambut datangnya bulan suci ramadhan yang sebentar lagi akan tiba, ucap H. Ashari

Selain sambutan Lurah dan Ketua Masjid di acara puncak peringatan Isro Miroj tersebut, Pembina Pemuda Kelurahan Pondok Bahar mengajak generasi muda untuk menjadikan pemuda yang berakhlakul Karimah, pesan M. Pandu

Pada acara puncak Isro Moroj yang disampaikan Habib Husein bin Jafar al Hadad dalam ceramahnya agar semua tamu yang hadir khususnya untuk anak muda agar mengetahui sejarah Isro Miroj. Bahwa Isro Moroj atau perjalanan Nabi Muhammad SAW menembus langit ketujuh tersebut terjadi pada suatu malam tanggal 27 Rajab. Isro merupakan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Mekah menuju Masjidil Aqsa di Jerusalem. Sementara Miroj adalah perjalanan Nabi dari bumi menuju sidratul Muntaha, langit ketujuh yang merupakan tempat tertinggi. Jadi dua perjalanan ulang dilakukan Nabi Muhammad SAW tersebut hanya ditempuh dalam waktu satu semalam. Dari peristiwa tersebut ada banyak hikmah yang bisa diambil. Perjalanan rasul ke langit pada malam hari atau terkenal dengan istilah Isro Miroj beberapa hikmah. Hikmah pertama terkait mendirikan sholat. Sholat menjadi ibadah yang wajib, apalagi peristiwa diperintahkannya sholat terjadi di malam hari.

Selesai Acara Isro Miroj Ketua RW. 04 yang hadir di acara tersebut dalam wawancara dengan awak media beliau menyampaikan agar warga komplek Pondok bahar selalu menjaga persatuan yang telah kita bina selama ini bersama tokoh masyarakat.

(Djoko K)

Persembahan Untuk Ulang Tahun ke-29 Kota Tangerang. Efek Tempat Sampah RW 05 Yang Kumuh. Bagai Rumah Sampah

Berita7.Tangerang – Para pengurus sampah di lingkungan RW 05 Kel. Panunggangan Utara.Menggelar peresmian TPS yang di kerjakan sejak Tanggal 1 februari 2022 yang berlokasi di Kp. Sawah Dalam. Tepatnya di jalan Rasuna Said RT 01/05 Panunggangan Utara. Pinang. Kota Tangerang akhirnya sudah selesai di kerjakan renovasi. Senin (28/02/22)

Rasa bangga para pengurus sampah juga para ketua RT dan RW 05 Panunggangan Utara, tertuang dalam rangkaian acara peresmian TPS RW 05.

Di awali dengan kerja bakti sebelum gunting pita yang di hadiri oleh Lurah Panunggangan Utara dan para Ketua RT dan Ketua RW juga Warga yang mewakili. hingga berlanjut pada pemotongan Pita sekaligus selamatan tanda rasa syukur nya.

Di usia Kota Tangerang yang ke-29 ini menjadi kebanggaan kita semuanya, masalah kebersihan sudah menjadi kesadaran daripada Warga RW 005 dan di tunjukan dengan salah satu renovasi hasil Swadaya Masyarakat. Kata Warji. S.Ip selaku Lurah Panunggangan Utara.

Warji.S.Ip juga berpesan
“Jadi dalam penanganan sampah yaitu perlunya peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah, melalui TPS RW05 diharapkan nantinya dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya terhadap penanganan / pengelolaan sampah serta perilaku hidup bersih. Ujarnya

Di sampaikan juga ucap terimakasih Warji.S.Ip, selaku Lurah Panunggangan Utara.
“Kepada Para Donatur dan kepada Para Ketua RT dan RW juga masyarakat RW 05. Kelurahan Panunggangan Utara yang sudah bahu membahu dengan perjuangannya membangun merenovasi tempat sampah yang awal kumuh sekarang sudah bagus

“jadi efek nya ini bukan kaya semacam tempat sampah tapi kaya rumah sampah.
“Tempatnya rapih terlihat tidak kotor lagi”. Pungkasnya

Di tempat yang sama Masba selaku Ketua RW 05 Panunggangan Utara.
Menyatakan, bahwa pada hari ini TPS RW 05 di resmikan. Kami selaku Ketua RW 05 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim semoga kedepannya menjadi lancar dan Baik. Ujarnya.

Sambung Sujitno mewakili DLH, selaku Pengawas UPT Timur. Kota Tangerang turut salut dengan adanya kekompakan warga RW 05.

“Untuk pembuatan TPS RW05 ini saya sangat bangga kepada warga RW 05 karena sudah bisa merapihkan tempat pembuangan sampah di lingkungannya dengan hasil renovasi tempatnya yang tergolong mewah.

“Rencananya pembuangan pun akan di atur dari jam dua siang sampai sore. Berikutnya pagi Armada langsung angkut
Karena dengan tempat seperti ini sampah akan tertib. Pungkasnya

Untuk informasi bahwa renovasi TPS RW 05 menghabiskan dana sebesar Rp. 16.000.000 Rupiah selama sejak dari Tanggal 1 februari 2022 sampai selesai pengerjaan Tanggal 25 Febuari 2022

Produksi Sampah di TPS RW 05 sudah mencapai 2 Ton setiap harinya yang di  kepul pengangkutan dengan 5 gerobak dari lingkungan RW 05. yang pengangkutan sampah dari lingkungan mencapai 2 hingga 3 Kali balikan.

(Ivan)

Perayaan Cap Go Meh 4920 HE Yayasan Ceng It Thian Kun Bio Santuni 300 Anak Yatim 200 Dhuafa

Berita7. Tangerang – Baksos santuni terhadap Anak Yatim dan para Janda dilaksanakan di Klenteng Ceng It Thian Kun Bio perumahan Taman Jaya Blok D 7 No 10 RT 03/011, Cipondoh Makmur. Kota Tangerang ” Minggu (27/02/ 22)

Menurut Suhu Jonny Tan juga merupakan Dewan pembina
Yayasan Ceng It Thian Kun Bio mengatakan. Bakti Sosial ini merupakan wujud cinta kami terhadap sesama umat tanpa membedakan suku maupun agama,

Dalam rangka perayaan Cap Go Meh 4920 HE yang bertujuan sebagai wujud syukur dan doa harapan agar di tahun depan mendapatkan rezeki yang lebih banyak. Selain itu, biasanya perayaan Imlek menjadi sarana silaturahmi dan bagi-bagi angpau untuk kerabat dan tetangga, serta menjamu para leluhur mereka. Namun kali ini kami memberikan santunan juga kepada 300 Anak Yatim 200 Dhuafa yang di hadiri hari ini dari beragam Padepokan rumah religi di antaranya ada dari Saung Saroha. Padepokan Saung Segaluh dan Padepokan lain. Ujarnya

Masih hampir sama dengan konsep tahun sebelumnya, kata Jony Tan.

“yakni kebahagiaan dan bakti sosial menyantuni anak yatim juga para Janda menjadikannya salah satu konsep acara Cap Go Meh setiap tahun,. Pungkasnya.

Untuk di ketahui Cap Go Meh yaitu tradisi yang melambangkan hari ke-15 dan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek bagi komunitas Tionghoa di seluruh dunia. Oleh karena itu. Klenteng Ceng It Thian Kun Bio perumahan Taman Jaya pun turut memeriahkan tradisi tersebut dan Bakti sosial dengan menyantuni 300 Anak Yatim 200 Dhuafa

(Ivan)

Tarik Ulur Berbagai Komponen Menyeruak. Polemik Penataan Pasar Lama, Ada Gula-Gula

Berita7. Tangerang – Polemik penataan Pasar Lama Kota Tangerang hingga hari ini belum juga menemui titik terang. Tarik ulur berbagai komponen menyeruak terlebih pasca diterbitkanya Perwal Nomor 8 Tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Pemerintah Kota Tangerang pada 27 Januari kemarin.

Antara warga, pedagang, pemilik toko/ruko, paguyuban dan tentunya yang punya hajat yakni PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG), masih berlanjut. Bersikeras dengan keinginan masing-masing.

Beberapa kali mereka sudah melakukan pertemuan guna mencari win-win solution, agar semua pihak dapat terakomodir. Juga Komisi III DPRD Kota Tangerang telah melakukan hearing dan mediasi. Namun, belum juga ada titik temu bagaimana penataan kawasan Pasar Lama tersebut dikehendaki semua pihak.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Tangerang melalui Perwal Nomor 8 Tahun 2022 Tentang Penugasan kepada Perseroan Terbatas Tangerang Nusantara Global, untuk Penataan dan Pengelolaan kawasan Jalan Kisamaun, A Damyati, dan Jalan Kali Pasir Kota Tangerang. Telah menugaskan PT Tangerang Nusantara Global (TNG) untuk dapat melaksanakan penataan di kawasan tersebut.

Senin (21/02) malam, giliran STISIP Yuppentek melalui LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian terhadap Masyarakat), mengelar diskusi publik terkait polemik penataan kawasan Pasar Lama tersebut. Mengambil tema “Marajut Bersama dalam Penataan Kawasan Pasar Lama Kota Tangerang”.

Dihadiri perwakilan dari pedagang, paguyuban, pemilik toko, warga dan Dirut PT TNG Edi Chandra. Rektor STISIP Yuppentek Bambang Kurniawan membuka agenda yang disebutnya sebagai ajang tali silaturahmi itu guna mendapatkan masukan-masuk yang konstruktif.

“Kita (STISIP), ingin berkontribusi buat Kota Tangerang, ini kewajiban kami. Tujuanya adalah, silaturahmi dengan niatan yang baik,” kata Bambang mengawali diskusi.

Edi Chandra, Dirut PT Tangerang Nusantara Global, menyampaikan, dibentuknya PT TNG sesuai dengan amanat PP Nomor 54 Tahun 2017 dengan tujuan memberikan kemanfaat secara umum, membantu perkembangan perekonomian daerah.

“Dan yang ketiga, tentunya mendapatkan laba atau provit,” kata Edi Chandra.

Ia juga mengapresiasi adanya diskusi publik ini. Dengan harapan PT TNG dapat memberikan manfaat kepada seluruh stealholder yang ada. Serta menginput berbagai masukan dan menyatukan pandangan.

Edi berkata, penataan kawasan Pasar Lama di tiga jalan itu (Kisamaun, A Damyati dan Kali Pasir), tugas pertama dalam penataan ini adalah melayani masyarakat dan lain sebagainya.

“Bahwa PT TNG dalam hal penataan dan pengelolaan kawasan Pasar Lama, kami ingin mengedepankan unsur manfaat tadi. Bagimana kami bisa melayani seluruh yang ada disana, baik PKL, pengunjung, warga dan masyarakat disana,” tutur dia.

Menurut dia, menata Pasar Lama bukanlah pekerjaan yang mudah bukan pekerjaan yang simpel. Oleh karena itu urung-rembug (baca-diskusi) amatlah penting agar realisasi penataan ini bisa terlaksana.

“Tentunya ini juga sebagai masukan PT TNG dalam melaksanakan atau penugasaan Perwal Nomor 8 Tahun 2022 itu. Kami membutuhkan masukan-masukan,” ujar dia.

Pada kesempatan ini, Edi mengungkapkan, pihaknya telah melakukan sejumlah pendataan para pedagang Pasar Lama. Hasil pendataan yang digelar sejak tanggal 11 – 12 Februari lalu terdapat 338 para pedagang.

“Dari hasil pendataan, tanggal 11-12 itu terdata 338, pedagang,” kata Edi.

Lebih jelas kata Edi, semula jumlah tempat pedagang berjumlah 360 lapak, terus mengalami perubahan sebanyak 250 lapak dan terakhir diperkirakan berjumlah 240 lapak pedagang.

“Maka diprediksi hanya 240 pedagang. Pembagian SRP, KTP Kota Tangerang 175 pedagang yang memiliki NIB, KTP luar Tangerang 14 pedagang dan KTP luar Kota Tangerang lebih dari dua tahun 51 pedagang,” Edi mengungkapkan.

Mulyawan Gani, salah satu pemilik toko di kawasan Pasar Lama Kota Tangerang yang telah lama tinggal disana memberikan pandangannya dan berbagai masukan.

Gani mengatakan sejak lahir ia sudah tinggal di kawasan Pasar Lama tersebut, dan melihat potensi Pasar Lama sangat besar sekali.

“Potensi Pasar Lama kuliner ini luar biasa besar, sangat ramai. Berbagai lapak, pengunjung dan masyarakat lainnya ngumpul disini,” kata dia.

Kendati demikian, ia juga menilai regulasi penataan kawasan Pasar Lama ini belum sesuai yang diharapkan, menurut dia.

“Saya lihat yah di Indonesia pasar umumnya direlokasi. Seperti di Jogja dan Solo. Tapi disini, kalau direlokasi kemana tempatnya, dimana lokasinya,?” ujar Gani.

“Mungkin pinggir kali tepi sungai Cisadane layak. Sepanjang kali itu hingga jembatan kaca, tapi ini mungkin regulasinya juga melibatkan banyak pihak,” kata dia lagi.

Ia pun memberikan masukan kepada PT TNG dalam pengelolaan kawasan kuliner Pasar Lama itu. Menurut dia lagi, ada lima pihak yang harus diperhatikan, masyarakat Kota Tangerang, PKL, toko, warga, dan pengunjung.

“Ini harus jelas tugas serta wewenang dan tanggung jawabnya. Toko, PKL harus bagaimana dan seterusnya. Jangan sampai warga Kota Tangerang menjadi penonton,” cetusnya.

Selain itu, ia menginginkan di Pasar Lama itu juga diperhatikan kebersihan lingkunganya, petugas keamananya. Tempat-tempat sampah diperbanyak.

“Terakhir, toilet umum/sanitasi. Limbah minyak juga harus diperhatikan, karena setiap PKL rata-rata menggunakan minyak, jalanan sampai bau karena limbah minyak ini,” tutur dia.

Sementara itu, penggagas diskusi publik yang juga rektor STISIP Yuppentek, Bambang Kurniawan, mengatakan sebagai akademisi ia melihat sisi ideal bahwa proses pembangunan harus dilaksanakan sesuai partisipasi warga.

“Karena itu adalah salah satu kunci keberhasilan. Teori manapun dalam proses pembangunan melibatkan partisipasi warga itu sangat dominan,” ujar dia seusai diskusi kepada awak media ini.

Hal tersebut bertujuan agar pembangunan dapat berjalan secara sustainable atau berkelanjutan, sambung dia.

“Misalnya, yang dilakukan PT TNG pada tanggal 2–7 dengan alasan Covid-19 melonjak, ternyatai itu dilakukan untuk memploting jalan-jalan untuk menjadi lapak para pedagang,” ujarnya

“Itu kan tidak ada partisipasi warga. Akhirnya setelah kesini tidak terpakai, yang ada ribut ya, penolakan dari warga. Ininsalah satu contoh pembangunan tidak pertisipatif,” kata dia lagi.

“Pertanyaan kita, apakah hal-hal seperti ini akan dilakukan lagi. Sementara banyak aspirasi warga tidak dilibatkan,” imbuhnya.

Ditanya apakah PT TNG terburu-buru dalam melaksanakan Perwal, ia mengatakan, amanat Perwal Nomor 8 tahun 2022 paling lama penataan itu selama enam bulan.

“Maksimal 27 Juli. Mereka punya waktu panjang sebenarnya. Jadi, kenapa harus terburu-buru,” jawab dia.

Apakah Pemkot Tangerang terlambat dalam menata kawasan Pasar Lama ini?, “Kalau dilihat dari keruwetanya, dari pada tidak ditata. Semangatnya sih sudah bagus tinggal caranyanya,” ujarnya.

Sementara ditanya terkait PT TNG yang menyewa lahan parkir di kawasan Pasar Lama tersebut dari Pemkot Tangerang, apakah tidak menyalahi aturan, Bambang mengatakan hal ini juga masih dalam pantauan.

“Yah ini menarik. Katanya sih denger-denger nyewanya sekitar Rp.600 juta, nyewanya dari Pemkot. Muter-muter disitu. Kita nanti lihat regulasinya boleh apa tidak, apa dasarnya,” Bambang mengakhiri.

Terpisah, pengamat Kebijakan Publik Ibnu Jandi, menilai PT TNG terlalu tergopoh-gopoh dan sangat tidak cerdas, mengingat Perwal Nomor 8 Tahun 2022 tentang Penataan dan Pengelolaan Kawasan Pasar Lama baru disahkan pada tanggal 27 Januari 2022.

Jandi berpendapat Direktur PT TNG beserta jajaranya tidak bescus membaca peraturan dan Perudang-undangan, terutama Perwal Nomor 8 tahun 2022.

“PT TNG beserta jajarnya tidak mampu melihat kesejarahan Pasar Lama,” cetus Jandi kepada BantenExpres baru-baru ini.

“Saran untuk Dirut PT TNG Kota Tangerang, bangun komunikasi secara beradab dan bermartabat,” imbuhnya.

Selain itu, ia juga menyarankan kepada kelompok/komunitas Pasar Lama, jangan pernah berhitung dengan Pemerintah Kota Tangerang.

“Karena anda-anda sudah lama menikmati nikmatnya gula-gula Pasar Lama tersebut. Anda-anda juga harus bijak dalam melihat penataan tersebut atas niat baik dari Pemkot Tangerang,” Jandi menegaskan.

Sumber berita (Aji/red)*

Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.